Lopisan Akhiri Tradisi Balon Udara Selama 25 Tahun

Senin, 03 Juli 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 965 kali Seni dan Budaya
Lopisan Akhiri Tradisi Balon Udara Selama 25 Tahun
Pemotongan lopis raksasa oleh Kepala Kelurahan Kauman Kasnadi
Tradisi Syawalan Idul Fitri 1438 H di RT 01 RW 03 Kelurahan Kauman kecamatan Batang tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tradisi syawalan yang dilaksanakan satu minggu setelah hari raya idul fitri pada tahun-tahun sebelumnya diramaikan dengan pelepasan balon udara, kini diganti dengan pemotongan lopis raksasa.

Pada tahun-tahun sebelumnya, di RT yang terletak di jantung kota Batang itu ritual tradisi syawalan diawali dengan do’a bersama di mushola setempat dengan membawa jajan dan makan bersama serta tukar menukar jajan, tradisi tersebut dikenal sebagai riyoyo. Prosesi tersebut diakhiri dengan pelepasan balon udara besar ke angkasa.

Tradisi pelepasan balon udara telah berlangsung selama puluhan tahun sejak awal tahun 1990an (lebih kurang 25 tahun) dan balon yang diterbangkan dari tahun ke tahun semakin besar. Balon tersebut dibuat dari kertas minyak dan menggunakan asap CO2 sebagai pendorongnya. Namun pada tahun ini gencar himbauan dan larangan dari Pemerintah untuk menerbangkan balon udara karena dapat mengganggu lalu lintas penerbangan.

Atas larangan penerbangan balon, Ketua RT setempat Mohammad K Asom, tokoh pemuda Bethel Sugiarto serta warga lainnya kemudian berinisiatif membuat rencana agar tradisi riyoyo sebagai kearifan lokal tetap meriah walaupun tanpa adanya pelepasan balon udara.

Lopisan dipilih sebagai tema syawalan tahun ini menggantikan tradisi pelepasan balon udara, “lopis merupakan makanan yang kenyal dan lengket, mengandung makna persaudaraan dan silaturahmi di RT ini tetap lengket dan terjaga” demikian Mohammad K. Asom memberikan pemaknaan dari acara lopisan tersebut.

Dalam sambutannya Kepala Kelurahan Kauman, Kasnadi, mengapresiasi acara lopisan yang telah dilakukan oleh RT 03/01 dan berharap di masa mendatang acara tersebut dapat menjadi lebih baik.

Tidak lupa mantan Kepala Kepala Kelurahan Proyonanggan Selatan itu menyampaikan terima kasih atas partisipasi warga RT 01/03 yang telah membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) dan menghimbau bagi warga yang belum membayar agar segera melunasinya serta menyampaikan informasi tentang rencana pembangunan RSU Muhammadiyah yang terletak di Kelurahan Kauman.

Prosesi lopisan yang dilaksanakan pada hari minggu (2/7) di Musholla Rohmatan Lil Alamin Gg. 21 RT 03/01 diawali dengan do’a oleh Ustad Sultani, sambutan Ketua RT dan kepala kelurahan Kauman dilanjutkan dengan pemotongan lopis raksasa oleh Kepala Kelurahan Kauman dan disaksikan warga. Acara diakhiri dengan makan lopis bersama antara Kepala Kelurahan dan warga RT setempat.

Tradisi lopisan di RT tersebut mungkin bukan merupakan pioner, namun semangat untuk nguri-uri (melestarikan) kearifan lokal tanpa menabrak aturan yang ada patut mendapat apresiasi. (Pramu)

Berita Lainnya

Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 72
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 113
Kembali Raih WTP Ke-10, Bupati Batang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kembali Raih WTP Ke-10, Bupati Batang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Kembali Raih WTP Ke-10, Bupati Batang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 saat Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (1262026).
12 Jun 2026 Jumadi 75
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk menata estetika kota tanpa harus mematikan urat nadi perekonomian rakyat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan bahwa pihak pemerintah sama sekali tidak melarang masyarakat Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk mencari nafkah di wilayah Kota Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 63
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi sebagai strategi memperluas konektivitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata. Setelah keberhasilan penghentian sejumlah kereta di Stasiun Batang, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini mengupayakan agar Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dapat turut berhenti di Stasiun Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 100
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
11 Jun 2026 Jumadi 62