Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang

Kamis, 11 Juni 2026 Jumadi Dibaca 20 kali Transportasi
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi sebagai strategi memperluas konektivitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata. Setelah keberhasilan penghentian sejumlah kereta di Stasiun Batang, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini mengupayakan agar Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dapat turut berhenti di Stasiun Batang.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi sebagai strategi memperluas konektivitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata. Setelah keberhasilan penghentian sejumlah kereta di Stasiun Batang, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini mengupayakan agar Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dapat turut berhenti di Stasiun Batang.

Upaya tersebut disampaikan Bupati Batang saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/6/2026). Menurutnya, kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting untuk memperkenalkan Kabupaten Batang secara lebih luas kepada masyarakat luar daerah.

“Kalau ingin Batang dikenal luas dan banyak dikunjungi orang, daerahnya harus kita tata dengan baik dan akses transportasinya juga harus dibuka. Stasiun Batang harus menjadi pintu gerbang orang luar masuk ke Kabupaten Batang,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berkomunikasi dan mendorong pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar kereta-kereta besar dapat berhenti di Stasiun Batang. Sejumlah layanan kereta yang sebelumnya telah berhenti di Stasiun Batang dinilai memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat.

Menurutnya, keberadaan KA Agro Muria dan Joglosemarkerto yang kini berhenti di wilayah Kabupaten Batang menjadi bukti bahwa akses transportasi publik berbasis kereta api sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kereta besar harus bisa berhenti di Batang supaya orang dari luar daerah lebih mudah datang. Sekarang Joglosemarkerto juga sudah berhenti di Batang dan respons masyarakat, terutama anak muda, sangat positif,” terangnya.

Faiz juga menyebutkan, saat ini Pemkab Batang tengah mengupayakan penghentian KA Argo Bromo Anggrek maupun layanan kereta cepat antarkota lainnya di Stasiun Batang. Pasalnya, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi selama ini menerapkan pola perjalanan cepat dengan perhentian terbatas, khususnya di jalur Pantura Jawa Tengah yang hanya melayani naik turun penumpang di Stasiun Pekalongan.

“Padahal, menurutnya, posisi geografis Kabupaten Batang yang strategis serta berkembangnya kawasan industri dan sektor wisata membutuhkan dukungan konektivitas transportasi yang semakin baik. Kalau nanti Argo Bromo Anggrek bisa berhenti di Batang, orang akan semakin mudah datang melihat potensi industri, investasi, sampai destinasi wisata kita. Ini akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Selain memperkuat sektor industri, Pemkab Batang juga melihat konektivitas kereta api berpotensi mendukung mobilitas pendidikan dan pariwisata masyarakat. Kehadiran layanan Joglosemarkerto, misalnya, disambut antusias kalangan pelajar dan mahasiswa karena mempermudah akses perjalanan ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Pemkab Batang optimistis peningkatan aksesibilitas transportasi akan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah, seiring dengan pengembangan kawasan industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang tengah dipersiapkan secara bertahap. Semakin mudah akses menuju Batang, maka peluang investasi, kunjungan wisata, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan semakin terbuka,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang
Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang memastikan akan menyiarkan secara langsung pertandingan semifinal Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 dalam ajang ASEAN U-19 Boys Championship (Piala AFF U-19) melalui layar videotron di Alun-Alun Kabupaten Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 460
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Batang - Deru napas terengah-engah dan hantaman matras mulai menjadi menu harian bagi para pesilat terbaik Kabupaten Batang. Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII yang akan ditabuh pada 2531 Oktober 2026 mendatang di Semarang Raya, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batang langsung tancap gas memeras keringat para atletnya.
11 Jun 2026 Jumadi 16
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menyoroti kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilainya cenderung mengalami penurunan kreativitas karena terjebak dalam zona nyaman. Atas dasar tersebut, ia meminta seluruh dinas di lingkungan Pemkab Batang untuk tidak memborong semua pekerjaan teknis dan mulai melibatkan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf).
11 Jun 2026 Jumadi 19
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk menata estetika kota tanpa harus mematikan urat nadi perekonomian rakyat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan bahwa pihak pemerintah sama sekali tidak melarang masyarakat Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk mencari nafkah di wilayah Kota Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 18
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
11 Jun 2026 Jumadi 76
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
11 Jun 2026 Jumadi 16