Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh

Jumat, 12 Juni 2026 Jumadi Dibaca 450 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), menyematkan tanda pengenal petugas SE26 secara simbolis sebagai tanda dimulainya Sensus, di halaman Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta, seluruh petugas sensus bekerja secara optimal di lapangan agar data yang dihimpun benar-benar akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah ke depan.

“Kami minta petugas lapangan betul-betul terjun ke lapangan, melaksanakan tugas dengan baik, dan memastikan seluruh data yang dibutuhkan dapat terhimpun secara lengkap. Dari basis data inilah nanti kita mengetahui pondasi ekonomi Kabupaten Batang hari ini seperti apa,” jelasnya.

Menurutnya, hasil sensus ekonomi tidak hanya menjadi potret kondisi ekonomi daerah saat ini, tetapi juga berfungsi sebagai bahan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi sebelumnya sekaligus dasar penyusunan program pembangunan untuk jangka panjang.

“Data ini penting untuk review kebijakan ekonomi yang sudah berjalan sekaligus menjadi dasar menyusun program-program setidaknya untuk 10 tahun ke depan. Termasuk melihat langsung kondisi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan atau intervensi pemerintah berdasarkan fakta lapangan,” terangnya.

Faiz juga mengimbau, masyarakat agar menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan data secara terbuka. Ia menegaskan pelaksanaan sensus tidak memungut biaya apa pun karena seluruh kegiatan telah dibiayai negara.

“Sensus ini sangat penting dan masyarakat tidak dibebani apa pun. Justru hasilnya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sendiri. Saya minta masyarakat welcome terhadap para petugas sensus,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Batang menjelaskan, bahwa SE26 menjadi sensus paling lengkap sepanjang sejarah karena tidak hanya mendata aktivitas usaha ekonomi, tetapi juga melakukan pembaruan data keluarga dan penduduk.

“SE26 ini kami sebut sebagai sensus dengan paket lengkap. Kami mendata usaha dari skala paling kecil hingga besar, sekaligus melakukan updating keluarga dan penduduk. Ini menjadi pondasi ekonomi yang sangat penting,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, BPS Batang telah melatih sebanyak 825 petugas selama enam hari penuh. Pendataan akan dilakukan selama sekitar dua setengah bulan dan menjadi salah satu sensus terpanjang yang pernah dilaksanakan.

“Seluruh bangunan akan dilakukan pendataan dan tagging, baik rumah tangga, usaha mikro, pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga perusahaan besar yang berada di kawasan industri. Warung kecil, pedagang keliling, tukang becak, sampai perusahaan besar di kawasan industri seperti KEK juga akan kami data. Ini benar-benar sensus untuk semua sektor,” ujar dia.

BPS juga menyiapkan strategi khusus untuk menjangkau wilayah terpencil dan sulit dijangkau melalui pembentukan tim task force. Pendataan di wilayah ekstrem akan dilakukan secara tim agar lebih efektif dan efisien.

“Kami sudah memetakan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Untuk daerah terpencil nanti petugas akan bergerak secara tim agar proses pendataan bisa langsung selesai,” imbuhnya.

Selain metode door-to-door yang dimulai pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, BPS sebelumnya juga telah melakukan pendataan usaha besar melalui inovasi Ngibar (Pengisian Mandiri) dan Ngidam (Pengisian Pendampingan) sejak Mei hingga pertengahan Juni.

“BPS berharap, masyarakat dapat memanfaatkan momentum sensus yang hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali tersebut untuk memastikan data diri maupun kondisi usahanya tercatat secara akurat,” pungkasnya.

Melalui data yang lengkap dan valid, pemerintah diharapkan semakin mudah merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun perlindungan sosial masyarakat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 25
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 13
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 26
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180