Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya

Kamis, 11 Juni 2026 Jumadi Dibaca 16 kali Seni dan Budaya
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Sejummlah penari foto bersama Wakil Bupati Batang Suyono usai tampil pentas seni di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Suyono saat menghadiri Pentas Tradisional Malam Jumat Kliwonan yang digelar di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/6/2026) malam.

Menurutnya, pengenalan seni dan budaya kepada generasi muda menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan tradisi yang diwariskan para leluhur. Selain berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, aktivitas seni juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter anak.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan tari-tarian tradisional sejak dini. Selain untuk melestarikan budaya, kegiatan ini juga dapat melatih keberanian tampil di depan umum, mengasah kemandirian, membangun mental, serta meningkatkan kreativitas,” jelasnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi dan budaya modern saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan kesenian tradisional. Karena itu, dibutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak, terutama sektor pendidikan, agar generasi muda tetap mengenal, memahami, dan mencintai budaya lokal.

“Sekolah memiliki peran penting dalam memperkenalkan berbagai bentuk kesenian tradisional melalui kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, maupun pentas budaya yang melibatkan peserta didik secara langsung. Kalau budaya tidak dikenalkan sejak kecil, lama-kelamaan bisa hilang. Karena itu harus ada regenerasi dan ruang bagi anak-anak untuk belajar serta menampilkan kemampuan mereka,” terangnya.

Pentas Tradisional Malam Jumat Kliwonan yang diselenggarakan Disdikbud Batang tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya daerah dengan melibatkan pelajar serta kelompok seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang.

“Kegiatan yang menjadi salah satu agenda pelestarian budaya daerah itu mendapat antusiasme masyarakat. Warga tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan,” tegasnya.

Suyono mengapresiasi konsistensi Disdikbud Batang dalam menyelenggarakan kegiatan budaya secara rutin sebagai media edukasi sekaligus hiburan masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam itu tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda agar semakin mengenal kekayaan budaya daerah yang dimiliki Kabupaten Batang.

“Harapannya kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini terus berlangsung sebagai bagian dari upaya merayakan tradisi dan menghidupkan kembali warisan budaya yang kita miliki,” harapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas seni, hingga para pelaku budaya.

“Dengan semakin banyaknya ruang berekspresi bagi anak-anak dan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Batang berharap kesenian tradisional dapat terus hidup, berkembang mengikuti perkembangan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan seperti Pentas Tradisional Malam Jumat Kliwonan, warisan budaya lokal diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi kebanggaan generasi penerus di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang
Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang memastikan akan menyiarkan secara langsung pertandingan semifinal Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 dalam ajang ASEAN U-19 Boys Championship (Piala AFF U-19) melalui layar videotron di Alun-Alun Kabupaten Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 461
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Batang - Deru napas terengah-engah dan hantaman matras mulai menjadi menu harian bagi para pesilat terbaik Kabupaten Batang. Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII yang akan ditabuh pada 2531 Oktober 2026 mendatang di Semarang Raya, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batang langsung tancap gas memeras keringat para atletnya.
11 Jun 2026 Jumadi 18
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menyoroti kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilainya cenderung mengalami penurunan kreativitas karena terjebak dalam zona nyaman. Atas dasar tersebut, ia meminta seluruh dinas di lingkungan Pemkab Batang untuk tidak memborong semua pekerjaan teknis dan mulai melibatkan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf).
11 Jun 2026 Jumadi 19
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk menata estetika kota tanpa harus mematikan urat nadi perekonomian rakyat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan bahwa pihak pemerintah sama sekali tidak melarang masyarakat Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk mencari nafkah di wilayah Kota Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 18
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
11 Jun 2026 Jumadi 76
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi sebagai strategi memperluas konektivitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata. Setelah keberhasilan penghentian sejumlah kereta di Stasiun Batang, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini mengupayakan agar Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dapat turut berhenti di Stasiun Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 22