Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya

Kamis, 11 Juni 2026 Jumadi Dibaca 236 kali Seni dan Budaya
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Sejummlah penari foto bersama Wakil Bupati Batang Suyono usai tampil pentas seni di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Suyono saat menghadiri Pentas Tradisional Malam Jumat Kliwonan yang digelar di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/6/2026) malam.

Menurutnya, pengenalan seni dan budaya kepada generasi muda menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan tradisi yang diwariskan para leluhur. Selain berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, aktivitas seni juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter anak.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan tari-tarian tradisional sejak dini. Selain untuk melestarikan budaya, kegiatan ini juga dapat melatih keberanian tampil di depan umum, mengasah kemandirian, membangun mental, serta meningkatkan kreativitas,” jelasnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi dan budaya modern saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan kesenian tradisional. Karena itu, dibutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak, terutama sektor pendidikan, agar generasi muda tetap mengenal, memahami, dan mencintai budaya lokal.

“Sekolah memiliki peran penting dalam memperkenalkan berbagai bentuk kesenian tradisional melalui kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, maupun pentas budaya yang melibatkan peserta didik secara langsung. Kalau budaya tidak dikenalkan sejak kecil, lama-kelamaan bisa hilang. Karena itu harus ada regenerasi dan ruang bagi anak-anak untuk belajar serta menampilkan kemampuan mereka,” terangnya.

Pentas Tradisional Malam Jumat Kliwonan yang diselenggarakan Disdikbud Batang tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya daerah dengan melibatkan pelajar serta kelompok seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang.

“Kegiatan yang menjadi salah satu agenda pelestarian budaya daerah itu mendapat antusiasme masyarakat. Warga tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan,” tegasnya.

Suyono mengapresiasi konsistensi Disdikbud Batang dalam menyelenggarakan kegiatan budaya secara rutin sebagai media edukasi sekaligus hiburan masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam itu tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda agar semakin mengenal kekayaan budaya daerah yang dimiliki Kabupaten Batang.

“Harapannya kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini terus berlangsung sebagai bagian dari upaya merayakan tradisi dan menghidupkan kembali warisan budaya yang kita miliki,” harapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas seni, hingga para pelaku budaya.

“Dengan semakin banyaknya ruang berekspresi bagi anak-anak dan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Batang berharap kesenian tradisional dapat terus hidup, berkembang mengikuti perkembangan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan seperti Pentas Tradisional Malam Jumat Kliwonan, warisan budaya lokal diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi kebanggaan generasi penerus di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 160
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 178
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 172
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 129
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 200