Kepala Desa/Lurah se Kabupaten Batang menyelenggarakan silaturahmi dan halal bi halal dengan Bupati Batang dan Wakil Bupati Batang (Wihaji dan Suyono) yang bertempat di rumah dinas Bupati Batang kamis (6/7).
Kades Cokro Rozikin mengatakan "Kades harus memiliki power agar pembangunan desa dapat berjalan lancar. Saya juga berharap kepada Pemkab Batang agar pembayaran penghasilan tetap (Siltap) bagi Kades dan Perangkat Desa tidak ditunda-tunda seperti sekarang ini".
Dia juga menjelaskan bahwa terkait masalah hukum selaku Ketua Paguyuban Sang Pamomong telah banyak koordinasi dengan para tokoh di Kabupaten Batang seperti Edi Cristian, Agus Condro dan lainnya, selain itu juga koordinasi dengan pihak Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Batang.
Bupati Batang Wihaji dalam sambutannya mengatakan, "Kami merasa bangga terhormat dan terharu bahwa pada hari ini kita bisa kumpul dan bersilaturahmi dalam acara halal bi halal dengan Kepala Desa dan Lurah se Kabupaten Batang".
"Kami berharap kepada seluruh komponen yang ada di Kabupaten Batang termasuk para Kades harus guyup rukun membangun kabupaten Batang. Setelah kita selesai melaksanakan pilkada, maka tinggalkan dan lupakan pilkada dan mari kita bangun Batang bersama-sama sesuai visi dan misi saya saat Pilkada sehingga dapat berjalan dengan lancar," ujar Wihaji.
"Selain guyup rukun kita juga harus bekerjasama yang baik para Kades/Lurah saling koordinasi dengan Camat dan Dispermades agar pembangunan selaras dengan visi misi Kabupaten Batang. Kades dipilih oleh rakyat sehingga Kades harus memiliki power di desa guna pembangunan masyarakat desa," ujar Bupati Batang.
Bupati menambahkan prinsip pemerintahannya melayani warga masyarakat se Kabupaten Batang baik dari sisi pembangunan maupun masyarakatnya yang harapannya sederhana untuk kemajuan desa.
Bupati berharap kepada Kepala Desa agar menunjukan kemampuan dan potensi desa seperti produk unggulan, kuliner, potensi wisata lokalan guna peningkatan ekonomi kerakyatan desa.
"Oleh karena itu apapun permasalahan yang ada agar diinventarisir untuk dilaporkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna mengambil kebijakan saya lebih lanjut. Kemudian jaga komunikasi dan silaturahmi Kades dengan Bupati guna kesinambungan kerja pemerintah kabupaten batang dengan desa," tandas Wihaji.
"Terkait dana desa, desa diharapkan dapat melakukan inovasi dan kreatifitas guna peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, dan saya akan menghormati kebijakan pemimpin terdahulu, apa yang sudah baik akan dilanjutkan dan yang belum baik akan diperbaiki. Dan saya yakin lima tahun kedepan batang akan semakin baik dan maju".
"Saya selaku pribadi dan atas nama kedinasan menyampaikan permohonan maaf karena belum semua desa sempat saya kunjungi dan kami mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1438 H minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin," kata Wihaji.
Acara dilanjutkan ramah tamah dan bersalam-salaman. (Iwan/McBatang)
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
Batang -Â Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.