Bupati Batang Buka Silatnas Petanesia

Jumat, 18 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 652 kali Pemerintahan
Bupati Batang Buka Silatnas Petanesia
Kota Pekalongan - Bupati Batang Wihaji, secara resmi membuka Silaturahmi Nasional (Silatnas) Organisasi Masyarakat Pecinta Tanah Air Indoensia (Petanesia) di Hotel Sahid Mandarin, Kota Pekalongan, Jumat (18/10/2019).

"Indonesia merupakan negara besar, kita punya kewajiban untuk melanjutkan keberlangsungan masa depan Bangsa," kata Bupati Batang Wihaji. 

Dihadapan para Tokoh agama dan budayawan yang hadir, Bupati mengatakan, ada negara yang lahir dari berbagai bangsa, tapi ada bangsa yang melahirkan berbagai negara. 

"Indonesia lahir dari berbagai bangsa dalam sejarahnya dan berkat pertolongan Tuhan dari berbagai kebhinekaan, perbedaan agama dan karakter, tokohnya serta pengorbanannya," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, saya sebagai salah satu pendiri Petanesia bersama pendiri lainnya merasa handarbeni tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Kegiatan ini merupakan kumpulnya tokoh agama dan budayawan dari berbagai daerah untuk mendiskusikan tentang arah organisasi, rekomendasi Petanesia kepada Indonesia, dan Fatwa Kebangsaan," terangnya.

Sementara, Ketua Umum Petanesia M Eko Setyono mengatakan, Petanesia berangkat dari keprihatinan 13 tahun yang lalu Habib Lutfi Bin Yahya tentang NKRI, yang ternyata saat sekarang lagi digoyah separatisme, radikalisme dan terorisme. 

"Petanesia didirikan oleh Habib Lutfi Ali BinYahya, mantan Bupati Batang Bambang Bintoro dan Bupati Batang Wihaji, Guntoro dan Hasyim bersepakat menentukan arah organisasi, tujuan dan fatwa kebangsaannya mau dibawa kemana," jelasnya.

Petanesia bukan hanya terdiri dari umat muslim saja, lanjutnya, tapi dari berbagai agama dan budayawan di seluruh Indonesia yang hadir untuk berdiskusi menentukan arah organisasi. 

"Petanesia adalah milik kita dan Indonesia, dan hadirnya kita jelas menolak separatisme, radikalisme, terorisme dan khilafah. Pancasila sudah final tidak bisa diganggu gugat dan kita akan mengawalnya," tegasnya.

Dijelaskan pula bahwa Petanesia pergerakannya melalui sejarah dan budaya karena adat istiadat, tradisi bagian dari kecintaan terhadap daerah sebagai jembatan kecintaan terhadap Tanah Air. 

"Tentunya akan lahir jiwa nasionalisme dan tumbuh pula jiwa negarawan, maka berkibarnya sang merah putih, serta harga diri bangsa, jati diri dan kehormatan," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Batang Siap Tindaklanjuti Perkuat Kerjasama Internasional DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Batang Siap Tindaklanjuti Perkuat Kerjasama Internasional
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Batang Siap Tindaklanjuti Perkuat Kerjasama Internasional
Batang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Batang Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Ruang DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 59
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 125
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 54
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir
DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir
Batang - Langkah baru ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan menyepakati kerja sama Sister City bersama Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan itu disahkan dalam rapat paripurna, sebagai upaya membuka kran investasi sekaligus memperluas jejaring internasional daerah.
28 Apr 2026 Jumadi 47
Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Batang -  Di balik riuhnya suasana kelas di Kabupaten Batang, terselip sebuah realita yang cukup menyentil. Ribuan bangku sekolah perlahan kosong, meninggalkan catatan merah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hingga 27 April 2026, fenomena anak putus sekolah atau Drop Out (DO) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.
28 Apr 2026 Jumadi 77