Surplus Listrik, Bupati Batang Minta Listrik Tak Boleh Padam

Rabu, 16 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 942 kali Pemerintahan
Surplus Listrik, Bupati Batang Minta Listrik Tak Boleh Padam
Batang - Energi listrik sekarang menjadi kebutuhan primer masyarakat, karena kegitan keseharian manusia tidak lepas dan bahkan sangat ketergantungan dengan listrik.

Dengan adanya pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU 2x1000 MW yang ada di Kabupaten Batang yang rencananya beroperasi tahun depan, maka kebutuhan listrik mengalami surplus. 

"Listrik di Batang mengalami surplus, maka tak boleh padam kecuali gangguan," kata Bupati Batang Wihaji saat Multi Stakeholder Forum Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pendopo Kantor Bupati Batang, Rabu (16/10/2019). 

Ia mengatakan PLN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya bisnis semata, tapi ada kewajiban lain yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu. 

“Di Batang ada 193 ribu Kepala Keluarga dengan pelanggan rumah tangga, sehingga punya tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR),” imbuhnya.

Pemkab Batang juga memiliki program menciptakan 1000 wirausaha, investasi, dan pariwisata, lanjutnya, maka kami minta CSR PLN bersinergi dengan Pemkab agar programnya bisa terlihat mata, seperti program wisata Pandansari yang sudah mendapat CSR PLN. 

“Tahun depan Pemkab Batang sudah mulai sebagai tahun industri, maka membutuhkan ketersediaan listrik yang cukup besar, dan untuk mendukung program visit to Batang 2022 maka kita canangkan Batang gemerlap lampu,” terangnya.

Bupati juga berharap ada layanan cepat gangguan listrik, sehingga ketika listrik padam ataupun gangguan lainnya dapat cepat tertangani, karena kalau berlarut masyarakat akan mendapatkan kerugian.

Sementara, Manajer PLN Pekalongan Joko Hadi Hidayah mengatakan, informasi yang membawahi khususnya di Kabupaten Batang yang menggunakan energi listrik PLN terdiri dari 195 Perusahaan, lima hotel, lima rumah sakit, dan dua kampus. 

"Sesuai data per Agustus 2019 pelanggan di Kabupaten Batang mencapai 216.667 pelanggan, daya tersambung 273.955.775 VA. Kwh yang terjual 45.045.239 kwh, pendapatan Rp47.122.218.609,00, untuk Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sebesar Rp21.272.028.192,00," jelasnya. 

Disampaikan juga bahwa kontribusi pendapatan asli daerah dari sektor PPJU Kabupaten Batang setiap tahunnya mengalami kenaikan, yakni di tahun 2017 - 2018 naik 15 persen, dan untuk tahun 2018-2019 diperkirakan naik 12 persen. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 45
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 101
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 89
Bukan Sekadar Proyek Fisik, Begini Cara DPUPR Batang Kejar Target Akselerasi Ekonomi Lewat Irigasi Bukan Sekadar Proyek Fisik, Begini Cara DPUPR Batang Kejar Target Akselerasi Ekonomi Lewat Irigasi
Bukan Sekadar Proyek Fisik, Begini Cara DPUPR Batang Kejar Target Akselerasi Ekonomi Lewat Irigasi
Batang Musim hujan sering kali menjadi momok yang mencemaskan bagi sebagian warga. Namun, di balik layar, Pemerintah Kabupaten Batang terus berkejaran dengan waktu untuk memastikan infrastruktur pengairan dan sistem kendali banjir siap melindungi masyarakat serta mendukung roda ekonomi daerah.
15 Jul 2026 Jumadi 78
Desa Tombo Kembangkan Wisata Alam Berbasis Kelestarian Lingkungan Desa Tombo Kembangkan Wisata Alam Berbasis Kelestarian Lingkungan
Desa Tombo Kembangkan Wisata Alam Berbasis Kelestarian Lingkungan
Batang - Pemerintah Desa Tombo, Kecamatan Bandar, terus mengembangkan potensi wisata berbasis alam dan perkebunan kopi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan. Pengembangan kawasan wisata dilakukan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
15 Jul 2026 Jumadi 80
Lereng Gunung Batang, Sedawung Sajikan Kopi Lokal dengan Panorama Hutan Pinus Lereng Gunung Batang, Sedawung Sajikan Kopi Lokal dengan Panorama Hutan Pinus
Lereng Gunung Batang, Sedawung Sajikan Kopi Lokal dengan Panorama Hutan Pinus
Batang - Hamparan lereng pegunungan yang diselimuti kabut tipis pada pagi hari menjadi daya tarik tersendiri di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Di kawasan yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta tersebut, aroma kopi yang baru diseduh berpadu dengan sejuknya udara pegunungan dan rimbunnya hutan pinus, menghadirkan suasana yang menenangkan bagi para pengunjung.
15 Jul 2026 Jumadi 101