Tak Bawa STNK, Jadi Penyebab Utama Pengendara Didenda

Jumat, 13 September 2019 Jumadi Dibaca 804 kali Sosial
Tak Bawa STNK, Jadi Penyebab Utama Pengendara Didenda
Batang - Selama digelarnya Operasi Patuh Candi oleh Satuan Lalulintas Polres Batang sejak 29 Agustus - 11 September, ternyata para pengendara sepeda motor yang tidak melengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Nomor Kendaraan (STNK) dan tidak memakai helm saat berkendara, menjadi penyebab utama mereka harus membayar denda di Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang, Jumat (13/9/2019).

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Sub Seksi Eksekusi Eksaminasi, Muhammad Zainudin Mustofa mengemukakan, mayoritas para pengendara itu melanggar Pasal 288 ayat 1 tentang pengendara sepeda motor, yang tidak melengkapi dengan STNK, saat berkendara.

“Dimana dalam undang-undang tersebut, bahwa pidana dendanya maksimal Rp500.000,00. Namun berdasarkan keputusan dari pengadilan, denda yang dibayar oleh pelanggar Rp50.000,00 hingga Rp100.000,00, yang dimasukkan ke dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sedangkan kami hanya sebagai eksekutor,” paparnya.

Zainudin menerangkan, di dalam blangko surat tilang juga telah disebutkan besaran nominalnya. 

Untuk pelanggaran Operasi Patuh Candi 2019 yang putusan dendanya dilakukan Kamis, 12 September, dengan jumlah total pelanggar mencapai 2.275. 

“Terdiri dari Polres Batang sebanyak 1.738 pelanggar dan Patroli Jalan Raya (PJR) mencapai 537 pelanggar,” terangnya.

Niko salah satu pelanggar menuturkan, dirinya terjaring Operasi Patuh Candi, karena terlambat membayarkan pajak STNK selama tiga minggu. 

“Saya ngantri dan sudah membayar dendanya Rp50.000,00 dan kemarin saat ditilang Surat Izin Mengemudi (SIM) sempat disita. Tapi untuk SIM aman, tidak ikut terlambat diperpanjang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyebab utamanya terjaring Operasi Patuh Candi, karena faktor kesibukan sampai lupa untuk membayar pajak kendaraan.

“Habis ini langsung perpanjangan, biar nggak kena tilang lagi,” ujarnya. 

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Kepala Seksi Pidana Umum, Didik Mulyo Nugroho selalu mengimbau, agar masyarakat selalu tertib berlalulintas, patuhi peraturan perundang-undangan tentang lalulintas dan angkutan jalan.

“Sehingga, tidak ada pelanggaran lagi. Kalau bisa pelanggaran itu berkurang ya tho,” tuturnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 197
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 70
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 138
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 8080
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 105
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
DP3AP2KB Kabupaten Batang melalui program UPTD Menyapa menghadirkan Ruang Cerita dan Ruang Tumbuh sebagai wadah aman bagi pelajar untuk menyampaikan permasalahan, berkonsultasi dengan psikolog, serta mendapatkan edukasi hukum. Program ini bertujuan mencegah kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan keberanian remaja dalam menjaga kesehatan mental dan melaporkan tindakan kekerasan.
30 Okt 2026 Jumadi 70