Rehabilitasi Dilakukan Sejak Gejala Awal

Jumat, 06 September 2019 Jumadi Dibaca 822 kali Sosial
Rehabilitasi Dilakukan Sejak Gejala Awal

Batang - BNNK Batang melaksanakan sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi dengan mengundang seluruh kepala sekolah di Aula Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Jumat (6/9/2019).

Dengan adanya sosialisasi ini, Kepala BNNK Batang AKBP Windarto mengharapkan, timbul pemahaman kepada para kepala sekolah, bahwa tahapan rehabilitasi bukan ketika sudah parah baru direhabilitasi, namun dilakukan sejak gejala awal menggunakan. 

“Rehabilitasi ini juga dilakukan dalam rangka untuk pencegahan, jika ada anak yang cenderung ketergantungan,” tuturnya.

Sebagai langkah cepat, lanjutnya, BNNK Batang sudah beberapa kali melakukan deteksi dini, dengan cara sidak di lingkungan pendidikan.  

“Hal itu sudah kami lakukan sejak dua minggu kemarin, dan minggu depan akan kita lakukan kembali dengan bergabung bersama Disdikbud,” ungkapnya.

Menurutnya, jika sering dilakukan sidak sejak dini, anak-anak yang baru mulai merokok dan ada indikasi sudah mulai merokok, akan kita lakukan assesment. Segera direhabilitasi dan dipantau hingga pasca rehabilitasi.

“Para pendidik mari sama-sama, bahwa lembaga pendidikan itu merupakan tempat perkembangan anak, maka kita mencegah agar jangan sampai generasi muda pemerus bangsa, terjerumus dengan peredaran gelap narkotika,” pungkas AKBP Windarto.

Sementara menurut Wakil Bupati Batang Suyono, jika ingin sukses bebas dari bahaya narkoba, sebaiknya menjadikan semboyan Tahun 2015 Bebas Narkoba, sebagai motivasi berkelanjutan. Sehingga terkikis, bukan malah makin melebar dan menumpuk tentang penangkapan kasus-kasus peredaran narkoba. 

Maka sebagai orang tua harus meniliki inovasi dalam ilmu pengasuhan anak, sehingga bisa melakukan pencegahan dini terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Begitu pula dengan narkoba, semakin ke sini semakin memberi inovasi juga, tentang cara mengedarkan, cara pengiriman, agar barang haram itu sampai terjual bahkan terkonsumsi,” terangnya.

Mari kita semua mensosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada anak-anak kita, dari lingkungan keluarga hingga pendidikan, agar generasi penerus bangsa terbebas dari penyalahgunaan narkoba. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 209
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 75
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 141
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 8356
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 109
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
DP3AP2KB Kabupaten Batang melalui program UPTD Menyapa menghadirkan Ruang Cerita dan Ruang Tumbuh sebagai wadah aman bagi pelajar untuk menyampaikan permasalahan, berkonsultasi dengan psikolog, serta mendapatkan edukasi hukum. Program ini bertujuan mencegah kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan keberanian remaja dalam menjaga kesehatan mental dan melaporkan tindakan kekerasan.
30 Okt 2026 Jumadi 73