Kaum Milenial Masih Mendominasi Pelanggaran Operasi Patuh Candi Polres Batang

Senin, 02 September 2019 Jumadi Dibaca 567 kali Sosial
Kaum Milenial Masih Mendominasi Pelanggaran Operasi Patuh Candi Polres Batang

Batang - Selama beberapa hari menggelar Operasi Patuh Candi, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Batang masih menemukan para pelangar dari kalangan kaum milenial. Dalam operasi itu, salah satu targetnya adalah kaum milenial yang merupakan pengendara di bawah umur. Oleh karena itu, kegiatan yang digelar di sekolah ini merupakan bentuk tindakan preemtif atau mengingatkan dan jika di langan masih dtemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan. Operasi Patuh Candi digelar sejak 29 Agustus - 11 September di seluruh wilayah tugas Polres Batang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Batang, AKP. Ferdy Kastalani saat menjadi pembina upacara di halaman SMAN 1 Kabupaten Batang, Senin (2/9/2019).

“Para pelanggar maupun korban kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh kaum milenial, maka kami lebih mengedepankan pengemudi di bawah umur,” tuturnya.

Kasat Lantas selalu mengingatkan agar mematuhi peraturan lalu lintas. Ketika masih belum cukup umur atau belum mempunyai kompetensi yang mumpuni dalam berkendara, sebaiknya tidak mengendarai kendaraan bermotor.

“Kami juga mengajak kepada rekan-rekan pengajar untuk bersama-sama mengingatkan anak didiknya yang belum cukup umur, agar tidak membawa kendaraan ke sekolah,” pintanya.

AKP. Ferdy menambahakan, mayoritas jenis pelanggaran yang terjaring yaitu pengendara yang tidak memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI), pengemudi di bawah umur, tidak mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Batang, Siti Ismuzaroh, S.Pd, M.Pd, menuturkan, pihak sekolah sangat mendukung dengan adanya sosialisasi Sat Lantas Polres Batang, tentang Operasi Patuh Candi yang digelar selama beberapa waktu ke depan. Terbukti dari tata tertib sekolah, bahwa anak-anak yang usianya belum 17 tahun, tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

“Sehingga ada koordinasi dengan orang tua, agar mereka diantar saat berangkat ke sekolah atau naik kendaraan umum, untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas atau tidak tertib hukum,” ungkapnya.

Khusus bagi pelajar kelas XI dan XII, lanjutnya, pihak sekolah secara intensif menjalin kerja sama dengan Sat Lantas Polres Batang, untuk mengadakan pembinaan melalui upacara bendera.

“Disamping itu, kami juga membentuk Satuan Penegak Tata Tertib Sekolah, untuk memastikan bahwa para pelajar kelas X tidak membawa sepeda motor. Kalaupun ada anak kelas X yang mengedarai sepeda motor di luar area sekolah, tentu itu bukan tanggung jawab kami,” tegasnya. 

Siti Ismuzaroh mengharapkan, bagi anak-anak kelas XI dan XII yang akan mengendarai sepeda motor, hendaknya orang tua menguruskan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM), agar aman di jalan dan sebagai tanda ia berhak mengendarai sepeda motor. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 75
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 32
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 28
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 38
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 34
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 95