Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang mengundang kalangan lingkungan masyarakat, mulai dari organisasi masyarakat (Ormas), komunitas pecinta motor dan mobil yang diharapkan menjadi penggiat anti narkoba, untuk bersama-sama mewujudkan Kota Batang yang Bersih dari Narkotika (Batang Bersinar) di aula Hotel Sendang Sari Kabupaten Batang, Senin (2/9/2019).
Untuk menjaring komunikasi dengan Ormas dan komunitas, Kepala BNNK Batang, AKBP. Windarto membuka akses informasi melalui nomor 081 878 6928, sehingga apabila di wilayah mereka terjadi sesuatu yang perlu dilaporkan kepada BNNK Batang, dapat segera tertangani.
“Setelah dilakukan pembekalan, mereka bersama anggota komunitasnya diharapkan akan memberikan perencanaan kegiatan, untuk menindaklanjuti dari hasil bimbingan teknis yang digelar 2-3 September,†imbaunya.
Lebih lanjut, AKBP. Windarto bersama jajarannya akan melakukan pengecekan, sampai sejauh mana pelaksanaannya dan kendala-kendala apa saja yang ditemui di lapangan.
Ditenui di tempat yang sama, salah satu perwakilan dari Ormas Gerakan Waspada Bahaya Narkoba (Garda Bahana), Rinto Nugroho mengutarakan, akan bersinergi dengan BNNK Batang dan semua kelompok masyarakat, menggunakan program-program kerja sederhana, dimulai dari lingkungan Rukun Tetangga (RT) untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Kami sedang membentuk jaringan di seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Batang, agar dapat membantu BNKK Batang meminimalisir penyalahguna narkoba,†tuturnya.
Menurutnya, Garda Bahana akan menggunakan semua saluran yang disediakan oleh BNNK Batang, khususnya kepada kalangan generasi muda, penyalahgunaan narkoba sudah menyasar sejak usia dini.
“Garda Bahana ikut merasa prihatin, maka perlu dilakukan pencerahan mulai dari tingkat paling bawah yaitu RT, karena sudah jelas musuh bersama. Jadi untuk adik-adik generasi muda hindari dan jauhi penyalahgunaan narkoba,†imbaunya.
Garda Bahana meminta kepada generasi muda untuk mengkonsultasikan jika menemukan keadaan yang menjerumuskan atau jaringan yang kemungkinan mengkonsumsi narkoba, sehingga dapat ditindak dengan cepat. (MC Batang, Jateng/Heri)