Batang - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Achmad Taufiq melantik pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Misbah PT. Bhimasena Power Indonesia, PLTU Jawa Tengah 2×1.000 Mega Watt di Aula Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Sabtu (31/8/2019).
Dalam sambutannya, Achmad Taufiq mengemukakan, disamping bertugas memakmurkan masjid dalam hal ibadah mahdhoh yaitu sholat, DKM juga diharapkan menjalin hubungan silaturahmi yang lebih intensif dengan warga dan komunitas di Desa Ujungnegoro.
“DKM Al Misbah saat-saat sekarang ini harus lebih banyak bersosialisasi dengan masyarakat, sehingga nanti kemakmuran masjid yang didukung oleh komunitas lokal betul-betul bisa tercipta,†ujar Pj. Sekda di hadapan pengurus DKM Al Misbah periode tahun 2019 -2020.
Lebih lanjut, Achmad Taufiq mengatakan, seperti yang diharapkan oleh Bupati Batang Wihaji, agar peran DKM Al Misbah dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Hal itu bisa dimulai dari pentasarufan infaq yang terkumpul di masjid, untuk kepentingan ibadah dan umat, terutama membantu fakir miskin yang berada di lingkungan sekitar.
“Meskipun pengurus Masjid Al Misbah berlatarbelakang berbeda, tapi harapan kami untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dari perkembangan masjid nantinya, dengan lebih memperhatikan kearifan lokal yang ada,†pungkasnya.
Sementara perwakilan dari PT. Bhimasena Power Indonesia, Ustadz Susilo menuturkan, kegiatan pelantikan dan pembekalan ini, merupakan bentuk apresiasi dari manajemen kepada para pengurus DKM Al Misbah.
“Keberadaan Masjid Al Misbah ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, karena tidak hanya digunakan sebagai tempat sholat saja, tetapi lebih dari itu juga dijadikan syiar agama, sesuai harapan Bupati Wihaji dan Pj. Sekda Achmad Taufiq,†ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, lanjutnya, peran warga Desa Ujungnegoro akan lebih dioptimalkan, meskipun dibangun oleh PT. Bhimasena Power Indonesia, namun pada dasarnya Masjid Al Misbah adalah milik umat Islam.
“Tata letak dari masjid itu tidak berada di dalam kompleks perusahaan, namun berada di tepi jalan umum. Sehingga secara geografis letaknya sangat strategis dan nantinya masyarakat sekitar akan memiliki kemudahan akses untuk ikut meramaikan Masjid Al Misbah dengan ibadah serta kegiatan-kegiatan syiar Islam lainnya,†paparnya. (MC Batang, Jateng/Heri)