Warga Binaan Pemasyarakatan di Batang Jadi Juragan

Rabu, 28 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 898 kali Sosial
Warga Binaan Pemasyarakatan di Batang Jadi Juragan

Batang - Untuk menumbuhkan dan melatih jiwa kewirausahaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batang bekerja sama dengan Bantolo, seorang konsultan dunia bisnis melalui berbagai bidang UMKM siap membangun kemandirian para warga binaan pemasyarakatan (WBP), setelah bebas dan terjun ke masyarakat.

Konsultan bisnis, Bantolo saat ditemui di ruang praktik Rutan Kelas IIB Rowobelang Kabupaten Batang, Rabu (28/8/2019), mengutarakan, di sini kami melatih para WBP untuk siap terjun ke dunia bisnis dan bersaing dengan wirausaha lain dengan hasil karya yang tidak kalah menarik modelnya.

“Kalau sudah mendapatkan masa bebas, pasti menjadi imam besar (pemimpin) di keluarganya. Dan tentu seorang imam harus pandai mencari rezeki untuk keluarganya, ditambah lagi bisa membuka lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Maka, lanjutnya, moto kami “Napi Kita Sulap Jadi Juragan”. Beberapa hasil kreativitas para WBP yang sedang dalam tahap produksi antara lain: keset, begel, bantal, guling, kasur. 

“Nah saat ini sedang buat keranjang serba guna yang bisa dijadikan tempat sampah atau bisa pula dijadikan tempat penyimpanan cucian,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bantolo menerangkan, bahannya terbuat dari plat janur plastik bekas tali kapas dari Amerika Serikat, Nigeria, Australia dan Rusia, yang dianyam hingga menjadi keranjang serba guna.

“Pola pikir para WBP dari yang dulu serba minta saat dijenguk keluarga, sekarang berkat adanya pelatihan wirausaha ini, mereka bisa membantu mencukupi keluarga di rumah,” ungkapnya.

Salah satu WBP, Karso mengatakan, beberapa hari ini memperoleh pelajaran dan praktik membuat keranjang serba guna.

“Kerajinan lain yang mengantri untuk diproduksi yaitu keset. Bahannya pun sudah tersedia, tinggal menunggu kesiapan para WBP memproduksi dengan skala besar dan dipasarkan ke konsumen,” terangnya.

Yang terpenting bagi Karso, para WBP memahami terlebih dahulu dengan bahan yang digunakan, lalu metode pembuatan dan cara pemasarannya.

“Cara pemasarannya pun para WBP sudah diberikan oleh Pak Bantolo. Namun jika masih ada yang mengalami kesulitan untuk memasarkan produk, mereka tetap dibimbing hingga berhasil,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 239
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 85
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 159
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 9524
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 123
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
Cegah Kekerasan di Sekolah, DP3AP2KB Batang Buka Ruang Bercerita
DP3AP2KB Kabupaten Batang melalui program UPTD Menyapa menghadirkan Ruang Cerita dan Ruang Tumbuh sebagai wadah aman bagi pelajar untuk menyampaikan permasalahan, berkonsultasi dengan psikolog, serta mendapatkan edukasi hukum. Program ini bertujuan mencegah kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan keberanian remaja dalam menjaga kesehatan mental dan melaporkan tindakan kekerasan.
30 Okt 2026 Jumadi 85