Warga Binaan Pemasyarakatan di Batang Jadi Juragan

Rabu, 28 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 894 kali Sosial
Warga Binaan Pemasyarakatan di Batang Jadi Juragan

Batang - Untuk menumbuhkan dan melatih jiwa kewirausahaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batang bekerja sama dengan Bantolo, seorang konsultan dunia bisnis melalui berbagai bidang UMKM siap membangun kemandirian para warga binaan pemasyarakatan (WBP), setelah bebas dan terjun ke masyarakat.

Konsultan bisnis, Bantolo saat ditemui di ruang praktik Rutan Kelas IIB Rowobelang Kabupaten Batang, Rabu (28/8/2019), mengutarakan, di sini kami melatih para WBP untuk siap terjun ke dunia bisnis dan bersaing dengan wirausaha lain dengan hasil karya yang tidak kalah menarik modelnya.

“Kalau sudah mendapatkan masa bebas, pasti menjadi imam besar (pemimpin) di keluarganya. Dan tentu seorang imam harus pandai mencari rezeki untuk keluarganya, ditambah lagi bisa membuka lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Maka, lanjutnya, moto kami “Napi Kita Sulap Jadi Juragan”. Beberapa hasil kreativitas para WBP yang sedang dalam tahap produksi antara lain: keset, begel, bantal, guling, kasur. 

“Nah saat ini sedang buat keranjang serba guna yang bisa dijadikan tempat sampah atau bisa pula dijadikan tempat penyimpanan cucian,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bantolo menerangkan, bahannya terbuat dari plat janur plastik bekas tali kapas dari Amerika Serikat, Nigeria, Australia dan Rusia, yang dianyam hingga menjadi keranjang serba guna.

“Pola pikir para WBP dari yang dulu serba minta saat dijenguk keluarga, sekarang berkat adanya pelatihan wirausaha ini, mereka bisa membantu mencukupi keluarga di rumah,” ungkapnya.

Salah satu WBP, Karso mengatakan, beberapa hari ini memperoleh pelajaran dan praktik membuat keranjang serba guna.

“Kerajinan lain yang mengantri untuk diproduksi yaitu keset. Bahannya pun sudah tersedia, tinggal menunggu kesiapan para WBP memproduksi dengan skala besar dan dipasarkan ke konsumen,” terangnya.

Yang terpenting bagi Karso, para WBP memahami terlebih dahulu dengan bahan yang digunakan, lalu metode pembuatan dan cara pemasarannya.

“Cara pemasarannya pun para WBP sudah diberikan oleh Pak Bantolo. Namun jika masih ada yang mengalami kesulitan untuk memasarkan produk, mereka tetap dibimbing hingga berhasil,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 77
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 34
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 29
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 42
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 38
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 95