Kerajinan Besek Bambu di Batang, Bentuk Kreatifitas Bangsa Indonesia

Senin, 08 Juli 2019 Jumadi Dibaca 7.481 kali IKM UKM UMKM
Kerajinan Besek Bambu di Batang, Bentuk Kreatifitas Bangsa Indonesia

Batang - Besek adalah keranjang yang terbuat dari anyaman bambu yang oleh masyarakat Jawa biasa digunakan untuk membawa makanan. Besek adalah tempat yang cukup higienis dan tidak mengandung bahan kimia, selain itu besek bambu ini juga memiliki sedikit celah udara sehingga membuat makanan tidak cepat basi.

Kerajinan besek banyak dijumpai di daerah pedesaan karena masih banyak tanaman bambu sebagai bahan bakunya. Bambu yang biasa digunakan adalah jenis bambu apus karena tidak mudah pecah saat dibilah. 

Seperti Slamet Dewoso (55) dan Muslikha (45) pasangan suami istri pengrajin besek bamboo, yang sudah puluhan tahun menekuni kerajinan ini di Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Senin (8/7/2019).

“Besek bambu merupakan sebuah kerajinan tangan yang asli berasal dari negeri Indonesia yang merupakan sebuah identitas masyarakat Indonesia yang kaya akan kultur dan budaya serta seni yang tinggi dan ini sangat baik untuk melestarikan kebudayaan bangsa yang tengah pudar di jaman modern sekarang ini,” jelasnya.

Ia juga mengatakan selain menjunjung tinggi nama bangsa kerajinan besek bambu ini juga dapat menjadi sebuah icon dan juga simbol kreatifitas bangsa Indonesia di mata dunia.

“Anyaman Besek juga ramah lingkungan dan tidak akan mengotori lingkungan apabila sudah selesai digunakan. Selain itu besek ini dapat digunakan sebagai alat pembakaran atau bahan bakar apabila sudah selesai digunakan. Hal ini akan mengurangi sampah yang ada. Tentu saja hal ini berbeda dengan plastik yang lebih susah untuk hilang,” imbuhnya.

Dalam keseharian Slamet Dewoso (55) dan Muslikha (45) mampu memproduksi 20 buah besek dalam sehari. Harga besek bambu bervariasi, tergantung dari ukuran besek yang dibuat. Harga besek bambu berukuran kecil dijual dengan harga Rp1.500,00/buah dan besek bambu berukuran besar dijual dengan harga Rp4.000,00/buah. (MC Batang, Jateng/Jumadi)


Berita Lainnya

HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
Peringatan HUT Ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Batang menjadi momentum memperkuat persatuan, soliditas kader, dan sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan sosial berupa donor darah yang menghasilkan 10 kantong darah serta santunan kepada 20 anak yatim. Pemuda Pancasila diharapkan terus berkontribusi positif, menjaga kondusivitas wilayah, dan berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Batang.
01 Nov 2026 Jumadi 70
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 124
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 350
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 12571
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 141
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 188