Jaga Ketahanan Pangan, Danrem 071/Wijaya Kusuma Sosialisasi Pupuk

Selasa, 18 Juni 2019 Jumadi Dibaca 583 kali Sosial
Jaga Ketahanan Pangan, Danrem 071/Wijaya Kusuma Sosialisasi Pupuk

Batang - Untuk menyelamatkan lahan pertanian yang diakibatkan oleh banyaknya penggunaan pupuk dengan bahan pestisida yang digunakan oleh petani saat ini yang nantinya akan merusak komposisi tanah, maka Korem 071/Wijayakusuma mempunyai pemikiran untuk kembali ke pemanfaatan alam, yaitu dengan memproduksi pupuk organik cair.

Dalam kesempatan ini Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav. Dani Wardana yang didampingi oleh Para Dandim Jajaran Pantura, telah meninjau hasil tanam Demplot di Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (18/6/2019).

Pada kesempatan itu Komandan Korem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav. Dani Wardana menerangkan bahwa maksud dari penggunaaan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition diharapkan para petani untuk ke depannya bisa sejajar atau setara dengan pengusaha besar. Ia mencontohkan Dandim Tegal yang sudah mensosialisasikan pupuk Wijaya Kusuma kepada petani dengan membuka lahan 110 hektar sawah.

"Dari Dandim Tegal menyampaikan beberapa hal yang sudah diraih selama sosialisasi pupuk Wijaya Kusuma Nutrition, seperti halnya di Desa Tarub Dukuh Waru bahwa tanaman padi yang dipupuk ini tahan dengan hama, ada peningkatan hasil panen padi dari semula hanya 6 kwintal sekarang menjadi 1 ton," jelasnya.

Untuk hasil dan kualitas sudah teruji, lanjutnya, pupuk ini juga dicoba pada tanaman melati dan cengkeh.

"Permintaan dari masyarakat juga meningkat dengan memakai pupuk Wijaya Kusuma ini. Di Kabupaten Tegal khususnya, para petani banyak memakai pupuk WK," ujarnya.

Tujuan dari Danrem lanjutnya, masyarakat petani bisa senang dan tersenyum dengan hasil yang memuaskan.

Samhudi, salah satu petani mengatakan bahwa dengan mencoba pupuk nutrisi WK,  20 hari sebelum tanam pemupukan menghabiskan 10 botol pupuk WK Nutrition sebagai pupuk dasar tanaman dalam satu hektar. 

"Hal yang terlihat berbeda pada penggunaan pupuk ini pada umur 30 hari warna daun lebih hijau agak kuning, tanahnya lebih gembur untuk ditanami, proses tumbuh tanaman lebih cepat, 4 sampai 5 hari sudah tumbuh. Ketinggian daun 54 cm, anakan 26 tunas, pH 6,0," ujarnya.

Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu menyampaikan bahwa ini merupakan program dari Korem 071/Wijaya Kusuma salah satunya dengan program sosialisasi pupuk Wijaya Kusuma Nutrition. Guna mensejahterakan para petani Kodim 0736/Batang mensosialisasikan POC (Pupuk Organik Cair) pupuk Wijaya Kusuma. 

"Pupuk organik ini kandungan nutrisinya tinggi dan berfungsi sebagai anti bodi tanaman terhadap hama. Pupuk Wijaya Kusuma ini tidak beracun dan berbahaya bagi mahluk hidup yang lain," pungkasnya.

Pada kegiatan ini nampak hadir, Danrem 071/WK, Kolonel Kav. Dani Wardana, Dandim 0736/Batang, Dandim 0710/Pekalongan, Dandim 0711/Pemalang, Dandim 0712/Tegal, Danramil 11/Warungasem, Para Batiwanwil, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Batang, PPL Kecamatan Warungasem, Kepala Kelompok Tani Desa Kaliwareng. (MC Batang, Jateng/Heri)

Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 111
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 53
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 48
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 66
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 101