Batang - Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang membagikan tidak kurang dari 100 paket bingkisan lebaran kepada warga kurang mampu seperti Janda sebatang kara, janda lumpuh, buta dan lainnya.
Ratusan paket bingkisan lebaran tersebut, disebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Batang melalui jaringan relawan PMI Batang mulai tanggal 1 Juni hingga 4 Juni 2019.
Koordinator Relawan Berbagi, Suryani Andeska mengatakan kegiatan bagi bingkisan lebaran bertujuan untuk berbagi kebahagiaan kepada warga Batang yang kurang beruntung, terutama saat menjelang hari Raya Idul Fitri.
"Kegiatan ini sudah berjalan rutin setiap tahunnya, dengan harapan mereka yang menerima bingkisan bisa sedikit merasakan kebahagiaan," katanya di Kantor PMI Kabupaten Batang, Senin (3/6/2019).
Senada Kepala Markas PMI Kabupaten Batang, Kusnadi menuturkan markas PMI mendukung kegiatan relawan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan. Lantaran sudah menjadi tugas utama relawan hadir ditengah-tengah masyarakat.
"Jadi jangan dilihat dari isi bingkisannya, melainkan semangat berbaginya. Apalagi saya pantau para relawan lebih selektif dalam membagikan bingkisan yaitu kepada janda manula yang memang butuh perhatian," tuturnya.
Salah satu penerima bingkisan lebaran, warga Desa Wonokerto Kecamatan Kandeman Turiyah (72) mengaku senang mendapat bingkisan dari PMI. Janda sebatangkara yang sehari-hari mengandalkan belas kasihan tetangganya itu, setiap tahunnya mendapatkan bingkisan lebaran relawan.
"Setiap mau lebaran PMI datang ke rumah memberi bingkisan. Bahkan Rumah saya direnovasi PMI, sehingga tidak bocor lagi.Mereka sudah seperti anak sendiri," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).