Goes Mudik Bersama Bike The World

Minggu, 02 Juni 2019 Jumadi Dibaca 604 kali Sosial
Goes Mudik Bersama Bike The World

Batang - Setiap tahunnya Komunitas Bike The World, menggelar Goes Mudik yang bertujuan untuk memberikan informasi seputar arus mudik seperti rest area, posko-posko mudik hingga jalur mana saja yang dapat dilalui dengan nyaman selama di jalur Pantura.

John Maynard pemudik asal Depok Jawa Barat, yang juga salah satu pendiri Komunitas Bike The World, saat melepas lelah di tepi Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Batang, Minggu (2/6/2019) mengutarakan, Goes Mudik Bike The World ini diikuti sebanyak 200 pemudik, yang telah diberangkatkan secara resmi oleh Kakorlantas Polri tanggal 30 Mei lalu. Namun dikarenakan ada beberapa anggota komunitas yang masih bekerja, akhirnya keberangkatan tidak bisa serentak. 

“Dibandingkan dengan tahun 2017 pemudik bersepeda bisa serentak berangkat bersama sebanyak 40 pesepeda. Dan salah satu yang dilewatinya adalah Kabupaten Batang, sebagai tempat melepas lelah,” tuturnya.

Ia menerangkan, bukan tanpa alasan untuk mudik menggunakan sepeda. Hanya satu yang menjadi alasan utama, yakni karena telah menjadi pegiat sepeda sejak bertahun-tahun lamanya.

“Bahkan mobil pun saya jual, demi menuruti kegemaran saya bersepeda. Setiap hari kemana pun bepergian selalu mengendarai sepeda, seperti saat mudik menuju Banyuwangi,” ungkapnya.

John berpesan, dari Komunitas Bike The World mengharapkan agar terciptanya udara yang bersih, para pemudik mengurangi penggunaan kendaraan sepeda motor karena memiliki emisi gas buang yang dapat merusak alam dan kesehatan manusia.

“Kalau maunya kami sih, ayolah semakin banyak orang bersepeda. Dan bagi pemudik yang sudah terlanjur menggunakan moda transportasi mobil atau motor, sebaiknya lebih berhati-hati karena tingkat bahaya yang ditimbulkan lebih besar,” imbaunya.

Ia menambahkan, jauhi rasa egois, karena jika sudah terjadi kecelakaan, risiko yang ditanggung besar dan korban pun ikut merasakan dampaknya. Selalu berusaha mengendalikan diri dan belajar mengutamakan kepentingan orang lain daripada diri sendiri.

Sementara itu, Indra pemudik asal Pondok Gede, yang sedang menuju Kota Surakarta bersama keluarga menggunakan mobil, mengatakan, sangat salut terhadap Bapak John Maynard karena di usia yang cukup senja masih memiliki semangat yang luar biasa untuk mudik menggunakan sepeda. 

“Inilah keuntungan mudik melewati jalur pantura, selain bisa bertemu dengan pegiat sepeda, juga bisa menikmati suasana di sepanjang jalan. Banyak hal menarik yang ditemui jika lewat jalur pantura, dibandingkan dengan jalur tol yang monoton,” jelasnya.

Semenjak ada jalur tol kemacetan sudah tidak menjadi ancaman lagi bagi pemudik. Jika ingin cepat sampai, silakan menggunakan jalur tol, tetapi jika ingin lebih santai dan menikmati perjalanan, dapat menggunakan jalur pantura, karena keduanya merupakan alternatif yang bisa dijadikan pilihan bagi pemudik. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 126
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 57
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 52
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 70
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 69
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 102