Puluhan Komunitas di Batang Tanam Ribuan Bibit Aren

Jumat, 10 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.287 kali Sosial
Puluhan Komunitas di Batang Tanam Ribuan Bibit Aren

Batang - Puluhan Komunitas di Kabupaten Batang, menanam 15 ribu bibit pohon aren di wilayah yang tersebar di delapan Kecamatan. Kegiatan tanam bibit aren dimulai dari Gunung Sipandu di Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jumat (10/5/2019).

Kegiatan tersebut digagas oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU Kabupaten Batang, Persatuan Komunitas Batang Raya (Pakubara) dan Gerbang Tani, serta dengan dukungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batang beserta puluhan komunitas lainnya. 

Wakil Ketua LPPNU, Arifin Untung Darus mengatakan, kegiatan ini bagian dari upaya komunitas dan lembaga peduli lingkungan dalam menggalakan aktifitas konservasi di wilayah Kabupaten Batang. 

"Pohon aren merupakan pohon konservasi. Pelepah dan akar pohon aren dapat menahan dan menyimpan air hujan dalam jumlah banyak. Pohon aren juga menjadi serapan air dan menumbuhkan vegetasi serta ekosistem yang bagus," ujarnya. 

Ia menjelaskan alasan lain memilih pohon aren karena akar serabut pohon aren berbentuk padat dan kuat, dapat merekat kuat tanah, sehingga terjaga dari erosi dan tanah longsor.

"Kemampuannya dalam menyerap CO2 dalam jumlah banyak, mendukung mitigasi gas rumah kaca, sehingga dapat menekan pemanasan Global," terangnya.

Sementara, Ketua Komunitas Pakubara, Nur Slamet menjelaskan sasaran wilayah tanam bibit aren mengutamakan di daerah dataran tinggi karena sebagai tangkapan air. Kegiatan tanam juga melibatkan warga lokal. 

Rencana area penanaman bibit aren meliputi Kecamatan Wonotunggal di Desa Gringgingsari sejumlah 500 bibit, Sodong 100 bibit, dan Silurah 250 bibit. Kecamatan Bandar ada Desa Tombo 3.000 bibit, Wonomerto 100 bibit, Candi 100 bibit, Wonokerto 100 bibit. 

Kecamatan Blado terdiri Desa Genting 500 bibit, Wonobodro 500 bibit, Kalipancur Cokro 700 bibit, serta Kecamatan Reban di Desa Mojotengah 3.000 bibit, Pacet 500 bibit, Ngadirejo 500 bibit. 

Adapun Kecamatan Bawang terdiri dari Desa Pranten 1.000 bibit, Kebaturan 500 bibit. Kecamatan Limpung di Desa Lobang 1.200 bibit. Kecamatan Tersono di Desa Rejosari Timur 30 bibit, Margosono 200 bibit, Tersono 30 bibit, Kranggan 50, Wanar 30 bibit dan 140 bibit. 

Sedangkan Kecamatan Subah di Desa Kemiri 100 bibit Kecamatan Banyuputih Desa Luwung 100 bibit. Kecamatan Warungasem di Desa Pandansari 100 bibit dan Kecamatan Pecalungan di Desa Bandung 100 bibit. 

"Jangka waktu tanam selama 10 minggu, jadi bulan Juli mendatang insya Allah seluruh bibit bisa tertanam. Komunitas  saling berkomitmen untuk tidak semata-mata mengedepankan target jumlah tanam, namun juga target hidup bibit aren," sambung Slamet. 

Ia menjelaskan pohon Aren atau enau adalah golongan Palma terpenting setelah kelapa karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini diketahui dapat berperan sebagai pohon penghasil  pangan yang dihasilkannya berupa nira, gula aren,  serta  kolang kaling dan sagu.

"Makanya selain tujuan konservasi, sekaligus sebagai daya dukung ketahanan pangan di Batang," tandasnya. (MC Batang, Jateng/Iwan)


Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 150
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 68
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 61
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 83
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 86
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 111