Puluhan Komunitas di Batang Tanam Ribuan Bibit Aren

Jumat, 10 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.290 kali Sosial
Puluhan Komunitas di Batang Tanam Ribuan Bibit Aren

Batang - Puluhan Komunitas di Kabupaten Batang, menanam 15 ribu bibit pohon aren di wilayah yang tersebar di delapan Kecamatan. Kegiatan tanam bibit aren dimulai dari Gunung Sipandu di Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jumat (10/5/2019).

Kegiatan tersebut digagas oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU Kabupaten Batang, Persatuan Komunitas Batang Raya (Pakubara) dan Gerbang Tani, serta dengan dukungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batang beserta puluhan komunitas lainnya. 

Wakil Ketua LPPNU, Arifin Untung Darus mengatakan, kegiatan ini bagian dari upaya komunitas dan lembaga peduli lingkungan dalam menggalakan aktifitas konservasi di wilayah Kabupaten Batang. 

"Pohon aren merupakan pohon konservasi. Pelepah dan akar pohon aren dapat menahan dan menyimpan air hujan dalam jumlah banyak. Pohon aren juga menjadi serapan air dan menumbuhkan vegetasi serta ekosistem yang bagus," ujarnya. 

Ia menjelaskan alasan lain memilih pohon aren karena akar serabut pohon aren berbentuk padat dan kuat, dapat merekat kuat tanah, sehingga terjaga dari erosi dan tanah longsor.

"Kemampuannya dalam menyerap CO2 dalam jumlah banyak, mendukung mitigasi gas rumah kaca, sehingga dapat menekan pemanasan Global," terangnya.

Sementara, Ketua Komunitas Pakubara, Nur Slamet menjelaskan sasaran wilayah tanam bibit aren mengutamakan di daerah dataran tinggi karena sebagai tangkapan air. Kegiatan tanam juga melibatkan warga lokal. 

Rencana area penanaman bibit aren meliputi Kecamatan Wonotunggal di Desa Gringgingsari sejumlah 500 bibit, Sodong 100 bibit, dan Silurah 250 bibit. Kecamatan Bandar ada Desa Tombo 3.000 bibit, Wonomerto 100 bibit, Candi 100 bibit, Wonokerto 100 bibit. 

Kecamatan Blado terdiri Desa Genting 500 bibit, Wonobodro 500 bibit, Kalipancur Cokro 700 bibit, serta Kecamatan Reban di Desa Mojotengah 3.000 bibit, Pacet 500 bibit, Ngadirejo 500 bibit. 

Adapun Kecamatan Bawang terdiri dari Desa Pranten 1.000 bibit, Kebaturan 500 bibit. Kecamatan Limpung di Desa Lobang 1.200 bibit. Kecamatan Tersono di Desa Rejosari Timur 30 bibit, Margosono 200 bibit, Tersono 30 bibit, Kranggan 50, Wanar 30 bibit dan 140 bibit. 

Sedangkan Kecamatan Subah di Desa Kemiri 100 bibit Kecamatan Banyuputih Desa Luwung 100 bibit. Kecamatan Warungasem di Desa Pandansari 100 bibit dan Kecamatan Pecalungan di Desa Bandung 100 bibit. 

"Jangka waktu tanam selama 10 minggu, jadi bulan Juli mendatang insya Allah seluruh bibit bisa tertanam. Komunitas  saling berkomitmen untuk tidak semata-mata mengedepankan target jumlah tanam, namun juga target hidup bibit aren," sambung Slamet. 

Ia menjelaskan pohon Aren atau enau adalah golongan Palma terpenting setelah kelapa karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini diketahui dapat berperan sebagai pohon penghasil  pangan yang dihasilkannya berupa nira, gula aren,  serta  kolang kaling dan sagu.

"Makanya selain tujuan konservasi, sekaligus sebagai daya dukung ketahanan pangan di Batang," tandasnya. (MC Batang, Jateng/Iwan)


Berita Lainnya

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
07 Sep 2026 Jumadi 11
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 38
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 14
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 20
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 21
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 65