Puluhan Komunitas di Batang Tanam Ribuan Bibit Aren

Jumat, 10 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.283 kali Sosial
Puluhan Komunitas di Batang Tanam Ribuan Bibit Aren

Batang - Puluhan Komunitas di Kabupaten Batang, menanam 15 ribu bibit pohon aren di wilayah yang tersebar di delapan Kecamatan. Kegiatan tanam bibit aren dimulai dari Gunung Sipandu di Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jumat (10/5/2019).

Kegiatan tersebut digagas oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU Kabupaten Batang, Persatuan Komunitas Batang Raya (Pakubara) dan Gerbang Tani, serta dengan dukungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batang beserta puluhan komunitas lainnya. 

Wakil Ketua LPPNU, Arifin Untung Darus mengatakan, kegiatan ini bagian dari upaya komunitas dan lembaga peduli lingkungan dalam menggalakan aktifitas konservasi di wilayah Kabupaten Batang. 

"Pohon aren merupakan pohon konservasi. Pelepah dan akar pohon aren dapat menahan dan menyimpan air hujan dalam jumlah banyak. Pohon aren juga menjadi serapan air dan menumbuhkan vegetasi serta ekosistem yang bagus," ujarnya. 

Ia menjelaskan alasan lain memilih pohon aren karena akar serabut pohon aren berbentuk padat dan kuat, dapat merekat kuat tanah, sehingga terjaga dari erosi dan tanah longsor.

"Kemampuannya dalam menyerap CO2 dalam jumlah banyak, mendukung mitigasi gas rumah kaca, sehingga dapat menekan pemanasan Global," terangnya.

Sementara, Ketua Komunitas Pakubara, Nur Slamet menjelaskan sasaran wilayah tanam bibit aren mengutamakan di daerah dataran tinggi karena sebagai tangkapan air. Kegiatan tanam juga melibatkan warga lokal. 

Rencana area penanaman bibit aren meliputi Kecamatan Wonotunggal di Desa Gringgingsari sejumlah 500 bibit, Sodong 100 bibit, dan Silurah 250 bibit. Kecamatan Bandar ada Desa Tombo 3.000 bibit, Wonomerto 100 bibit, Candi 100 bibit, Wonokerto 100 bibit. 

Kecamatan Blado terdiri Desa Genting 500 bibit, Wonobodro 500 bibit, Kalipancur Cokro 700 bibit, serta Kecamatan Reban di Desa Mojotengah 3.000 bibit, Pacet 500 bibit, Ngadirejo 500 bibit. 

Adapun Kecamatan Bawang terdiri dari Desa Pranten 1.000 bibit, Kebaturan 500 bibit. Kecamatan Limpung di Desa Lobang 1.200 bibit. Kecamatan Tersono di Desa Rejosari Timur 30 bibit, Margosono 200 bibit, Tersono 30 bibit, Kranggan 50, Wanar 30 bibit dan 140 bibit. 

Sedangkan Kecamatan Subah di Desa Kemiri 100 bibit Kecamatan Banyuputih Desa Luwung 100 bibit. Kecamatan Warungasem di Desa Pandansari 100 bibit dan Kecamatan Pecalungan di Desa Bandung 100 bibit. 

"Jangka waktu tanam selama 10 minggu, jadi bulan Juli mendatang insya Allah seluruh bibit bisa tertanam. Komunitas  saling berkomitmen untuk tidak semata-mata mengedepankan target jumlah tanam, namun juga target hidup bibit aren," sambung Slamet. 

Ia menjelaskan pohon Aren atau enau adalah golongan Palma terpenting setelah kelapa karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini diketahui dapat berperan sebagai pohon penghasil  pangan yang dihasilkannya berupa nira, gula aren,  serta  kolang kaling dan sagu.

"Makanya selain tujuan konservasi, sekaligus sebagai daya dukung ketahanan pangan di Batang," tandasnya. (MC Batang, Jateng/Iwan)


Berita Lainnya

Kreativitas Kokedama Tingkatkan Perekonomian Warga Bandar Kreativitas Kokedama Tingkatkan Perekonomian Warga Bandar
Kreativitas Kokedama Tingkatkan Perekonomian Warga Bandar
Batang - Berbagai program pemberdayaan terus dilakukan sebagai upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Tim Dosen S1 Agribisnis Kampus UNDIP Batang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Bertajuk Peningkatan Ekonomi Produktif Rumah Tangga Melalui Pembuatan Kokedama di Dukuh Bandar Utara, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 28
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Fun Run bersama tim Sungai Watch dan masyarakat. Kegiatan ini menempuh jarak 5 kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Kandeman hingga Rumah Dinas Bupati Batang.
06 Mei 2026 Jumadi 138
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Proyek TPST Sentul Terkena Efisiensi, Kapasitas Pengolahan Sampah Dipangkas Separuh
Batang - Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul di Kecamatan Gringsing harus menyesuaikan diri dengan kondisi anggaran pusat. Proyek strategis yang diharapkan menjadi solusi darurat sampah di wilayah timur Kabupaten Batang ini mengalami efisiensi anggaran yang cukup signifikan dari Kementerian.
06 Mei 2026 Jumadi 66
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai  Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Komunitas Sungai Watch Ajak Warga Jateng Jaga Kebersihan Sungai 
Batang - Komunitas Sungai Watch yang digawangi Gary Bencheghib akhirnya tiba di Kabupaten Batang dalam misi lingkungan bertajuk Run for Rivers, dari Bali hingga Jakarta sejauh 1.200 km. Tak sekadar berlari, ia bersama komunitasnya pun terjun langsung mengedukasi warga bahkan membersihkan sungai dengan intensitas tumpukan sampah cukup banyak.
06 Mei 2026 Jumadi 46
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Motivasi Siswa SMKN 1 Batang, Faelasufa Tekankan Pentingnya Skill dan Attitude Hadapi Dunia Kerja
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, memberikan motivasi kepada para siswa dalam kegiatan Infobatang Goes to School di SMK Negeri 1 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (652026).
06 Mei 2026 Jumadi 66
Sungai Watch Edukasi Pelajar Metode Pencegahan Sampah Plastik Sungai Watch Edukasi Pelajar Metode Pencegahan Sampah Plastik
Sungai Watch Edukasi Pelajar Metode Pencegahan Sampah Plastik
Batang - Tak hanya mengajak warga menjaga aliran sungai dengan Run for River, Komunitas Sungai Watch juga mengedukasi pelajar SMA Negeri 1 Batang. Yakni menggelar diskusi dan menjabarkan beberapa metode pencegahan sampah plastik, agar siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempatnya menempa ilmu.
06 Mei 2026 Jumadi 24