Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
Batang - Pasca resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Batang definitif, Munif berupaya memberikan pelayanan prima yang berkarakter menjunjung tinggi kerukunan umat beragama. Hal tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Bupati Batang Suyono karena memberikan pelayanan yang amanah adalah tujuan utama, mengingat Kantor Kemenag merupakan institusi pelayanan masyarakat dari berbagai kelompok beragama yang beragam.
Wabup mengapresiasi kepada Kepala Kantor Kemenag Batang yang baru, agar selama menjalankan tugas selalu menjaga kepercayaan masyarakat, terlebih di tengah keberagaman. Kemajemukan yang ada di Kabupaten Batang harus mendapatkan jaminan kebebasan beragama.
“Kehadiran Kemenag harus bersatu dengan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar kerukunan umat beragama terwujud dengan baik. Jangan sampai malah memecah belah persatuan,” katanya, saat ditemui di Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Rabu (4/11/2026).
Wabup mengimbau, apabila ingin menjadi pemimpin yang baik haruslah mampu memberikan teladan, motivasi dan solusi ketika bawahan masih mengalami permasalahan. Pemimpin harus memberikan teladan dan bukti nyata, bukan hanya berupa ucapan tanpa aksi nyata.
“Seorang pemimpin tidaklah mengutamakan kepentingan pribadi, namun mengutamakan lingkungan kerjanya. Menjaga integritas dan mengikuti kata hati agar bertugas dengan rasa tanggungjawab yang baik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Batang Munif mengatakan, silaturahmi ini menjadi harapan baru bagi keluarga besar Kemenag dengan mengedepankan keteladanan bagi orang di sekitarnya. Kehadiran Kemenag merupakan media mempererat silaturahmi dengan sesama karena merupakan cerminan kerukunan umat beragama.
“Dibuktikan dengan banyaknya penyuluh agama yang bertugas di Kemenag Batang. Hal ini wujud toleransi yang baik karena keteladanan bisa diwujudkan dalam setiap kali memberikan pelayanan,” tuturnya.
Yang tidak kalah pentingnya yakni membangun karakter melalui lembaga pendidikan Islam yang bernaung di bawah Kemenag.
“Kami terus berperan aktif dalam membentuk karakter positif calon penerus bangsa yang berakhlakul karimah, melalui lembaga pendidikan Islam di bawah Kantor Kementerian Agama Batang,” tegasnya.
Ia menambahkan untuk meningkatkan kualitas kinerja, Kemenag juga berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak.
“Seluruh pegawai di dalam Kemenag telah memiliki jiwa moderasi beragama yang baik, sehingga bisa berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, sehingga tugas bisa terlaksana dengan baik,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)