Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Batang Siapkan UPTD Khusus

Selasa, 03 November 2026 Jumadi Dibaca 26 kali Pelayanan Publik
Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Batang Siapkan UPTD Khusus
Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo memberikan sambutan saat menggelar UPTD PPA Menyapa ke SMP Negeri 1 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2026).
DP3AP2KB Kabupaten Batang menyiapkan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) sebagai layanan khusus untuk menerima pengaduan, memberikan pendampingan, serta menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui program UPTD PPA Menyapa ke sekolah-sekolah, pemerintah daerah mendorong pelajar agar berani melaporkan tindak kekerasan, perundungan, maupun permasalahan psikologis sehingga dapat segera memperoleh perlindungan dan penanganan.

Batang - Menyikapi banyaknya peristiwa perlakuan kurang menyenangkan khususnya bagi kaum perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang segera membentuk UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). UPTD tersebut segera terjun ke lapangan dengan menyosialisasikan peran keberadaannya ke sejumlah sekolah, agar segera melakukan pengaduan apabila mengalami kekerasan maupun sejenisnya, sehingga dapat tertangani secara cepat.

Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo bersama praktisi hukum dan psikolog menggelar UPTD PPA Menyapa ke SMP Negeri 1 Batang, untuk berdiskusi mendengar langsung keluh kesah pelajar, terkait ragam permasalahan di lingkungan sekolah. Peran dari UPTD PPA sendiri lebih memfokuskan pada penyelesaian masalah kekerasan pada perempuan dan anak serta ragam permasalahan yang dialami oleh kalangan remaja saat ini.

“Tugas UPTD ini menerima aduan, termasuk apabila ada masukan dari masyarakat kepada pemerintah daerah, terkait perlindungan perempuan dan anak. Ini langsung bisa menghubungi UPTD PPA di nomor kontak 0812 6262 6833,” katanya, saat ditemui di SMPN 1 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2026).

Joko mengharapkan, pasca kegiatan ini pelajar khususnya putri lebih memiliki keberanian dalam menyikapi apabila terjadi kekerasan seksual atau lainnya dengan langsung melaporkan ke UPTD PPA.

“Termasuk bagi anak yang kesulitan belajar, bisa diadukan agar ditemukan solusi terbaik,” tegasnya.

Kepala UPTD PPA DP3AP2KB Batang Khotik Mulyaningrum bersama tim terjun langsung ke sekolah dan madrasah karena mayoritas permasalahan kekerasan seksual muncul di lingkungan tersebut. Dengan hadirnya UPTD PPA Menyapa, merupakan upaya untuk mendekatkan layanan terhadap sasaran baik guru maupun siswa-siswi untuk mengedukasi dan memberikan penyelesaian.

“Mereka akan tahu ketika terjadi kekerasan, baik oleh korban maupun saksi atau pelapor dan pelopor. Bukan cuma korban, tapi mereka yang melihat peristiwa itu pun bisa melapor, dengan mengamankan diri, menyimpan barang bukti dan melapor ke UPTD PPA,” jelasnya.

Beberapa materi seputar kesehatan mental disampaikan langsung oleh pakar psikologi, serta pencegahan dan penanganan kekerasan oleh advokat. Ada pula aduan dan konseling yang dibuka dalam bentuk stan oleh para petugas.

Diakuinya, di 2025 lalu permasalahan didominasi oleh Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebesar 49 persen. Sedangkan hingga Oktober 2026 permasalahan yang mendominasi kekerasan seksual sebayak 45 kasus.

“Semoga setelah hadirnya UPTD PPA ini anak yang mengalami tindak kekerasan, tidak takut untuk melaporkan kepada kami. Atau pun orang yang dipercaya, agar segera tertangani,” harapnya.

Sementara itu, salah satu siswi Eva mendapat pengetahuan tentang cara menyelesaikan permasalahan kekerasan maupun mental yang sering dialami remaja. Sering kali permasalahan muncul diakibatkan dari dampak penggunaan media sosial yang kurang tepat, bahkan ada pula yang dikarenakan perundungan, yang berdampak negatif bagi mental remaja.

“Ada yang cuma niatnya bercanda, tapi bagi sebagian lainnya itu sebuah hal yang membuat mereka kurang nyaman. Bisa jadi yang bagi teman lain itu hanya candaan, tapi ternyata bagi si anak malah jadi beban mental, jadi teringat perkataan sindiran itu ketika sampai rumah,” ujar dia.

Kini Eva merasa lebih tenang karena memiliki ruang untuk bercerita melalui UPTD PPA, agar mendapatkan solusi terbaik tiap mengalami tidak kekerasan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Sambang Desa Bersama Bupati, Pekerja Rentan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Sambang Desa Bersama Bupati, Pekerja Rentan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Sambang Desa Bersama Bupati, Pekerja Rentan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pemkab Batang bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui program Sambang Desa, dengan dukungan anggaran APBD dan DBHCHT serta penyerahan santunan sebesar Rp10 juta kepada dua penerima manfaat.
03 Nov 2026 Jumadi 16
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 157
Bikin Paspor Tak Perlu ke Pemalang, Beranda Imigrasi Hadir Setiap Hari di MPP Batang Bikin Paspor Tak Perlu ke Pemalang, Beranda Imigrasi Hadir Setiap Hari di MPP Batang
Bikin Paspor Tak Perlu ke Pemalang, Beranda Imigrasi Hadir Setiap Hari di MPP Batang
Pemkab Batang bersama Ditjen Imigrasi Jawa Tengah dan Kantor Imigrasi Pemalang menghadirkan layanan Beranda Imigrasi di MPP Batang untuk mempermudah masyarakat mengurus paspor tanpa harus pergi ke Pemalang. Layanan yang sebelumnya hanya buka dua kali seminggu kini beroperasi setiap Senin hingga Jumat dengan kuota 50 pemohon per hari. Inovasi ini diharapkan dapat mendekatkan pelayanan publik, menghemat waktu dan biaya masyarakat, serta meningkatkan akses layanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan profesional.
03 Nov 2026 Jumadi 68
Fokus Tata Pedestarian Dr Soetomo, Pemkab Batang Upayakan Kenyamanan Pejalan Kaki Fokus Tata Pedestarian Dr Soetomo, Pemkab Batang Upayakan Kenyamanan Pejalan Kaki
Fokus Tata Pedestarian Dr Soetomo, Pemkab Batang Upayakan Kenyamanan Pejalan Kaki
Pemkab Batang melalui DPUPR dan DPRKP terus menata kawasan Jalan Dr. Sutomo untuk menciptakan ruang publik yang lebih indah, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki. Pembangunan pedestrian di depan RSUD Batang telah mencapai progres 98 persen dan ditargetkan selesai akhir November 2026. Selain itu, Pemkab Batang menyiapkan anggaran Rp3 miliar pada 2027 untuk penyempurnaan pedestrian dari depan GOR Abirawa hingga pertigaan RSUD, dilengkapi fasilitas tempat duduk, lampu taman, ornamen lampu, dan penanaman pohon Tabebuya.
03 Nov 2026 Jumadi 61
BPI Batang Salurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk Tiga Mahasiswa BPI Batang Salurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk Tiga Mahasiswa
BPI Batang Salurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk Tiga Mahasiswa
PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) Batang menyalurkan Beasiswa Pendidikan 2026 kepada tiga mahasiswa dari desa sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk komitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Batang. Program yang telah berjalan sejak 2023 ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan, memotivasi mahasiswa meraih prestasi, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 27
Bupati Batang Siapkan Minimal 10 RTLH Untuk Warga Desa Silurah Bupati Batang Siapkan Minimal 10 RTLH Untuk Warga Desa Silurah
Bupati Batang Siapkan Minimal 10 RTLH Untuk Warga Desa Silurah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan bantuan bedah rumah minimal 10 unit RTLH bagi warga Desa Silurah pada 2027. Jumlah tersebut berpeluang bertambah sesuai pendataan dan ketersediaan anggaran. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan rumah, Pemkab Batang juga berkomitmen mendukung pengembangan Sekolah Rakyat serta pelestarian tradisi Nyadran Gunung sebagai daya tarik wisata budaya Desa Silurah.
03 Nov 2026 Jumadi 26