Pemkab Batang merencanakan pelebaran jalan kabupaten ruas GringgingsariSilurah sepanjang sekitar 2 kilometer serta pemasangan penerangan jalan dari Gedungmalang hingga Desa Silurah. Selain itu, pada 2027 direncanakan bantuan RTLH sebanyak 10 unit dengan anggaran Rp20 juta per unit.
Batang - Program Sambang Desa yang digagas Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, membawa angin segar bagi pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga di pelosok daerah. Salah satu wilayah yang merasakan langsung dampak positif kegiatan ini adalah Desa Silurah.
?Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Batang disambut antusias oleh warga setempat. Selain menyerahkan bantuan sosial, kunjungan tersebut membawa kepastian sejumlah program pembangunan strategis di desa tersebut.
?Kepala Desa Silurah Suroto mengungkapkan, rasa bahagianya atas komitmen pemkab dalam menjawab kebutuhan infrastruktur mendasar di wilayahnya.
?“Mendapatkan projek pelebaran jalan kabupaten dari Gringgingsari ke Silurah kurang lebih ada 2 km, dan penerangan jalan dari Gedungmalang sampai ke Desa Silurah, itu di antaranya,” katanya saat ditemui di Desa Silurah, Kecamatan wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2026).
Selain akses utama desa, Suroto juga menyampaikan aspirasi warga terkait pengembangan potensi lokal daerah setempat. Terus ada usulan kaitannya wisata, itu usulan pengaspalan jalan menuju ke wisata.
“Kegiatan Sambang Desa tersebut diisi dengan berbagai program nyata yang menyasar langsung masyarakat. Di antaranya adalah bersih-bersih desa, terus ada pembagian sembako, pembagian bantuan anak yatim piatu, dan banyak sekali,” jelasnya.
Tidak hanya program jangka pendek, Pemkab Batang juga menyiapkan alokasi anggaran untuk pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Silurah pada tahun mendatang.
?“Alhamdulillah Bapak Bupati tadi sudah menyampaikan bahwa insyaallah tahun 2027 di antaranya akan memberikan bantuan RTLH 10 unit dengan nominal Rp20 juta,” ungkapnya.
Bantuan penataan rumah tersebut dinilai sangat membantu pemerintah desa dalam menuntaskan penanganan tempat tinggal warga yang tidak layak.
“Kondisi RTLH di Desa Silurah sendiri sudah tidak banyak, kurang lebih yang tidak layak itu sekitar 40-an dan insyaallah besok akan tersentuh, berarti insyaallah PR kami tidak banyak,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)