Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS

Selasa, 27 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 33 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memaparkan materi saat High Level Meeting (HLM) TP2DD, TPID dan TPKAD di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (27/10/2026).
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan digitalisasi sistem pembayaran parkir dan objek wisata menggunakan QRIS untuk menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan transparansi dan pemantauan pendapatan secara real-time. Implementasi ditargetkan selesai pada April dan menjadi indikator kinerja OPD terkait. Bank Indonesia turut mendukung percepatan digitalisasi melalui pendampingan dan pembiasaan transaksi nontunai bagi masyarakat maupun petugas di lapangan.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap menutup celah-celah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tegas ini diambil melalui digitalisasi menyeluruh, mulai dari sektor pariwisata hingga kantong-kantong parkir, yang ditargetkan tuntas dalam waktu dekat.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan secara blak-blakan menyoroti pentingnya membangun budaya transaksi digital di tengah masyarakat. Menurutnya, alasan ketidaksiapan warga sudah tidak lagi relevan jika merujuk pada data literasi keuangan yang ada saat ini.

“Ya, kita mengupayakan kebudayaan baru bahwa digitalisasi terutamanya yang terkait dengan pendapatan ini akan sangat membantu pemerintah daerah menekan potensi kebocoran pendapatan dan juga kita juga bisa memonitor secara lebih real-time,” kaanya usai kegiatan High Level Meeting (HLM) TP2DD, TPID dan TPKAD di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (27/10/2026).

Ia pun menepis keraguan sebagian pihak yang menilai masyarakat masih kesulitan mengadopsi sistem nontunai. Dengan angka literasi keuangan yang menyentuh angka 78 hingga 80 persen, ia memastikan sebagian besar warga telah memiliki akses perbankan digital.

“Nah, kemudian kalau ada yang menyampaikan bahwa, ini susah diaplikasikan di masyarakat. Saya enggak yakin. Kenapa? Angka literasi keuangan kita ini 78% sampai 80%. Artinya, minimal 80% masyarakat kita ini punya rekening dan punya mobile banking. Itu sudah hampir dipastikan. Nah, makanya enggak ada alasan untuk kemudian tidak diterapkan,” tegasnya.

Menjawab tantangan di lapangan, khususnya pengelolaan parkir konvensional yang kerap menjadi titik lemah PAD, Bupati memberikan instruksi tenggat waktu yang ketat bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Tadi saya sudah minta untuk April semuanya diselesaikan. Bahwa instruksi tersebut bukan sekadar imbauan, melainkan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) yang akan dievaluasi secara berkala. Ya, saya perintah untuk segera dilaksanakan dan itu menjadi KPI dari OPD tersebut. Kalau gagal, ya itu menjadi bagian dari evaluasi,” jelasnya.

Meski sejumlah titik seperti Gedung Olahraga (GOR) Abirawa, Islamic Center, dan Bandar Edupark sempat diuji coba dengan perangkat mesin parkir khusus, penerapan di lapangan dinilai tidak harus selalu kaku. Pemkab memastikan juru parkir tetap bisa beroperasi secara fleksibel menggunakan media QRIS cetak yang lebih praktis.

“Kalau alat-alat parkir digital itu kan sebenarnya sudah kita adakan di Islamic Center, kemudian GOR Abirawa dulu sama Bandar Edupark. Tapi yang lain pun, sebagaimana di daerah-daerah yang lain, bisa kok tukang parkir bawa ini logo QRIS. Jadi enggak harus ada alat-alatnya,” terangnya.

Langkah progresif Pemkab Batang ini mendapat sambutan hangat dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal. Kepala Kpw BI Tegal Bimala menilai, komitmen kuat kepala daerah menjadi kunci utama dalam mengubah kebiasaan masyarakat dan petugas di lapangan agar beralih ke ekosistem digital.

“Tantangan terbesar dalam digitalisasi bukan pada pengadaan sarana dan prasarana, melainkan pada konsistensi membangun kebiasaan (habit). Tapi kan sebetulnya bagaimana membiasakan petugas dan masyarakat untuk menggunakan. Makanya tadi kanal-nya sudah disediakan untuk pajak, tapi masyarakat masih tetap tunai, apalagi di daerah wisata,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia memuji langkah tegas Bupati Batang yang mendorong penerapan 100 persen digital. Peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata yang dikelola secara transparan diyakini akan berbalik memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui perbaikan fasilitas publik.

"Nah, ini adalah untuk mendorong semuanya itu 100% digital. Sehingga, tadi ketika pengunjung naik, harusnya pendapatannya naik, gitu,” ujar dia.

Sebagai mitra strategis, Bank Indonesia tidak hanya memberikan advisory tata kelola pemerintahan, tetapi juga mendampingi berbagai program pembiasaan kultural, seperti pemanfaatan QRIS dalam kegiatan massal ASN di Batang beberapa waktu lalu. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Bersiap Lebih Terang, Pemenang Lelang APJ Resmi Diumumkan Batang Bersiap Lebih Terang, Pemenang Lelang APJ Resmi Diumumkan
Batang Bersiap Lebih Terang, Pemenang Lelang APJ Resmi Diumumkan
Pemkab Batang menetapkan Konsorsium Catur Batang Cahaya Cemerlang sebagai pemenang lelang proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) berbasis KPBU senilai Rp143,7 miliar, dengan PT Bukaka Teknik Utama Tbk sebagai calon pemenang cadangan. Proyek ini bertujuan mengatasi kekurangan penerangan jalan yang mencapai 69,6 persen melalui pemasangan ribuan titik lampu serta integrasi teknologi CCTV dan sensor lingkungan. Proses pengadaan memasuki masa sanggah pada 27 Oktober2 November 2026, dengan target penandatanganan perjanjian kerja sama pada 30 November 2026.
27 Okt 2026 Jumadi 46
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Batang Pecah Telur di Porprov Jateng, Emas Perdana Biliar Buka Jalan Menuju 10 Besar
Kontingen Kabupaten Batang meraih 9 medali pada hari pertama Porprov Jawa Tengah XVII 2026, terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 6 perunggu. Medali emas pertama disumbangkan Galih Setya Budi Kristiono dari cabang olahraga biliar nomor Bola 9. Capaian awal ini menjadi motivasi bagi 159 atlet Batang yang bertanding di 31 cabang olahraga untuk mengejar target masuk 10 besar Jawa Tengah.
27 Okt 2026 Jumadi 359
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Batang memperkuat sinergi layanan hukum melalui penandatanganan MoU untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan. Pendampingan hukum didorong sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi, dengan menekankan tidak hanya penyelesaian kegiatan (output), tetapi juga manfaat nyata (outcome) yang dirasakan masyarakat.
27 Okt 2026 Jumadi 50
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 47
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengoptimalkan program Imunisasi Kejar melalui layanan jemput bola ke rumah balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Hingga Oktober 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) mencapai 80 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap 73 persen, sementara targetnya 100 persen. Jika target belum tercapai, Dinkes akan menggelar program PENARI (Sepekan Mengejar Imunisasi) pada November 2026 untuk meningkatkan perlindungan kesehatan bayi dan balita.
27 Okt 2026 Jumadi 45
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 1231