Raih Juara Internasional, Santri di Batang Manfaatkan AI untuk Dunia Pendidikan

Kamis, 22 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 32 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Raih Juara Internasional, Santri di Batang Manfaatkan AI untuk Dunia Pendidikan
Salah satu santri dari Pondok Modern Tazakka (tengah), menerima apresiasi, di halaman Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22/10/2026).
Batang - Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Batang makin semarak dengan torehan prestasi dari para santri mulai dari bidang teknologi dalam Kompetisi Internasional Science Invention Fair (ISIF) 2026, di Universitas Indonesia belum lama ini. Hal ini menjadi bukti nyata kalangan santri pun memiliki potensi dengan mampu menyikapi kecanggihan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI, untuk kepentingan umat.

Batang - Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Batang makin semarak dengan torehan prestasi dari para santri mulai dari bidang teknologi dalam Kompetisi Internasional Science Invention Fair (ISIF) 2026, di Universitas Indonesia belum lama ini. Hal ini menjadi bukti nyata kalangan santri pun memiliki potensi dengan mampu menyikapi kecanggihan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI, untuk kepentingan umat.

Salah satu santri dari Pondok Modern Tazakka, Fadhirrahman Azri sengaja membuat teknologi robot prototype humanoid berbasis kecerdasan buatan yang didesain mampu membantu santri dalam mempelajari bahasa Inggris dan Arab.

“Bisa diletakkan di sudut-sudut ruang representatif di pondok, lalu santri bisa mengajak ngobrol robot prototype humanoid itu, menggunakan dua bahasa tersebut, sehingga bisa mengasah kemampuan berbahasa asing,” katanya, usai menerima apresiasi, di halaman Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22/10/2026).

Ia meraih juara dua setelah bersaing ketat dengan santri lain dari pondok pesantren seluruh Indonesia. Ada 700 peserta, persaingannya kompetitif, Alhamdulillah kami bisa meraih predikat silver atau juara dua, berkat latihan intensif dengan pembimbing di pondok selama dua bulan.

Menyikapi kecanggihan teknologi kecerdasan buatan, ia tak mempersoalkan selama pemanfaatannya untuk kebaikan umat.

“Tergantung cara menggunakannya, kalau dipakainya untuk kebaikan, misal untuk membantu dunia pendidikan seperti melatih santri berbahasa asing, itu positif, begitu juga sebaliknya,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, di momentum Hari Santri Nasional ini, para santri tidak hanya mempelajari ilmu agama untuk meningkatkan iman dan taqwa saja, namun pentingnya mempelajari teknik dan ilmu alam, agar berimbang.

Senada, Tri Nidhom Aziz, santri dari Pondok Pesantren Jlamprang Bawang, yang menjuarai Lomba Film Dokumenter Hari Santri Nasional Tingkat Nasional, mengaku membutuhkan waktu cukup singkat dalam memproduksinya. Dalam film tersebut menceritakan kiprah santri di Pondok Pesantren Jlamprang yang aman dan nyaman untuk menempuh pendidikan.

Baginya sangat penting seorang santri yang menekuni teknologi informasi di era serba digital.

“Santri itu jangan sampai ketinggalan, karena banyak orang di luar sana yang mempelajarinya untuk berbagai kepentingan, makanya kita jangan mau kalah, salah satunya dengan bikin film dokumenter,” tuturnya.

Ia tak menampik hampir di seluruh kehidupan manusia, sudah mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

“Asalkan bisa memanfaatkan secara bijak manfaatnya besar, kalau digunakan untuk kedzaliman dampaknya sangat buruk, makanya tergabung manusianya mau buat kebaikan atau sebaliknya,” tjelasnya.

Sebagai wujud dukungan, para santri berprestasi mendapat apresiasi dari Baznas melalui Unit Pengumpul Zakat Kantor Kemenag Batang. Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Batang, Sodikin mengapresiasi atas prestasi para santri mulai dari teknologi maupun olahraga karena mampu menunjukkan peran santri di kancah nasional bahkan internasional.

“Itu sangat luar biasa karena pesantren sekarang itu mulai berkembang dan tidak kalah dalam teknologi informasi berbasis kecerdasan buatan. Itu kabar gembira buat mereka dan menyambutnya dengan menekuninya, untuk membantu dunia pendidikan, di dalam pondok,” terangnya.

Contoh nyata kebermanfaatan kecerdasan buatan untuk dunia pendidikan, saat ini dapat digunakan dalam literasi kajian kitab secara digital, yang memudahkan santri. Yang pasti kecerdasan buatan itu tidak lantas menjadikan santri meninggalkan tradisi "nyantri" secara tatap muka karena kelemahan AI, tidak bisa menanamkan akhlakul karimah seperti yang diajarkan para kyai atau guru.

Dari Pondok Modern Tazakka ada empat santri yang menyandang juara teknologi, yakni Musyaffa Taufiqul Hakim, Ahmed Rheyzi Dealova Fadhirrahman Azri dan Muhammad Hamzah Falah. Lomba pidato bahasa Jawa Arfa Virza Saputra, lomba lari Queena Luwes, pidato bahasa Arab Aflakhul Manan, badminton putri Husna Farah, badminton putra Audhy Abdul, tenis meja Khanza. Serta juara Olimpiade Madrasah Indonesia mapel Biologi Zahra Firdaus dari Man Batang dan mapel geografi Akmalia Fitriana MA Sunan Kalijaga. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wakil Bupati Batang Minta, Santri Jangan Tiru Pejabat Koruptif Wakil Bupati Batang Minta, Santri Jangan Tiru Pejabat Koruptif
Wakil Bupati Batang Minta, Santri Jangan Tiru Pejabat Koruptif
Batang -  Peringatan Hari Santri Nasional Wakil Bupati Batang Suyono di hadapan ratusan santri menekankan, pentingnya disiplin dan penghargaan terhadap waktu sebagai fondasi utama dalam meraih impian serta memetik keberhasilan di masa depan. Tak hanya memberikan motivasi belajar, Suyono juga menyampaikan pesan moral mendalam agar para santri senantiasa menjaga integritas dan tidak meniru perilaku buruk para pejabat yang terjerat kasus korupsi.
22 Okt 2026 Jumadi 27
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak para santri untuk terus mengembangkan diri, menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat mengikuti upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional  di Stadion Mini Gedongsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 228
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Jembatan Kalibelo secara simbolis di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Jembatan tersebut sebelumnya roboh akibat bencana banjir bandang pada Desember 2024.
22 Okt 2026 Jumadi 94
Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya memegang teguh nilai keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Gedangsarib, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 64
Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Batang Ketua DPRD Batang Suudi melantik Muhamad Ajif Rizal sebagai anggota Pengganti Antarwaktu (PAW) DPRD Kabupaten Batang di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 46
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Batang - Kenangan atas ganasnya bencana yang memutus Jembatan Kalibelo pada Desember 2024 lalu perlahan mengabur, berganti dengan senyum lega warga Kecamatan Tersono. Jembatan vital yang sempat lumpuh itu kini berdiri kokoh kembali, siap menghubungkan lagi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.
22 Okt 2026 Jumadi 65