Defisit 300 Tempat Tidur RS, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan

Selasa, 20 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 32 kali Kesehatan
Defisit 300 Tempat Tidur RS, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Kepala Dinas Kesehatan Batang Ida Susilaksmi menyampaikan, untuk penambahan rumah sakit di daerah Selatan, saat ditemui di Kantor Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Selasa (20/10/2026).
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.

Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Tahun 2025 mencatat fasilitas rumah sakit yang tersedia saat ini baru mengoperasikan 514 unit tempat tidur. Mengacu pada standar rasio minimal satu tempat tidur per 1.000 penduduk, Batang idealnya memiliki sedikitnya 800 unit tempat tidur. Artinya, daerah ini masih mengalami defisit sekitar 300 unit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi menekankan, pentingnya pemenuhan rasio dasar tersebut.

“Kalau yang itu kan 1.000 penduduk satu bed. Tapi kalau lebih, misalnya bisa 1.000 penduduk dua bed, itu tentu lebih bagus juga. Paling tidak, satu tempat tidur untuk 1.000 penduduk,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (20/10/2026).

Penghitungan tersebut sejauh ini baru memperhitungkan kapasitas tempat tidur rumah sakit yang sudah aktif beroperasi, belum mencakup proyeksi penambahan dari fasilitas baru yang akan berdiri.

“Di luar masalah kapasitas, tantangan lain yang tak kalah krusial adalah ketimpangan akses geografis. Masyarakat di kawasan Batang bagian selatan seperti Kecamatan Reban, Bawang, dan Blado harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju kawasan perkotaan atau wilayah tetangga untuk bisa mendapatkan perawatan medis. Untuk Bawang, Blado, itu untuk mendapatkan akses rumah sakitnya kan jauh, ke Limpung atau ke Batang. Maka butuh satu rumah sakit untuk daerah atas,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang kini menggalang dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi guna merealisasikan pembangunan rumah sakit di kawasan selatan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bahkan menyuarakan langsung aspirasi ini dalam momentum kunjungan kerja Wakil Presiden.

“Pada saat kunjungan Wapres, Pak Bupati sekalian menyampaikan ke Pak Wapres. Beliau juga menyambut positif. Terus saya dan Pak Bupati juga menyampaikan ke Pak Kadinkes Provinsi, beliau juga menyambut positif,” ungkapnya.

Kendati telah mengantongi lampu hijau dan respon hangat dari pejabat berwenang, kepastian eksekusi proyek masih harus melewati sejumlah tahapan administratif dan teknis. Tantangan paling mendesak saat ini berpusat pada perburuan lahan yang tepat.

“Kalau untuk pastinya nanti bagaimana, kami belum tahu. Makanya ini masih berupaya untuk mencarikan lahannya dulu. Upaya pencarian lokasi pun tidak sepenuhnya mulus. Beberapa lokasi strategis yang sempat masuk radar ternyata berbenturan dengan tata ruang kawasan. Ada yang pas, tapi ternyata lahan hijau. Ada yang masih belum ketemu,” terangnya.

Mengenai luasan lokasi, Pemkab Batang menargetkan area minimal satu hektare demi keleluasaan pengembangan jangka panjang. Namun, opsi pembangunan vertikal tetap terbuka jika ketersediaan lahan terbatas.

“Paling tidak satu hektare, lebih bagus lagi kalau 1,5 hektare atau lebih. Jadi untuk pengembangan ke depannya lebih gampang,” ujar dia.

Proses pengajuan resmi kini tengah bergulir seiring langkah Pemkab Batang mematangkan perencanaan lahan, penentuan tipe rumah sakit, hingga skema pembiayaan. Realisasi rumah sakit di wilayah selatan ini menjadi tumpuan besar agar pemenuhan hak atas pelayanan medis di Kabupaten Batang tak sekadar menjadi wacana di atas kertas. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif
Batang - Upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah. Kapolsek Bandar IPTU Bagus Priyo Atmojo menekankan, pentingnya menaati tata tertib berlalu lintas serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
19 Okt 2026 Jumadi 56
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 145
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 170
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Batang - Suasana Alun-Alun Batang mendadak diselimuti ketegangan yang pekat. Di bawah naungan malam, rIbuan warga berkumpul untuk satu tujuan nonton bareng (nobar) pemutaran perdana Alas Roban The Series. Namun, malam itu seolah membawa kejutan tersendiri. Di awal penayangan, insiden kecil sempat terjadi, suara dialog dari film tiba-tiba hilang, menyisakan alunan backing sound dan musik yang mencekam, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam.
19 Okt 2026 Jumadi 107
Ribuan Warga Antusias Nobar Alas Roban The Series, Bupati Batang Bidik Dampak Pariwisata Ribuan Warga Antusias Nobar Alas Roban The Series, Bupati Batang Bidik Dampak Pariwisata
Ribuan Warga Antusias Nobar Alas Roban The Series, Bupati Batang Bidik Dampak Pariwisata
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama ANTV menggelar penayangan perdana Alas Roban The Series di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam. Kegiatan dihadiri para pemeran serial tersebut dan disambut antusias ribuan warga yang mengikuti acara nonton bareng.
19 Okt 2026 Jumadi 130
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Jakarta Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah menggelar pagelaran seni Ketoprak Beksan Silir Pesisir di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (18102026). Pagelaran tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan seni budaya Kabupaten Batang kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.
18 Okt 2026 Jumadi 185