Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas

Senin, 19 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 28 kali Pelayanan Publik
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Pelajar SMPN 2 Batang mendapat edukasi Cegah Laka Perlintasan Kereta Api oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang di Lapangan SMPN 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (19/10/2026).
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.

Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.

Sejumlah edukasi dan peragaan rambu perlintasan kereta api disimulasikan di hadapan ratusan siswa oleh petugas, agar pesan keselamatan lebih cepat tersampaikan.

Koordinator Satuan Pelayanan Pekalongan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang, Taofiq Hidayat Suwarsono memandang perlu edukasi bagi pelajar, disamping karena letak sekolah yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, juga sebagai upaya meminimalisasi terjadinya kecelakaan.

“Tahun ini cukup banyak kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api, yang justru mayoritas terjadi di perlintasan yang dijaga petugas. Tahun ini ada 29 kasus kecelakaan dengan 33 korban, maka edukasi ini perlu disampaikan mengingat SMP 2 ini dekat dengan perlintasan kereta api,” katanya, saat ditemui di Lapangan SMPN 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (19/10/2026).

Edukasi ini penting terlebih aktivitas siswa setiap hari yang hilir mudik melintasi perlintasan sebidang serta banyaknya pedagang di area pasar yang juga berdekatan. Mereka kami kenalkan rambu-rambu, mengetahui regulasi termasuk sanksi sesuai perundang-undangan.

Salah satu siswi, Lila merasa lebih tenang setelah mendapat edukasi langsung dari petugas seputar cara aman saat melintas di perlintasan kereta api, untuk berangkat ke sekolah. Ia juga mendapat edukasi tentang rambu perlintasan yang perlu diketahui, karena amat penting demi mencegah terjadinya kecelakaan saat melintas di perlintasan kereta api.

“Sekarang saya jadi tahu cara melintas dengan aman dan benar, apalagi rumah saya di Petodanan Baru yang mengharuskan melewati perlintasan kereta api. Biasanya kalau berangkat diantar orang, walau sempat sedikit cemas, tapi setelah ada sosialisasi ini, jadi lebih paham dengan selogan "BERTEMAN" artinya Berhenti, Tengok kanan kiri, Aman lalu Jalan,” tuturnya.

Kepala SMPN 2 Batang Moehamad Santoso membenarkan edukasi yang disampaikan oleh petugas sangat bermanfaat bagi siswa karena setiap hari selalu melintasi perlintasan kereta api ketika berangkat maupun pulang dari sekolah. Selogan "BERTEMAN" ini mudah diingat supaya anak memahami cara melintas di perlintasan kereta api secara aman.

“Memang sedikit ada kecemasan karena anak-anak sering belum begitu memahami ketika lewat di perlintasan, kadang menerobos tanpa memperhatikan risikonya. Semoga sosialisasi ini menjadikan mereka lebih paham dan waspada ketika melewati perlintasan kereta api,” ungkapnya.

Tak hanya mengedukasi siswa, sebagai wujud kepedulian terhadap petugas penjaga pintu perlintasan kereta api, Satuan Pelayanan Pekalongan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang pun memberikan perlengkapan untuk memudahkan selama bertugas.

Salah satu Penjaga Jalan Lintas, Arifin mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan dengan pemberian perlengkapan sarana prasarana karena belum pernah ada pembaruan sejak beberapa tahun lalu.

“Dapat topi, rompi, sepatu, kotak P3K dan lainnya. Saya terima kasih karena sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu yang sudah 11 tahun mengabdi, ini mendapat perhatian,” ujar dia.

Hal yang paling dikhawatirkan apabila ketika bertugas, terjadi kerusakan pada palang pintu, atau saat cuaca buruk. Di sisi lain sempat terjadi kemacetan saat pedagang menggelar lapaknya di sekitar perlintasan kereta api.

“Alhamdulillah setelah pedagang direlokasi, sekarang tidak macet lagi waktu perlintasan dibuka,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 66
Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang
Sinergi Bareng Masyarakat, Kapolresta Gandeng Ulama Berantas Tawuran di Batang
Batang - Semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat terlihat jelas di Masjid Al-Anwar. Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, bersama jajarannya hadir langsung membaur bersama warga dalam kegiatan pengajian rutin minggu pagi.
18 Okt 2026 Jumadi 134
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Pentas Ketoprak Beksan Silir Pesisir di TMII, Bupati Batang Ajak Warga Perantauan Lestarikan Budaya Daerah
Jakarta Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah menggelar pagelaran seni Ketoprak Beksan Silir Pesisir di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (18102026). Pagelaran tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan seni budaya Kabupaten Batang kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.
18 Okt 2026 Jumadi 148
Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang
Wujudkan Keharmonisan, Kapolresta Hadiri Kegiatan Minggu Kasih GKJ Batang
Batang - Sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, Kapolresta Batang bersama jajaran melaksanakan kegiatan "Minggu Kasih" di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kabupaten Batang, Minggu (18102026). Kegiatan ini menjadi wujud kuat sinergi dan kedekatan antara aparat kepolisian dengan tokoh agama serta umat beragama.
18 Okt 2026 Jumadi 139
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 337
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 253