Batang - Laga final FIFA Piala ASEAN antara Timnas Indonesia melawan Thailand dipastikan bakal mengguncang Alun-alun Batang, Senin (5102026) malam. Ribuan pasang mata siap menyatu di depan layar besar videotron Jalan Veteran Kecamatan Batang mulai pukul 20.00 WIB demi mengawal perjuangan Skuad Garuda merengkuh takhta juara.
Batang - Laga final FIFA Piala ASEAN antara Timnas Indonesia melawan Thailand dipastikan bakal mengguncang Alun-alun Batang, Senin (5/10/2026) malam. Ribuan pasang mata siap menyatu di depan layar besar videotron Jalan Veteran Kecamatan Batang mulai pukul 20.00 WIB demi mengawal perjuangan Skuad Garuda merengkuh takhta juara.
Nonton bareng (Nobar) ini bukan sekadar ajang tontonan biasa, melainkan agenda rutin yang dirawat Pemerintah Kabupaten Batang untuk memfasilitasi dahaga euforia olahraga warga.
“Kalau Timnas itu memang sudah berkomitmen akan selalu kita tayangkan di videotron,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang Puji Setiyowati saat ditemui di Kantornya, Senin (5/10/2026).
Menyiapkan hajatan rakyat yang berpotensi menyedot lautan massa tentu butuh sinergi lintas lini. Diskominfo menggandeng Dishub, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan agar momen nonton bersama tetap berlangsung aman dan nyaman.
“Satu jam sebelum peluit pertanda laga dimulai bertiup, layar videotron yang biasanya menyala sejak pukul 16.00 WIB akan dipenuhi materi edukasi. Infografis hingga videografis penuntun ketertiban diputar agar warga yang datang lebih awal bisa langsung menyimak aturan main selama berada di lokasi. Kita akan tampilkan imbauan melalui infografis ataupun videografis sebelum penayangan pertandingan. Sehingga masyarakat yang sudah menunggu itu sudah tahu,” jelasnya.
Tumpukan sampah pasca-acara kerap menjadi persoalan klasik dalam kerumunan massa. Mengantisipasi hal itu, Pemkab Batang mewanti-wanti pengunjung agar sadar lingkungan dan tidak meninggalkan bungkus makanan atau botol minuman sembarangan.
“Menjaga kebersihan. Dalam menonton pasti mereka membawa makanan atau minuman. Nah, bekasnya tolong tidak dibuang di tempat itu. Jangan kemudian taruh saja terus tinggal kalau sudah selesai,” tegasnya.
DLH telah menyiagakan titik-titik tempat sampah di sekitar Alun-alun Batang untuk mempermudah warga menjaga kebersihan area bersama. Tak hanya urusan sampah, etika dalam memberi dukungan juga turut digarisbawahi. Antusiasme membela Timnas diharapkan diekspresikan secara santun tanpa mengganggu kenyamanan penonton lain.
“Menonton itu dengan semangat yang positif. Jangan kemudian karena antusiasnya melakukan yel-yel yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Urusan lalu lintas dan kendaraan tak luput dari penataan. Dishub Kabupaten Batang disiagakan untuk mengarahkan alur parkir agar tidak ada kendaraan yang berserakan di sembarang tempat. Mereka membawa motor, jangan sembarangan. Sudah ditata, sudah disediakan tempat parkir oleh teman-teman dari Dishub.
Bagi Diskominfo Batang, videotron Alun-alun bukan hanya panggung hiburan bola, melainkan etalase informasi publik. Berbagai sosialisasi mulai dari pembangunan daerah hingga edukasi dari kepolisian, kejaksaan, Bank Indonesia, dan KPP Pratama rutin disajikan di sana.
“Kita sebagai media untuk menyosialisasikan atau mempublikasikan informasi-informasi terkait dengan pembangunan daerah maupun informasi kebijakan pemerintah daerah. Jadi informasinya tidak hanya full pemerintah daerah internal Pemkab Batang saja. Kita juga menyasar ke lembaga-lembaga lain yang ada kaitannya,” ujar dia.
Mengenai kejutan bagi pengunjung Nobar malam nanti, Diskominfo masih berupaya menghadirkan sedikit pemanis acara.
“Kalau doorprize kita enggak pernah sampai segitunya ya. Mudah-mudahan ada, coba nanti kita usahakan, membandingkan dengan agenda Nobar film Alas Roban mendatang yang sudah pasti menyiapkan pembagian kaus dan cinderamata,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)