Batang - Banyak cara dilakukan untuk memperingati pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan keutuhan Pancasila sebagai prinsip dasar NKRI. Salah satunya dengan kegiatan Inspiratif dari Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu yang membagikan 250 bungkus sayuran kepada pengendara, sebagai wujud penghormatan dan syukur karena Pancasila masih menjadi dasar NKRI.
Batang - Banyak cara dilakukan untuk memperingati pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan keutuhan Pancasila sebagai prinsip dasar NKRI. Salah satunya dengan kegiatan Inspiratif dari Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu yang membagikan 250 bungkus sayuran kepada pengendara, sebagai wujud penghormatan dan syukur karena Pancasila masih menjadi dasar NKRI.
Program tersebut telah intens dilakukan sejak 16 tahun yang lalu dan menjadi aksi sosial rutin tiap peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Sayuran yang berasal dari hasil kolektif warga Kadilangu itu dibagikan secara cuma-cuma bagi pengendara maupun warga yang melintas di depan Komplek Makam Pahlawan Kadilangu.
Ketua Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu Bramantyo menyiapkan ratusan bungkus sayuran untuk dibagikan kepada pejalan kaki maupun pemotor yang melintas. Responsnya sangat positif karena warga yang melintas terbantu dengan aksi yang dilakukan pengurus.
“Isinya ada kol, wortel, daun bawang dan lainnya yang bisa diolah jadi masakan sayuran segar dan cocok disantap saat cuaca panas seperti sekarang. Banyak warga yang terbantu karena kebanyakan dari mereka mau belanja, namun setelah ada sayuran gratis, mereka malah senang karena bisa jadi bahan menu makan siang,” katanya saat ditemui di Komplek Makam Pahlawan Kadilangu, Kabupaten Batang, Kamis (1/10/2026).
Pesan moral yang dibawa para Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu adalah, ketika ingin bermanfaat bagi banyak orang, tidak perlu modal besar. Cukup dengan aksi berbagi sayuran yang murah meriah dapat membantu sesama.
“Semoga dengan aksi ini, bisa memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, terutama yang membutuhkan,” harapnya.
Salah satu ibu rumah tangga, Jujuk merasa terbantu dengan aksi Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu yang membagikan sayuran secara gratis karena memudahkan baginya mendapat bahan menu makan siang keluarga. Ia yang semula belum memiliki ide menu makan siang, namun setelah mendapat sayuran gratis, langsung terinspirasi mengolah menu sayur sop.
“Dari rumah memang mau belanja, tapi belum tahu, tapi belum punya bayangan mau masak menu apa. Tapi setelah dapat sayuran gratis, rencana mau masak sop lumayan, insyaallah bermanfaat, tadinya mau belanja, nggak jadi karena sudah dikasih gratis,” ungkapnya.
Menurutnya, ide bagi-bagi sayur gratis ini sangat menginspirasi dan bermanfaat karena berbagi di saat yang tepat karena bersamaan momentum Hari Kesaktian Pancasila. Ini sangat bagus ide berbagi sayuran gratis, apalagi momennya pas jam makan siang.
Sementara itu, Ketua Panitia Bersama Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Magus Prayitno membenarkan pembagian sayur gratis dari Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu merupakan salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Tak hanya itu, untuk menambah rasa syukur terhadap perjuangan para pahlawan, panitia pun menggelar khotmil quran yang menghadirkan para santri pilihan.
“Santri yang dihadirkan dari Pondok Pesantren Darul Ulum Tragung dengan membaca ayat-ayat suci Al-Quran di Komplek Makam Pahlawan Kadilangu. Ada 30 santri yang datang langsung semoga dengan amalan tersebut menjadi pahala bagi kita semua,” ujar dia.
Pesan moral yang disampaikan melalui rangkaian kegiatan tersebut, yakni ukhuwah islamiyyah, ukhuwah basyariah dan ukhuwah wathaniyah.
“Ada doa dan dialog kebangsaan dengan tokoh-tokoh Batang, yang membawa harapan agar generasi muda untuk mempererat persatuan dan kesatuan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)