Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen

Sabtu, 26 September 2026 Jumadi Dibaca 75 kali Pelayanan Publik
Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen
Wakil Kepala BGN Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono (tengah), meninjau pasien di Puskesmas Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
Batang - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang dinonaktifkan setelah ratusan orang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Mayor Jenderal TNI Trenggono saat mengunjungi korban di Puskesmas Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).

Batang - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang dinonaktifkan setelah ratusan orang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Mayor Jenderal TNI Trenggono saat mengunjungi korban di Puskesmas Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (26/9/2026).

Trenggono mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Batang pada pukul 07.00 WIB, terdapat sekitar 589 orang yang terdampak. Dari jumlah tersebut, 127 orang masih menjalani perawatan yang tersebar di dua rumah sakit dan empat puskesmas.

“Untuk di Kabupaten Batang, memang ada sekitar 589 update dari data Dinkes Batang pukul 7 pagi. Kemudian sudah mulai membaik. Yang masih dirawat tinggal 127, ada tersebar di dua rumah sakit dan empat puskesmas,” jelasnya.

Dari korban yang terdampak terdapat siswa dan orang dewasa. Sebagian orangtua atau anggota keluarga diduga ikut mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang oleh anak. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dievaluasi dalam pelaksanaan program MBG. Kalau sudah dibawa anaknya ke rumah kan ini sulit kita cek. Sehingga kebanyakan yang kena ada orangtua ataupun paman, ataupun saudara yang lainnya ikut makan, baik makannya di sore hari maupun ada juga yang di malam hari.

“BGN akan memberikan edukasi kembali terkait mekanisme pemberian makanan MBG. BGN juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar makanan MBG dikonsumsi oleh penerima manfaat di sekolah. Keterlibatan pihak sekolah diperlukan untuk memastikan makanan diberikan kepada penerima manfaat sesuai ketentuan,” terangnya.

Ia juga menyebutkan, sekolah perlu menunjuk petugas atau penanggung jawab untuk memastikan makanan dikonsumsi oleh penerima manfaat yang telah ditentukan. Perlunya juga keterlibatan dari guru, diberi PIC di sekolah untuk mendisiplinkan bahwa makanan ini diperuntukkan untuk penerima manfaat, dalam hal ini adalah siswa.

Terkait status Kepala SPPG Bela Batang Sejahtera yang sebelumnya disebut masih aktif, Trenggono menegaskan bahwa kepala dapur langsung dinonaktifkan setelah terjadi kasus keracunan.

“Kebijakan tersebut berlaku secara otomatis setiap kali terjadi kejadian keracunan yang berkaitan dengan operasional SPPG. Setiap ada kejadian, apakah itu keracunan dan lain-lain, secara otomatis kepala dapur dan operasional dapur langsung dihentikan. Kepala dapur langsung nonaktif,” tegasnya.

Penonaktifan bukan berarti kepala dapur langsung meninggalkan lokasi. Masih terdapat tanggung jawab yang harus diselesaikan selama proses evaluasi dan pembenahan dapur. Secara resmi dia sudah dicopot dari dapur itu, namun ada hal-hal yang perlu diselesaikan di dapur. Artinya pembenahan-pembenahan dan sebagainya nanti akan ditangani.

Sementara itu, operasional SPPG dihentikan sementara atau disuspensi. Status penghentian dapat ditingkatkan menjadi suspensi permanen apabila hasil investigasi menunjukkan adanya pelanggaran. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan maupun pemeriksaan pihak kepolisian.

“Apalagi sampai dampak seperti ini, mungkin suspensi berat ke arah suspensi permanen nanti. Karena sudah nanti saya cek dulu dapurnya. Kemudian juga investigasi dari lab, dari Dinkes, kemudian dari kepolisian ada Dokkes, Labfor,” ungkapnya.

Trenggono menambahkan, yayasan dan mitra memiliki peran penting dalam penyediaan sarana dan operasional dapur. Karena itu, kerja sama yang tidak berjalan dengan baik dapat menjadi alasan bagi BGN untuk menghentikan operasional dapur. Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Batang dalam menangani para korban. Ia menyebut penanganan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, kepolisian, TNI hingga BPBD.

“Kami berterima kasih kepada Pemda Kabupaten Batang yang begitu cepat, begitu sigap dibantu dengan jajarannya, apakah itu dari Polres, Kodim, BPBD dan lainnya, sehingga penanganannya sudah baik, cepat,” pungkas.

Berdasarkan perkembangan terakhir, sebagian besar korban mulai menunjukkan kondisi membaik. Pemerintah daerah dan BGN masih melakukan pemantauan serta investigasi untuk memastikan penyebab kejadian dan mencegah kasus serupa kembali terjadi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran
Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran
Batang - Suasana duka menyelimuti Kabupaten Batang setelah tersiar kabar duka mantan Bupati Batang periode 2002-2012 Bambang Bintoro berpulang ke Rahmatullah, di RS QIM, pada Jumat (2592026) sore. Suara sirine ambulans terdengar nyaring, pertanda jenazah segera diberangkatkan untuk dimakamkan di makam para Adipati sejak zaman Mataram Islam, Astana Pasekaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 75
Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai
Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai
Batang Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayor Jenderal TNI Trenggono menemukan sejumlah hal yang perlu dibenahi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 113
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementrian Agama dan unsur Media menggelar Rapat Koordinasi evaluasi tahunan terkait efektivitas kerja sama antar lembaga dan kemitraan strategis dalam sistem penanggulangan bencana di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2592026).
25 Sep 2026 Jumadi 121
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
25 Sep 2026 Jumadi 127
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Batang - Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terus membengkak. Hingga Rabu (2392026) malam, tercatat sebanyak 498 warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengeluhkan gejala serupa dari olahan makanan pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
25 Sep 2026 Jumadi 532
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 1441