Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementrian Agama dan unsur Media menggelar Rapat Koordinasi evaluasi tahunan terkait efektivitas kerja sama antar lembaga dan kemitraan strategis dalam sistem penanggulangan bencana di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2592026).
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementrian Agama dan unsur Media menggelar Rapat Koordinasi evaluasi tahunan terkait efektivitas kerja sama antar lembaga dan kemitraan strategis dalam sistem penanggulangan bencana di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (25/9/2026).
Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur capaian sinkronisasi program tanggap darurat, mitigasi, dan pemulihan pasca-bencana sepanjang tahun berjalan.
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Riza Zakiyah menegaskan, bahwa ketangguhan sebuah daerah dalam menghadapi bencana tidak bisa bertumpu pada satu instansi saja.
“Kerja sama yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan dengan seluruh mitra kerja adalah kunci utama dalam melindungi masyarakat dan meminimalkan risiko dampak bencana secara jangka Panjang,” jelasnya.
Poin yang mendasari adalah kerjsama dilintas sektor yang terencana dari perubahan ancaman, kebutuhan informasi dan koordinasi, kesiapan sumber daya, rencana kerja hingga peran tiga fase bencana.
Riza menyoroti peran strategis dan kontribusi di masing-masing OPD maupun unsur Media Massa kepada BPBD Batang melalui sistem kerja terintegrasi yang disebut pentahelix. BPBD bertindak sebagai komando dan koordinator, sedangkan OPD lain berfungsi sebagai pelaksana teknis sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
“Kerjasama antar lembaga dari unsur pemerintah/OPD, Media Massa hingga Kementrian agama memiliki peran strataegis dari data sektoral, sumber daya, dukungan kewilayahan, penyeberluasan informasi hingga jejaring satuan pendidikan penyuluhan dan komunitas keagamaan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jsph/Jumadi)