Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan

Kamis, 24 September 2026 Jumadi Dibaca 115 kali Pelayanan Publik
Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Anggota Komisi VIII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo (kanan), meninjau korban keracunan MBG di RSUD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Bawang, langsung membawa Anggota Komisi VIII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo untuk mengetahui kondisi terkini para korban. Bukan tanpa alasan, pasalnya peristiwa ini sudah terjadi untuk keduakalinya, maka sebagai langkah pencegahan, perlu diberikan peringatan keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) yang tidak memenuhi standarisasi kualitas.

Batang - Peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Bawang, langsung membawa Anggota Komisi VIII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo untuk mengetahui kondisi terkini para korban. Bukan tanpa alasan, pasalnya peristiwa ini sudah terjadi untuk keduakalinya, maka sebagai langkah pencegahan, perlu diberikan peringatan keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) yang tidak memenuhi standarisasi kualitas.

Dalam pantauannya, diakuinya sebagian besar korban adalah warga kampung halamannya dari Kecamatan Bawang. Sehingga memastikan para korban tertangani dengan baik merupakan sebuah hal penting baginya.

“Ya Allah, kuwi kabeh tetanggaku Mas Bupati, (itu semua tetangga saya Mas Bupati). Ya saya prihatin, dan cukup kaget makanya saya langsung nengok ke sini,” katanya, usai meninjau di area ruang Wijayakusuma, RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (24/9/2026).

Di sisi lain, ia pun mengapresiasi kesigapan Bupati Batang maupun tenaga medis di Puskesmas dan RSUD dalam penanganan korban terdampak keracunan MBG.

“Terima kasih Mas Bupati sama Bu Kepala Dinkes dan Bu Direktur RSUD, tetangga saya sudah ditangani dengan cepat,” ungkanya.

Menyikapi kejadian luar biasa tersebut, mantan Bupati Batang itu pun, sempat menyatakan responnya terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Saya nggak menolak program MBG, justru apresiasi kerja dari presiden yang berniat memberikan gizi bagi anak-anak Indonesia.

“Program tersebut sebetulnya baik, hanya saja perlu diketahui lebih mendalam apa orientasi para pelaksana hingga tingkat bawah. Andaikata orientasinya itu bukan meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia, tapi malah bisnis, sampai kapan Mas Daryono sebagai Kepala BGN kuat,” terangnya.

Nyatanya, satu Satuan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) melayani 2.600 porsi, yang harus dimasak dalam semalam dan didistribusikan keesokan harinya secara cepat.

“Saran saya Mas Daryono harus mulai memberikan penghargaan apabila berprestasi dan peringatan apabila SPPG bermasalah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Usai ratusan pelajar mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati M Faiz Kurniawan didampingi Direktur RSUD Batang dokter Any Rusydiani memantau kondisi terkini pelayanan korban. Melihat kejadian luar biasa tersebut, Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan para korban, ditanggung sepenuhnya oleh Pemda, dengan tetap mencukupi kebutuhan obat maupun tempat tidur pasien.
24 Sep 2026 Jumadi 40
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 2021
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 247
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 210
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Batang - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Omah Tani memadati Pendopo Kantor Bupati Batang. Senyum sumringah mewarnai tasyakuran hasil panen tahunan yang rutin digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut.
24 Sep 2026 Jumadi 21
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 241