Batang Semangat persaudaraan dan pengabdian Pramuka terus berlanjut melalui Estafet Tunas Kelapa Kwartir Cabang Batang. Setelah menempuh perjalanan di wilayah Bandar, tongkat estafet kembali diteruskan kepada Etape Wonotunggal melalui Upacara Timbang Terima Estafet Tunas Kelapa di SD Negeri Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Minggu (692026).
Batang – Semangat persaudaraan dan pengabdian Pramuka terus berlanjut melalui Estafet Tunas Kelapa Kwartir Cabang Batang. Setelah menempuh perjalanan di wilayah Bandar, tongkat estafet kembali diteruskan kepada Etape Wonotunggal melalui Upacara Timbang Terima Estafet Tunas Kelapa di SD Negeri Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Minggu (6/9/2026).
Prosesi berlangsung lancar dan penuh semangat. Sebanyak 61 anggota Pramuka dari Etape Bandar menyerahkan amanah perjalanan kepada 61 anggota Pramuka dari Etape Wonotunggal. Tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga seluruh rangkaian timbang terima dapat berjalan dengan tertib dan khidmat.
Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Wonotunggal Kukuh Tri Laksana, menyampaikan bahwa kegiatan Estafet Tunas Kelapa menjadi salah satu wujud nyata pembinaan generasi dalam Gerakan Pramuka.
“Bagi anggota Pramuka, Tunas Kelapa bukan sekadar benda yang diestafetkan. Di dalamnya terdapat pesan tentang persatuan, tanggung jawab, kedisiplinan, perjuangan, dan semangat pengabdian yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” terangnya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini, anggota Pramuka ditempa untuk memiliki karakter yang kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Dalam kegiatan ini mereka dilatih untuk mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Estafet Tunas Kelapa juga menjadi sarana bagi anggota Pramuka untuk mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan nyata.
Salah satu peserta dari Etape Wonotunggal, Herlina, mengaku sangat bahagia karena mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari tim pembawa Tunas Kelapa.
“Saya sangat senang sekali karena dapat bergabung menjadi salah satu tim pembawa Tunas Kelapa. Ini menjadi salah satu kenangan yang tak ternilai harganya buat saya,” tuturnya.
Timbang terima di SD Negeri Tambahrejo menjadi saksi bahwa perjalanan Estafet Tunas Kelapa tidak berhenti pada satu wilayah. Amanah terus berpindah, langkah terus bergerak, dan semangat kepramukaan terus menyala.
Kini, Etape Wonotunggal siap melanjutkan perjalanan, membawa Tunas Kelapa sekaligus membawa pesan persaudaraan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pengabdian untuk terus menghidupkan semangat Pramuka di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)