Rancangan Perubahan APBD Batang 2026 Diproyeksikan Defisit Rp194,3 Miliar

Kamis, 03 September 2026 Jumadi Dibaca 317 kali Acara Pimpinan Daerah
Rancangan Perubahan APBD Batang 2026 Diproyeksikan Defisit Rp194,3 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat rapat di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PABD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang. Pada rancangan perubahan ini, Pendapatan Daerah mengalami penurunan, sementara Belanja Daerah justru mengalami kenaikan hingga memicu defisit anggaran sebesar Rp194,33 miliar.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PABD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang. Pada rancangan perubahan ini, Pendapatan Daerah mengalami penurunan, sementara Belanja Daerah justru mengalami kenaikan hingga memicu defisit anggaran sebesar Rp194,33 miliar.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa struktur pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2026 direncanakan sebesar Rp1,756 triliun. Angka tersebut turun sebesar Rp64,02 miliar atau 3,52 persen dibandingkan penetapan awal yang mencapai Rp1,820 triliun.

“Penurunan terjadi pada Pendapatan Transfer yang diproyeksikan turun 5,7 persen menjadi Rp1,305 triliun. Namun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita targetkan naik 3,4 persen menjadi Rp450,60 miliar dari anggaran awal sebesar Rp435,77 miliar,” katanya dalam penyampaian Nota Keuangan di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (3/9/2026).

Di sisi pengeluaran, total Belanja Daerah pada R-APBD Perubahan 2026 direncanakan naik 3,3 persen menjadi Rp1,950 triliun dari penetapan awal sebesar Rp1,888 triliun.

“Lonjakan belanja terbesar terjadi pada komponen Belanja Modal yang naik drastis sebesar 54,18 persen. Anggaran Belanja Modal yang semula ditetapkan Rp156,20 miliar melonjak naik menjadi Rp240,84 miliar. Anggaran ini akan dialokasikan untuk pembiayaan aset tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, jaringan, irigasi, serta aset tetap lainnya,” jelasnya.

Selain belanja modal, Belanja Operasi juga mengalami kenaikan 6,71 persen menjadi Rp1,483 triliun untuk menopang kebutuhan belanja pegawai, barang dan jasa, hibah, hingga bantuan sosial. Sebaliknya, komponen Belanja Tidak Terduga (BTT) dipangkas 15,45 persen menjadi Rp9,30 miliar, dan Belanja Transfer turun 34,46 persen menjadi Rp216,56 miliar.

“Akibat dari perubahan proporsi pendapatan dan belanja daerah tersebut, Perubahan APBD Kabupaten Batang TA 2026 memperlihatkan selisih defisit sebesar Rp194,33 miliar,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan, bahwa defisit anggaran tersebut seluruhnya akan ditutup melalui pembiayaan netto, yakni memanfaatkan penerimaan pembiayaan daerah yang diproyeksikan melonjak 180,48 persen menjadi Rp196,33 miliar. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan tetap dipertahankan sebesar Rp2 miliar.

“Pemerintah Daerah berharap dokumen R-APBD Perubahan 2026 ini dapat segera dibahas bersama jajaran DPRD Kabupaten Batang untuk selanjutnya disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 66
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 115
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 136
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 97
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 259
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 819