Batang - Wakil Bupati Batang Suyono menyoroti maraknya aksi remaja yang membawa senjata tajam (sajam). Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Karnaval Kemerdekaan di depan Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (1882026).
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono menyoroti maraknya aksi remaja yang membawa senjata tajam (sajam). Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Karnaval Kemerdekaan di depan Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).
Suyono meminta orangtua, guru, dan masyarakat ikut berperan dalam memberikan edukasi kepada anak-anak agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Bertepatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini, maka Bapak/Ibu semua, anak-anak Bapak/Ibu semua harus diberikan edukasi tentang kenyamanan, tentang kedamaian. Upaya menciptakan lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Pendidikan dari keluarga dan sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak,” jelasnya.
Ia juga meminta para guru dan koordinator wilayah (Korwil) pendidikan terus memberikan teladan dan pembinaan kepada para pelajar. Harus menjaga kondusivitas lingkungan supaya aman dan damai. Untuk itu kepada seluruh Bapak/Ibu guru dan Korwil yang hari ini menjadi teladan, sudah membimbing, sudah memberikan petuah ke pelajar bahwa itulah pendidikan.
“Bahwa Kecamatan Bandar telah mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan Pendidikan. Karena itu, predikat tersebut harus diikuti dengan upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga beretika dan memiliki karakter. Bandar adalah kecamatan yang sudah mendeklarasikan sebagai Kecamatan Pendidikan,” terangnya.
Ia kemudian mengajak masyarakat Bandar meneladani pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menempatkan pendidikan sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter manusia. Pendidikan tidak hanya ilmu, tetapi pendidikan harus beretika, pendidikan harus bermartabat. Pendidikan tidak hanya menerima ijazah, tetapi pendidikan menunjukkan bahwa ilmu adalah beradab.
“Saya titip didik anak-anak Kecamatan Bandar dengan baik, jangan sampai ada tindakan kekerasan. Anak-anak tidak dibiarkan tumbuh dalam lingkungan pergaulan yang berpotensi mendorong tindakan kekerasan,” tegasnya.
Selain pendidikan di sekolah, pengawasan orangtua terhadap pergaulan anak dinilai penting untuk mencegah mereka terlibat dalam perilaku negatif. Serta untuk orangtua harus terus mengawasi anaknya dengan siapa mereka bergaul di lingkungannya. Karena mereka harus mendapatkan lingkungan yang baik.
“Selain pendekatan pendidikan dan keluarga, Pemerintah Kabupaten Batang juga berupaya meningkatkan keamanan lingkungan melalui penerangan jalan,” ujar dia.
Suyono juga menyebutkan bahwa, Pemkab Batang akan memasang ribuan lampu di sejumlah ruas jalan kabupaten, termasuk wilayah Kecamatan Bandar.
“Nanti sebentar lagi lampu akan terang. Upaya Pemkab Batang mengurangi tindakan kejahatan pada malam hari di Kecamatan Bandar akan mendapat ribuan lampu di wilayah jalan-jalan kabupaten untuk meminimalisir kejahatan-kejahatan yang terselubung,” pungkasnya.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat menciptakan Kecamatan Bandar yang aman sekaligus memperkuat identitasnya sebagai kawasan pendidikan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)