Batang - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sukses menyelenggarakan program kerja Sosialisasi dan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan Rocket Stove sebagai Sarana Pengelolaan Sampah, yang bertempat di RT 1RW 1, Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batan, Selasa (1882026).
Batang - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sukses menyelenggarakan program kerja Sosialisasi dan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan Rocket Stove sebagai Sarana Pengelolaan Sampah, yang bertempat di RT 1/RW 1, Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batan, Selasa (18/8/2026).
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip Semarang Putri Leni Maysaroh mengatakan, kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, di mana warga masih terbiasa membakar sampah secara terbuka tanpa alat pembakaran yang aman dan ramah lingkungan.
“Dengan menyasar warga desa, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan pengelola lingkungan setempat, program ini bertujuan untuk memperkenalkan rocket stove sebagai alternatif pembakaran sampah yang lebih efisien, hemat bahan bakar, serta meminimalkan asap dan pencemaran udara. Melalui program rocket stove ini, kami mendampingi warga mulai dari sosialisasi cara penggunaan hingga penyusunan SOP agar alat ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai penyusun SOP atau peraturan penggunaan rocket stove. SOP tersebut disusun secara sistematis agar warga dapat mengoperasikan rocket stove dengan tepat dan aman, mulai dari tahap persiapan bahan bakar, proses pembakaran, hingga langkah keselamatan yang perlu diperhatikan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai fungsi dan manfaat rocket stove, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik langsung pengoperasian alat serta sosialisasi SOP kepada warga. Warga tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Sementara itu, Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozikin menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa KKN.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Undip. Program rocket stove ini sangat bermanfaat bagi warga, khususnya dalam mengatasi permasalahan sampah yang selama ini menjadi keluhan. Kami berharap SOP yang telah disusun dapat terus diterapkan dan dipatuhi oleh warga secara berkelanjutan,” ujar dia.
Program kerja ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui peningkatan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dan lingkungan desa, SDGs poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengurangan volume sampah dan pemanfaatan metode pembakaran yang lebih efisien, serta SDGs poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya penekanan emisi asap dan pencemaran udara akibat pembakaran sampah terbuka. (MC Batang, Jateng/Putri Leni/Jumadi)