Batang Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan sosialisasi bertajuk "Optimalisasi Pengelolaan Sampah Melalui Edukasi dan Penguatan Kesadaran Lingkungan Sehat di Desa Jrakahpayung". Kegiatan ini turut menghadirkan praktisi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Ludfi Fuad, sebagai narasumber, sekaligus menjadi momentum peluncuran mading edukasi bertajuk "BIASA BAIK: Mading Edukasi Psikologi Lingkungan Menuju Desa Bebas Sampah" yang dipasang di lokasi strategis desa usai acara.
Batang – Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan sosialisasi bertajuk "Optimalisasi Pengelolaan Sampah Melalui Edukasi dan Penguatan Kesadaran Lingkungan Sehat di Desa Jrakahpayung". Kegiatan ini turut menghadirkan praktisi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Ludfi Fuad, sebagai narasumber, sekaligus menjadi momentum peluncuran mading edukasi bertajuk "BIASA BAIK: Mading Edukasi Psikologi Lingkungan Menuju Desa Bebas Sampah" yang dipasang di lokasi strategis desa usai acara.
Mahasiswa Fakultas Psikologi Undip Semarang Alisha Naila Nur Rahadiant mengatakan, program ini lahir dari kondisi nyata yang ditemukan tim KKN selama masa observasi lapangan. Di sejumlah RT Desa Jrakahpayung, tumpukan sampah masih kerap terlihat di beberapa titik, terutama di sekitar aliran sungai dan saluran air.
“Kebiasaan membakar sampah secara terbuka pun masih banyak dijumpai, yang pada sore hari menimbulkan asap pekat, bau tidak sedap, hingga mengganggu jarak pandang warga. Perilaku ini telah berlangsung lama dan menjadi kebiasaan turun-temurun, sehingga sulit diubah hanya dengan imbauan biasa,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).
Program ini menyoroti bagaimana kondisi lingkungan sekitar dapat memengaruhi perilaku masyarakat sehari-hari, termasuk konsep social norms atau norma sosial yang berperan penting dalam membentuk dan mengubah kebiasaan warga terhadap pengelolaan sampah.
“Perilaku membuang atau membakar sampah sembarangan itu seringkali bukan soal warga tidak tahu dampaknya, tapi karena sudah menjadi kebiasaan kolektif yang dianggap normal di lingkungan sekitar. Makanya, pendekatan psikologi lingkungan kami pakai untuk membangun norma baru yang lebih sehat, bukan sekadar informasi satu arah,” jelasnya.
Pemateri DLH Batang Ludfi Fuad menyampaikan, mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat serta dampak kesehatan dan lingkungan dari kebiasaan membakar sampah secara terbuka. Sesi ini turut terhubung dengan program multidisiplin lain dari tim KKN, termasuk pembangunan rocket stove atau insinerator sederhana yang dirancang untuk membakar sampah dengan asap yang jauh lebih minim, sebagai solusi jangka pendek atas kebiasaan pembakaran sampah warga.
“Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi, mahasiswa memasang mading edukasi psikologi lingkungan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Mading ini memuat materi mengenai pengaruh kondisi lingkungan terhadap perilaku, penerapan konsep norma sosial (social norms) dalam mendorong perubahan kebiasaan, serta ajakan membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozikin turut menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan mahasiswa. Kami berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Undip. Edukasi soal kebiasaan warga dalam mengelola sampah ini sangat kami butuhkan, apalagi ini menyangkut kesehatan dan kenyamanan bersama.
“Kegiatan ini turut mendukung pencapaian sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengelolaan sampah yang lebih baik, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui perubahan pola konsumsi dan pembuangan sampah masyarakat, serta SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) mengingat kebiasaan membakar sampah dan genangan air berkontribusi terhadap risiko kesehatan warga,” ujar dia.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tim II KKN Reguler Universitas Diponegoro di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, periode Juli–Agustus 2026, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dul Muid. (MC Batang, Jateng/Alisha Naila/Jumadi)