Mahasiswa KKN Undip Dorong Perubahan Perilaku Warga Melalui Edukasi Psikologi Lingkungan

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 47 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Dorong Perubahan Perilaku Warga Melalui Edukasi Psikologi Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Dorong Perubahan Perilaku Warga Melalui Edukasi Psikologi Lingkungan
Batang Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan sosialisasi bertajuk "Optimalisasi Pengelolaan Sampah Melalui Edukasi dan Penguatan Kesadaran Lingkungan Sehat di Desa Jrakahpayung". Kegiatan ini turut menghadirkan praktisi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Ludfi Fuad, sebagai narasumber, sekaligus menjadi momentum peluncuran mading edukasi bertajuk "BIASA BAIK: Mading Edukasi Psikologi Lingkungan Menuju Desa Bebas Sampah" yang dipasang di lokasi strategis desa usai acara.

Batang – Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan sosialisasi bertajuk "Optimalisasi Pengelolaan Sampah Melalui Edukasi dan Penguatan Kesadaran Lingkungan Sehat di Desa Jrakahpayung". Kegiatan ini turut menghadirkan praktisi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Ludfi Fuad, sebagai narasumber, sekaligus menjadi momentum peluncuran mading edukasi bertajuk "BIASA BAIK: Mading Edukasi Psikologi Lingkungan Menuju Desa Bebas Sampah" yang dipasang di lokasi strategis desa usai acara.

Mahasiswa Fakultas Psikologi Undip Semarang Alisha Naila Nur Rahadiant mengatakan, program ini lahir dari kondisi nyata yang ditemukan tim KKN selama masa observasi lapangan. Di sejumlah RT Desa Jrakahpayung, tumpukan sampah masih kerap terlihat di beberapa titik, terutama di sekitar aliran sungai dan saluran air.

“Kebiasaan membakar sampah secara terbuka pun masih banyak dijumpai, yang pada sore hari menimbulkan asap pekat, bau tidak sedap, hingga mengganggu jarak pandang warga. Perilaku ini telah berlangsung lama dan menjadi kebiasaan turun-temurun, sehingga sulit diubah hanya dengan imbauan biasa,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Program ini menyoroti bagaimana kondisi lingkungan sekitar dapat memengaruhi perilaku masyarakat sehari-hari, termasuk konsep social norms atau norma sosial yang berperan penting dalam membentuk dan mengubah kebiasaan warga terhadap pengelolaan sampah.

“Perilaku membuang atau membakar sampah sembarangan itu seringkali bukan soal warga tidak tahu dampaknya, tapi karena sudah menjadi kebiasaan kolektif yang dianggap normal di lingkungan sekitar. Makanya, pendekatan psikologi lingkungan kami pakai untuk membangun norma baru yang lebih sehat, bukan sekadar informasi satu arah,” jelasnya.

Pemateri DLH Batang Ludfi Fuad menyampaikan, mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat serta dampak kesehatan dan lingkungan dari kebiasaan membakar sampah secara terbuka. Sesi ini turut terhubung dengan program multidisiplin lain dari tim KKN, termasuk pembangunan rocket stove atau insinerator sederhana yang dirancang untuk membakar sampah dengan asap yang jauh lebih minim, sebagai solusi jangka pendek atas kebiasaan pembakaran sampah warga.

“Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi, mahasiswa memasang mading edukasi psikologi lingkungan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Mading ini memuat materi mengenai pengaruh kondisi lingkungan terhadap perilaku, penerapan konsep norma sosial (social norms) dalam mendorong perubahan kebiasaan, serta ajakan membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozikin turut menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan mahasiswa. Kami berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Undip. Edukasi soal kebiasaan warga dalam mengelola sampah ini sangat kami butuhkan, apalagi ini menyangkut kesehatan dan kenyamanan bersama.

“Kegiatan ini turut mendukung pencapaian sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengelolaan sampah yang lebih baik, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui perubahan pola konsumsi dan pembuangan sampah masyarakat, serta SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) mengingat kebiasaan membakar sampah dan genangan air berkontribusi terhadap risiko kesehatan warga,” ujar dia.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tim II KKN Reguler Universitas Diponegoro di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, periode Juli–Agustus 2026, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dul Muid. (MC Batang, Jateng/Alisha Naila/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 52
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 65
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 55
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 60
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 52