Batang - Meski penetapan kuota calon jemaah haji 1448 Hijriah belum diresmikan, namun sebanyak 883 warga Kabupaten Batang mulai menjalani Medical Check Up (MCU), sebagai syarat istithaah. Pemeriksaan dilakukan intensif mulai 18-22 Agustus 2026, di Labkesda Kabupaten Batang, dengan memfokuskan pada cek laboratorium dasar, untuk mengetahui kondisi kesehatan, sebelum penetapan kuota calon jemaah haji.
Batang - Meski penetapan kuota calon jemaah haji 1448 Hijriah belum diresmikan, namun sebanyak 883 warga Kabupaten Batang mulai menjalani Medical Check Up (MCU), sebagai syarat istithaah. Pemeriksaan dilakukan intensif mulai 18-22 Agustus 2026, di Labkesda Kabupaten Batang, dengan memfokuskan pada cek laboratorium dasar, untuk mengetahui kondisi kesehatan, sebelum penetapan kuota calon jemaah haji.
Kasi Surveilans Imunisasi dan KLB, Dinkes Batang Khairunnisa menerangkan, sebelum ditetapkan sebagai calon jemaah haji 1448 Hijriah, ke-883 warga Batang wajib menjalani prosedur rangkaian MCU. Langkah ini harus dilakukan untuk mengetahui tingkat istithaah mereka, melalui cek laboratorium dasar.
“Meliputi pemeriksaan laboratorium dasar, seperti cek darah, rongent dan elektrokadiogram untuk mengukur kesehatan jantung. Setelah rangakaian tersebut dilalui, pemeriksaan akan dilanjutkan ke Puskesmas masing-masing,” katanya, saat ditemui di Labkesda Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).
Apabila ditemukan calon jemaah haji yang terindikasi mengalami kerawanan penyakit tidak menular, maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Bahkan, apabila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit.
“Beberapa penyakit yang rawan dialami calon jemaah haji di antaranya diabetes melitus, gangguan jantung hingga gagal ginjal. Karena baru hari pertama MCU, belum diketahui ada tidaknya calon jemaah haji yang terindikasi PTM, namun karena kami menerapkan layanan dalam sehari, hasilnya akan segera diketahui hari ini juga dan kami laporkan ke Puskesmas terdekat,” jelasnya.
Saat ini pemeriksaan dilakukan petugas medis kepada 883 calon jemaah haji yang didominasi rentan usia 40 hingga 85 tahun.
Salah satu calon jemaah haji, Arifin Ahmad ASN Pemkab Batang, segera melakukan MCU setelah mendapat pemberitahuan dari KBIHU. Sejumlah rangakaian pemeriksaan telah dilakukan mulai dari tes urin, cek darah hingga rongent, untuk memastikan Istithaah dan mampu berangkat ke Tanah Suci 2027 mendatang.
“Hasil cek kesehatannya belum tahu, katanya nanti mau dikirim ke Puskesmas, lalu diinformasikan ke kami. Untuk menjaga kesehatan, tiap bagi rutin olahraga pagi sejam sebelum ke kantor dan itu sudah saya lakukan sejak beberapa waktu lalu,” ujar dia.
Sebagai calon jemaah haji, ia justru mendukung apabila MCU dilakukan sedini mungkin, agar kepastian istithaah segera keluar. Sehingga membantu memudahkan proses pelunasan biaya ibadah haji nantinya.
“Khawatirnya kalau terlalu mepet dikhawatirkan menjadi kendala bahkan bisa tertunda. Insyaallah saya istithaah berdoa selalu supaya dimudahkan segala prosesnya,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)