Tingkatkan Kesadaran Warga, Mahasiswa KKN Undip Olah Data Survei Sampah Menjadi Banner Edukasi

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 26 kali Lingkungan
Tingkatkan Kesadaran Warga, Mahasiswa KKN Undip Olah Data Survei Sampah Menjadi Banner Edukasi
Tingkatkan Kesadaran Warga, Mahasiswa KKN Undip Olah Data Survei Sampah Menjadi Banner Edukasi
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari melaksanakan program kerja multidisiplin berupa survei dan analisis deskriptif perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Hasil survei tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk banner edukasi yang dipasang di aula balai Desa Jrakahpayung.

Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari melaksanakan program kerja multidisiplin berupa survei dan analisis deskriptif perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Hasil survei tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk banner edukasi yang dipasang di aula balai Desa Jrakahpayung.

“Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap masih dominannya kebiasaan membakar sampah rumah tangga secara mandiri oleh masyarakat Desa Jrakahpayung. Kebiasaan tersebut turut berkaitan dengan pernah munculnya wabah chikungunya di beberapa RT setempat, mengingat genangan air dan lingkungan yang kurang terkelola dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Kondisi tersebut diperparah dengan belum tersedianya data yang menggambarkan secara jelas bagaimana pola pengelolaan, pemilahan, dan kendala yang dihadapi warga dalam mengelola sampah rumah tangga mereka, sehingga penyusunan media edukasi yang sesuai dengan kondisi masyarakat sulit dilakukan.

“Pelaksanaan program diawali dengan penyusunan instrumen survei mengenai perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Instrumen ini dirancang untuk menggali informasi mengenai kebiasaan warga dalam membuang dan memilah sampah, ketersediaan fasilitas pendukung, serta kendala yang dihadapi sehari-hari,” jelasnay.

Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner Google Form yang difasilitasi oleh perangkat desa kepada masyarakat, serta wawancara langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) kepada warga yang ditemui selama pelaksanaan KKN. Seluruh jawaban yang terkumpul kemudian direkap dalam spreadsheet untuk memudahkan proses pengolahan data.

“Data hasil survei tersebut kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dan disajikan secara visual dalam bentuk diagram batang dan diagram lingkaran. Pengolahan data tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, mulai dari kebiasaan warga dalam memilah dan membuang sampah hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Temuan tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam penyusunan materi edukasi pada banner agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan,” terangnya.

Dian Nurmalasari menyebutkan, berdasarkan hasil survei, sebanyak 75% warga masih membakar sampah rumah tangga. Kebiasaan tersebut dilakukan dengan frekuensi yang cukup tinggi, dengan 50% warga membakar sampah 2–3 kali dalam seminggu, sementara 41,7% warga melakukannya setiap hari. Dalam hal pemilahan, hanya 29,2% warga yang selalu memilah sampah berdasarkan jenisnya, sedangkan 37,5% hanya sesekali memilah dan 33,3% tidak pernah memilah sampah.

“Hasil survei juga menunjukkan bahwa 62,5% warga menyatakan tidak tersedia fasilitas khusus untuk pembakaran sampah di sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu, 54,2% warga menyebutkan tidak tersedianya tempat atau fasilitas pembakaran sebagai salah satu kendala dalam pengelolaan sampah, sementara 75% warga menilai diperlukan fasilitas pembakaran sampah di lokasi tertentu. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dalam penyusunan materi edukasi mengenai pengelolaan sampah yang divisualisasikan melalui banner,” imbuhnya.

Media edukasi banner dipilih agar dapat dipasang secara permanen di titik yang lebih strategis dan mudah dijangkau oleh warga, yaitu di aula balai Desa Jrakahpayung. Banner tersebut menampilkan visualisasi hasil survei perilaku pengelolaan sampah rumah tangga dalam bentuk diagram, sehingga masyarakat dapat memahami kondisi pengelolaan sampah di lingkungannya secara sekilas dan mudah dibaca, tanpa perlu membaca laporan yang panjang.

Sekretaris Desa Jrakahpayung Udin Setiawan menyambut baik penyusunan media edukasi berbasis data ini. Banner ini sangat membantu, karena datanya diambil langsung dari warga kami sendiri. Jadi ketika dipasang, warga bisa lebih mudah merasa terhubung dan tergerak untuk memperbaiki cara mengelola sampah di rumah masing-masing.

“Media edukasi banner dipilih agar dapat dipasang secara permanen di titik yang lebih strategis dan mudah dijangkau oleh warga, yaitu di aula balai Desa Jrakahpayung. Banner tersebut menampilkan visualisasi hasil survei perilaku pengelolaan sampah rumah tangga dalam bentuk diagram, sehingga masyarakat dapat memahami kondisi pengelolaan sampah di lingkungannya secara sekilas dan mudah dibaca, tanpa perlu membaca laporan yang panjang,” ujar dia.

Program ini diharapkan dapat menjadi dasar pendukung bagi implementasi program pengelolaan sampah lain yang dijalankan tim KKN di Desa Jrakahpayung, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa KKN terhadap capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). (MC Batang, Jateng/Dian Nurmalasari/Jumadi)

Berita Lainnya

DP3AP2KB Batang Terus Tekankan Pemenuhan Gizi Tepat Sasaran DP3AP2KB Batang Terus Tekankan Pemenuhan Gizi Tepat Sasaran
DP3AP2KB Batang Terus Tekankan Pemenuhan Gizi Tepat Sasaran
Batang - Perjuangan menekan angka stunting di Kabupaten Batang masih membentur tembok curam bentang alam. Meski Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gencar digulirkan untuk kelompok rentan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (kelompok 3B) manfaatnya belum dirasakan merata. Medan yang ekstrem membuat warga di wilayah terluar, seperti Desa Pranten (Kecamatan Bawang) dan Nggerlang, hingga kini belum tersentuh layanan vital ini.
18 Ags 2026 Jumadi 29
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.
18 Ags 2026 Jumadi 42
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan booklet Air Jernih, Desa Sehat berisi hasil uji kualitas empat titik mata air. Penyerahan dilakukan di salah satu RT Desa Jrakahpayung dan diterima langsung oleh Kepala Desa serta Sekretaris Desa, disaksikan perwakilan RT setempat.
18 Ags 2026 Jumadi 36
HUT Ke-81 RI, Dinkes Batang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk ASN dan Masyarakat HUT Ke-81 RI, Dinkes Batang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk ASN dan Masyarakat
HUT Ke-81 RI, Dinkes Batang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk ASN dan Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (1882026), mulai pukul 07.30 WIB dan ditargetkan selesai sebelum pukul 12.00 WIB.
18 Ags 2026 Jumadi 42
Merdeka dari Penyakit, Intip Keseruan ASN dan Warga Batang Berburu CKG Merdeka dari Penyakit, Intip Keseruan ASN dan Warga Batang Berburu CKG
Merdeka dari Penyakit, Intip Keseruan ASN dan Warga Batang Berburu CKG
Batang - Suasana Pendopo Kabupaten Batang tampak berbeda, deretan kursi terisi penuh oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga lokal yang antusias memeriksakan kondisi tubuh mereka. Memanfaatkan momentum Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menggelar aksi cek kesehatan gratis sebagai bentuk 'kemerdekaan' dari ancaman penyakit tersembunyi.
18 Ags 2026 Jumadi 35