Tingkatkan Kesadaran Warga, Mahasiswa KKN Undip Olah Data Survei Sampah Menjadi Banner Edukasi

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 179 kali Lingkungan
Tingkatkan Kesadaran Warga, Mahasiswa KKN Undip Olah Data Survei Sampah Menjadi Banner Edukasi
Tingkatkan Kesadaran Warga, Mahasiswa KKN Undip Olah Data Survei Sampah Menjadi Banner Edukasi
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari melaksanakan program kerja multidisiplin berupa survei dan analisis deskriptif perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Hasil survei tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk banner edukasi yang dipasang di aula balai Desa Jrakahpayung.

Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Statistika Dian Nurmalasari melaksanakan program kerja multidisiplin berupa survei dan analisis deskriptif perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Hasil survei tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk banner edukasi yang dipasang di aula balai Desa Jrakahpayung.

“Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap masih dominannya kebiasaan membakar sampah rumah tangga secara mandiri oleh masyarakat Desa Jrakahpayung. Kebiasaan tersebut turut berkaitan dengan pernah munculnya wabah chikungunya di beberapa RT setempat, mengingat genangan air dan lingkungan yang kurang terkelola dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Kondisi tersebut diperparah dengan belum tersedianya data yang menggambarkan secara jelas bagaimana pola pengelolaan, pemilahan, dan kendala yang dihadapi warga dalam mengelola sampah rumah tangga mereka, sehingga penyusunan media edukasi yang sesuai dengan kondisi masyarakat sulit dilakukan.

“Pelaksanaan program diawali dengan penyusunan instrumen survei mengenai perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Instrumen ini dirancang untuk menggali informasi mengenai kebiasaan warga dalam membuang dan memilah sampah, ketersediaan fasilitas pendukung, serta kendala yang dihadapi sehari-hari,” jelasnay.

Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner Google Form yang difasilitasi oleh perangkat desa kepada masyarakat, serta wawancara langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) kepada warga yang ditemui selama pelaksanaan KKN. Seluruh jawaban yang terkumpul kemudian direkap dalam spreadsheet untuk memudahkan proses pengolahan data.

“Data hasil survei tersebut kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dan disajikan secara visual dalam bentuk diagram batang dan diagram lingkaran. Pengolahan data tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Jrakahpayung, mulai dari kebiasaan warga dalam memilah dan membuang sampah hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Temuan tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam penyusunan materi edukasi pada banner agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan,” terangnya.

Dian Nurmalasari menyebutkan, berdasarkan hasil survei, sebanyak 75% warga masih membakar sampah rumah tangga. Kebiasaan tersebut dilakukan dengan frekuensi yang cukup tinggi, dengan 50% warga membakar sampah 2–3 kali dalam seminggu, sementara 41,7% warga melakukannya setiap hari. Dalam hal pemilahan, hanya 29,2% warga yang selalu memilah sampah berdasarkan jenisnya, sedangkan 37,5% hanya sesekali memilah dan 33,3% tidak pernah memilah sampah.

“Hasil survei juga menunjukkan bahwa 62,5% warga menyatakan tidak tersedia fasilitas khusus untuk pembakaran sampah di sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu, 54,2% warga menyebutkan tidak tersedianya tempat atau fasilitas pembakaran sebagai salah satu kendala dalam pengelolaan sampah, sementara 75% warga menilai diperlukan fasilitas pembakaran sampah di lokasi tertentu. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dalam penyusunan materi edukasi mengenai pengelolaan sampah yang divisualisasikan melalui banner,” imbuhnya.

Media edukasi banner dipilih agar dapat dipasang secara permanen di titik yang lebih strategis dan mudah dijangkau oleh warga, yaitu di aula balai Desa Jrakahpayung. Banner tersebut menampilkan visualisasi hasil survei perilaku pengelolaan sampah rumah tangga dalam bentuk diagram, sehingga masyarakat dapat memahami kondisi pengelolaan sampah di lingkungannya secara sekilas dan mudah dibaca, tanpa perlu membaca laporan yang panjang.

Sekretaris Desa Jrakahpayung Udin Setiawan menyambut baik penyusunan media edukasi berbasis data ini. Banner ini sangat membantu, karena datanya diambil langsung dari warga kami sendiri. Jadi ketika dipasang, warga bisa lebih mudah merasa terhubung dan tergerak untuk memperbaiki cara mengelola sampah di rumah masing-masing.

“Media edukasi banner dipilih agar dapat dipasang secara permanen di titik yang lebih strategis dan mudah dijangkau oleh warga, yaitu di aula balai Desa Jrakahpayung. Banner tersebut menampilkan visualisasi hasil survei perilaku pengelolaan sampah rumah tangga dalam bentuk diagram, sehingga masyarakat dapat memahami kondisi pengelolaan sampah di lingkungannya secara sekilas dan mudah dibaca, tanpa perlu membaca laporan yang panjang,” ujar dia.

Program ini diharapkan dapat menjadi dasar pendukung bagi implementasi program pengelolaan sampah lain yang dijalankan tim KKN di Desa Jrakahpayung, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa KKN terhadap capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). (MC Batang, Jateng/Dian Nurmalasari/Jumadi)

Berita Lainnya

Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
21 Okt 2026 Jumadi 50
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 140
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 166
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 137
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (21102026) malam. Peresmian tersebut ditandai dengan kegiatan lari bersama yang diikuti sekitar 600 pelari untuk menjajal lintasan baru tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 56
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 107