Batang - Pelajar SMP Negeri 4 Batang berupaya mengenal beragam profesi maupun kebudayaan, dengan menggelar karnaval kostum unik. Karnaval menjadi salah satu upaya, agar para pelajar lebih menyiapkan mental untuk menentukan cita-cita masa depan, sekaligus merayakan Dies Natalis Ke-46 SMPN 4 Batang. Untuk memeriahkannya sebanyak 650 siswa bersama para pendidik mengenakan berbagai kostum adat hingga berbagai profesi, agar memiliki optimisme yang tinggi.
Batang - Pelajar SMP Negeri 4 Batang berupaya mengenal beragam profesi maupun kebudayaan, dengan menggelar karnaval kostum unik. Karnaval menjadi salah satu upaya, agar para pelajar lebih menyiapkan mental untuk menentukan cita-cita masa depan, sekaligus merayakan Dies Natalis Ke-46 SMPN 4 Batang. Untuk memeriahkannya sebanyak 650 siswa bersama para pendidik mengenakan berbagai kostum adat hingga berbagai profesi, agar memiliki optimisme yang tinggi.
Salah satu siswi Salsa sengaja mengenakan properti layaknya reporter untuk memeriahkan Dies Natalis Ke-46 SMPN 4 Batang.
“Hari ini melaporkan kegiatan karnaval, dalam rangka memeriahkan Dies Natalis SMPN 4 Batang. Namanya Salsa jadi reporter berita tivi,” katanya saat ditemui di sepanjang Jalan Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Jumat (31/7/2026).
Tak hanya memperagakan ragam kostum dan properti unik, para siswa juga mengasah kemampuannya dalam memperagakan busana layaknya model profesional. Salah satunya, Dinara dan Atha yang sedikit unik karena mengenakan kostum yang tak seragam, yakni gadis nelayan dan pemuda Minang.
“Tadi memang sedikit ada kendala, karena pasangannya terlambat berdandan, sementara harus segera tampil. Tapi karena kami profesional, tetap tampil walau kostumnya berbeda, satu kostum adat Sumatera dan profesi nelayan,” tuturnya.
Untuk memantapkan penampilan, Dinara sempat berlatih beberapa menit, hingga hasilnya memuaskan. Diakui kepercayaan dirinya muncul karena sering tampil dalam beberapa even kejuaraan seni vokal maupun puisi.
“Udah pernah Juara 1 lomba seni vokal tingkat kabupaten jadi sudah terbiasa. Dan lewat karnaval ini berdampak positif bagi siswa karena memupuk kekompakan dalam satu tim, semoga semuanya makin kreatif,” harapnya.
Respons positif pun diungkapkan Ketua panitia Dies Natalis SMPN 4 Batang Albert Rizal dengan mengenakan ragam kostum profesi menanamkan mental positif untuk meraih cita-citanya.
“Di samping melestarikan budaya, mereka juga agar memiliki wawasan yang luas untuk masa depan. Selain itu, untuk mengenalkan budaya Nusantara, para siswa menampilkan peragaan busana mulai adat Jawa hingga Sumatera dan lainnya. Semoga siswa-siswi kami tidak melupakan budaya negerinya, dan memiliki kebanggaan terhadap tempatnya menimba ilmu,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)