Bupati Batang Resmi Luncurkan Aplikasi Batang InvesTA guna Pangkas Birokrasi dan Dorong Investasi

Rabu, 29 Juli 2026 Jumadi Dibaca 38 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Resmi Luncurkan Aplikasi Batang InvesTA guna Pangkas Birokrasi dan Dorong Investasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), meresmikan Aplikasi Batang InVesta di Pendopo Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Derasnya arus investasi yang mengalir ke Kabupaten Batang mulai membuahkan hasil nyata bagi perekonomian daerah. Tak sekadar meramaikan kawasan industri, kehadiran para penanam modal terbukti mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Batang - Derasnya arus investasi yang mengalir ke Kabupaten Batang mulai membuahkan hasil nyata bagi perekonomian daerah. Tak sekadar meramaikan kawasan industri, kehadiran para penanam modal terbukti mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengungkapkan, bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang year-on-year pada tahun 2025 berhasil ditutup dengan angka impresif.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang year-on-year pada tahun 2025 kemarin, di kuartal keempat ditutup dengan angka di atas 8%, tetapi secara keseluruhan year-on-year pada tahun 2025 di angka 7,79%,” katanya usai meresmikan Aplikasi Batang InvesTA di Pendopo Batang, Kabupaten Batang, Rabu (29/7/2026).

Faiz menegaskan, pencapaian tersebut tak lepas dari peran serta para investor dan jajaran pemangku kepentingan yang terus mempercayakan modalnya di Batang. Menurutnya, investasi tidak hanya menggerakkan angka statistik, tetapi juga memberikan jaminan kesejahteraan yang lebih pasti bagi warga.

“Hadirnya investasi di Kabupaten Batang menjadi angin segar untuk tumbuhnya perekonomian... Yang semula tidak punya pekerjaan menjadi punya pekerjaan. Yang semula informal bisa menjadi formal dengan jaminan kepastian gaji, dengan jaminan kepastian kesehatan, dengan jaminan kepastian keselamatan kerja,” jelasnya.

Ekspor Melambung, Kunjungan Wisata Membaik

Dampak positif geliat investasi ini merembet ke berbagai sektor kehidupan masyarakat. Realisasi investasi pada semester I tahun 2026 saja telah menembus angka Rp6,1 triliun yang terpusat di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Grand Batang Industrial Park, serta aglomerasi industri lainnya.

“Tak hanya itu, kinerja perdagangan luar negeri Kabupaten Batang melonjak tajam. Pada tahun 2025, nilai ekspor mencatatkan angka 378,24 juta Dolar AS atau melejit hingga 153,17% dibanding tahun sebelumnya,” terangnya.

Kondisi ini sejalan dengan perubahan status Batang dari daerah perlintasan menjadi daerah tujuan. Melalui penambahan rute kereta api, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Batang sepanjang tahun 2025 meningkat 41% mencapai 49.000 orang. Sektor pariwisata, pajak restoran, hingga jasa hiburan pun turut merasakan manisnya dampak imbas tersebut.

“Di sektor ketenagakerjaan, program 'Daker' berhasil menyalurkan 8.200 tenaga kerja. Keberhasilan ini memangkas angka pengangguran terbuka sekitar 2.500 orang, menjadikan Batang sebagai daerah dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Inovasi Batang InvesTA: Kemudahan Layanan di Ujung Jari

Untuk menjaga tren positif tersebut dan memperluas kawasan industri baru, Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan platform digital Batang InvesTA melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Langkah ini diambil untuk memangkas birokrasi dan meminimalisasi risiko sengketa atau kendala tata ruang yang kerap dialami calon investor.

“Banyak juga investor yang datang ke Kabupaten Batang sudah terlanjur beli tanah, ternyata setelah diurus perizinannya enggak bisa diberikan izin. Kenapa, karena tanahnya di Lahan Baku Sawah, maka kami berharap dengan Batang InvesTA ini, sejak orang mau berinvestasi di Kabupaten Batang, dia sudah tergambarkan area-area mana saja yang dibolehkan untuk dibangun industri,” tegasnya.

Ia juga menargetkan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di seluruh kecamatan pada tahun 2027 mendatang dengan dukungan World Bank, sehingga pengurusan perizinan seperti Kesesuaian Rencana Kota (KRK) dapat berjalan otomatis secara digital tanpa perlu tatap muka.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Batang Margo Santosa menjelaska,n bahwa Batang InvesTA dirancang sebagai sarana transformasi digitalisasi layanan publik yang mengintegrasikan seluruh data investasi.

“Harapannya adalah akan memberikan informasi dan data semua investasi/investor yang ada di Kabupaten Batang... ketika ada investor masuk, mereka tidak perlu ke kantor kami. Mereka cukup membuka Batang InvesTA ini, nanti semua informasi terkait dengan investasi sudah ada di situ,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Menjaga Nadi Sawah Batang, Mengalirkan Air dan Merawat Ketahanan Pangan Menjaga Nadi Sawah Batang, Mengalirkan Air dan Merawat Ketahanan Pangan
Menjaga Nadi Sawah Batang, Mengalirkan Air dan Merawat Ketahanan Pangan
Batang - Di balik indahnya hamparan hijau persawahan di Kabupaten Batang, ada perjuangan tak henti untuk memastikan setiap bulir air sampai ke akar tanaman petani. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemerintah Kabupaten Batang terus menggenjot pembenahan saluran irigasi agar nadi pertanian daerah ini tidak terputus.
29 Jul 2026 Jumadi 16
Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon
Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon
Batang - Jajaran Direksi bersama karyawan PUDAM Sendang Kamulyan menggelar tasyakuran dengan menyalurkan bantuan modal bagi warga sekitar Mata Air Bismo. Mata air yang menjadi sumber utama air baku dalam memasok kebutuhan masyarakat se-Kabupaten Batang, terus diupayakan agar alam senantiasa terjaga sehingga mampu meregenerasi air bersih dengan intens dilakukan penanaman pohon.
29 Jul 2026 Jumadi 31
HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air
HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air
Batang - Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang memperingati HUT Ke-33 dengan menggelar tasyakuran, penanaman pohon, serta penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM dan masyarakat di kawasan Sumber Mata Air Bismo, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Rabu (2972026).
29 Jul 2026 Jumadi 19
Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal
Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal
Batang - Kabupaten Batang bersiaga menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dijadwalkan menghadiri agenda nasional akad massal 62.000 unit rumah subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kawasan Puri Delta City Side, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).
29 Jul 2026 Jumadi 97
PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air
PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air
Batang - Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang terus memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 1.200 sambungan rumah (SR) baru sebagai bagian dari pengembangan layanan air bersih di Kabupaten Batang dengan adanya program KPR bersubsidi dari Presiden Prabowo.
29 Jul 2026 Jumadi 15
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 116