Batang Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
Batang – Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ASN mengenai kemudahan memiliki rumah layak huni melalui program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah.
Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih menyampaikan, bahwa kebutuhan akan hunian yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan ASN. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Batang mendukung penuh upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses kepemilikan rumah melalui Program FLPP.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap, ASN memperoleh informasi yang lengkap mengenai Program KPR Sejahtera FLPP. Program ini menjadi kesempatan yang baik bagi ASN yang belum memiliki rumah agar dapat mewujudkan hunian yang layak dengan skema pembiayaan yang ringan dan terjangkau,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kepemilikan rumah yang layak tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga, tetapi juga dapat meningkatkan motivasi serta produktivitas ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui sinergi antara Pemkab Batang dan Bank Jateng, kami berharap semakin banyak ASN yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama melalui Program KPR Sejahtera FLPP. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar akan tempat tinggal, ASN diharapkan dapat semakin fokus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan publik yang optimal,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pemasaran I BP Tapera Rr Mungki Indriati Pratiwi menyampaikan, bahwa Program KPR Sejahtera FLPP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk ASN yang memenuhi persyaratan, agar dapat memiliki rumah layak huni.
“Melalui Program KPR Sejahtera FLPP, pemerintah berkomitmen menghadirkan pembiayaan perumahan yang terjangkau, dengan suku bunga tetap, tenor panjang, dan uang muka yang ringan. Kami berharap semakin banyak ASN di Kabupaten Batang yang memanfaatkan program ini sebagai kesempatan untuk memiliki rumah pertama,” terangnya.
Ia menambahkan, keberhasilan penyaluran FLPP tidak lepas dari sinergi antara BP Tapera, pemerintah daerah, dan bank penyalur. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi menjadi langkah penting agar informasi mengenai persyaratan, mekanisme pengajuan, hingga manfaat program dapat dipahami secara menyeluruh oleh para calon penerima.
“Kami mengapresiasi Pemkab Batang dan Bank Jateng selaku bank penyalur yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan sosialisasi ini. Semoga melalui kerja sama yang baik ini, penyaluran FLPP dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi ASN dalam mewujudkan hunian yang layak, aman, dan berkualitas,” ujar dia.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Batang Sigit Aji Pamungkas menambahkan, bahwa Bank Jateng sebagai bank penyalur berkomitmen mendukung program pemerintah dalam penyediaan pembiayaan perumahan bagi masyarakat, termasuk ASN di Kabupaten Batang.
“Bank Jateng siap memberikan pendampingan kepada ASN yang ingin memanfaatkan Program KPR Sejahtera FLPP. Kami berharap semakin banyak ASN yang dapat memiliki rumah pertama melalui fasilitas pembiayaan bersubsidi ini dengan proses yang mudah, cepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Program KPR Sejahtera FLPP merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan tertentu memiliki rumah dengan berbagai kemudahan, seperti suku bunga tetap yang terjangkau, uang muka ringan, serta tenor pembiayaan yang panjang.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai prosedur pengajuan, persyaratan administrasi, hingga simulasi pembiayaan sehingga dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas sebelum mengajukan KPR,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)