DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah

Selasa, 28 Juli 2026 Jumadi Dibaca 9 kali Pelayanan Publik
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Sejumlah pasangan mendapat bimbingan konseling oleh DP3AP2KB Batang saat pra nikah di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Secara keseluruhan, Pengadilan Agama (PA) Batang menerima 206 permohonan dispensasi kawin pada periode tersebut. Angka ini meningkat dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 156 permohonan. Mayoritas pemohon dispensasi merupakan remaja perempuan berusia 15 hingga 18 tahun.

Meski total pengajuan meningkat, Pemkab Batang mencatat tren pernikahan anak sebenarnya mulai menekan. Namun, tantangan baru muncul seiring maraknya fenomena nikah siri di tengah masyarakat. Menanggapi kondisi ini, Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo menegaskan, pihak instansinya terus memperketat benteng pencegahan lewat kolaborasi lintas sektor.

“Kami bekerja sama dengan Pengadilan Agama. Kemudian kami juga membuka Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang memberikan edukasi secara preventif. Kami juga masuk ke sekolah-sekolah karena anak-anak usia sekolah menjadi kelompok yang paling mudah dijangkau untuk diberikan pemahaman agar tidak menikah di usia dini,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (28/7/2026).

Guna menekan angka permohonan yang lolos, setiap berkas dispensasi yang masuk ke PA Batang kini diwajibkan melewati pintu konseling DP3AP2KB terlebih dahulu. Hasil asesmen psikologis dan edukasi tersebut nantinya diserahkan kepada hakim sebagai bahan pertimbangan utama.

“PA akan merujuk kepada kami untuk dilakukan konseling. Nanti hasil konseling kami sampaikan kepada hakim, karena hakim yang akan memutuskan apakah dispensasi itu dikabulkan atau tidak,” jelasnya.

Guna memangkas alur birokrasi, kerja sama tersebut diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU). Petugas konselor DP3AP2KB kini disiagakan langsung di kantor PA Batang setiap hari Kamis.

“Sekarang sudah ada MoU dengan PA. Kami diberikan ruang untuk melakukan konseling langsung di kantor PA setiap hari Kamis. Ini untuk memperpendek birokrasi dan mempermudah masyarakat, terutama yang datang dari wilayah yang jauh,” ungkapnya.

Tak berhenti di ranah hukum peradilan, DP3AP2KB turut menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Batang. Para penyuluh agama di tingkat kecamatan diterjunkan ke ruang-ruang publik dan keagamaan untuk mengikis cara pandang masyarakat terkait nikah muda.

“Harapannya para penyuluh agama dan tokoh masyarakat bisa terus mengedukasi masyarakat melalui pengajian, kelompok masyarakat, RT, RW, dan sebagainya agar angka pernikahan dini semakin bisa ditekan,” harapnya.

Joko tak menampik, mayoritas permohonan yang masuk dilatarbelakangi hubungan remaja yang terlanjur jauh hingga kasus kehamilan di luar nikah. Namun, bagi permohonan yang belum masuk fase tersebut, pihaknya berupaya keras mengintervensi agar pernikahan ditunda.

Kalau memang belum hamil, kami melakukan berbagai upaya agar pernikahan bisa ditunda melalui edukasi. Tujuannya agar anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik dan siap membangun keluarga.

“Data DP3AP2KB menunjukkan, permohonan dari anak berusia 15 tahun menjadi kelompok yang paling banyak ditolak oleh hakim karena dinilai belum matang secara fisik maupun mental. Pemkab Batang berharap sinergi erat antarlembaga dan tokoh masyarakat ini mampu memutus mata rantai pernikahan anak serta dampak sosial yang menyertainya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 15
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 12
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 82
Penataan Dipercepat, DPUPR Siapkan Drainase Pengendali Banjir di Jalan Pattimura Batang Penataan Dipercepat, DPUPR Siapkan Drainase Pengendali Banjir di Jalan Pattimura Batang
Penataan Dipercepat, DPUPR Siapkan Drainase Pengendali Banjir di Jalan Pattimura Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan penataan kawasan Jalan Pattimura seiring proses relokasi pedagang Pasar Batang ke kios bagian dalam pasar. Kawasan yang selama ini ditempati pedagang akan ditata menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tematik yang dilengkapi sistem drainase baru, trotoar, hingga fasilitas publik untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
27 Jul 2026 Jumadi 105
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
Batang - KEK Industropolis Batang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi pada ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding Signing yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada 23 Juli 2026.
27 Jul 2026 Jumadi 63
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
Batang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memberikan penjelasan terkait mekanisme persetujuan dan komitmen anggaran daerah untuk Program Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Penerangan Jalan Umum (PJU) "Batang Terang".
27 Jul 2026 Jumadi 59