Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Kamis, 16 Juli 2026 Jumadi Dibaca 25 kali Pelayanan Publik
Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik.
Batang Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo resmi mengukuhkan status Polres Batang menjadi Polresta Batang melalui upacara resmi di halaman Polresta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1672026).

Batang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo resmi mengukuhkan status Polres Batang menjadi Polresta Batang melalui upacara resmi di halaman Polresta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (16/7/2026).

Dalam pengukuhan tersebut turut dihadiri Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Dandim 0736/Batang Letkol Inf Didik Sudarmawan, Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Ketua Pengadilan Negeri Batang, serta perwakilan dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Bhimasena Power Indonesia.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan, bahwa perubahan status dari Polres menjadi Polresta bukan sekadar pergantian nomenklatur organisasi. Menurutnya, peningkatan tipe merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Peningkatan status tersebut, diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menjawab tantangan keamanan yang terus berkembang seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Batang. Status baru ini harus diikuti dengan peningkatan kemampuan organisasi, kecepatan respons dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Batang kini memiliki posisi strategis di Jawa Tengah. Keberadaan kawasan industri yang terus berkembang mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, investasi, hingga dinamika sosial yang membutuhkan kesiapan aparat kepolisian. Karena itu, Polresta Batang dituntut menjadi organisasi yang semakin responsif, adaptif, dan profesional dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayahnya.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh pihak yang selama ini telah membangun sinergi bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.

“Saya atas nama pimpinan Polri di Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang dan Forkopimda atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Bahwa meningkatnya status organisasi juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta terus meningkatkan kompetensi melalui proses belajar dan latihan secara berkelanjutan,” terangnya.

Untuk memperbaiki institusi hanya ada dua cara, yaitu belajar dan berlatih. Rekan-rekan harus terus meningkatkan kemampuan, tetap rendah hati, dan bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, harapan masyarakat terhadap institusi Polri tidak hanya menyangkut pelayanan administrasi, tetapi juga penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama di tengah berkembangnya kawasan industri di Batang.

“Keamanan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap kondusif. Peningkatan status menjadi Polresta dapat menjadi momentum lahirnya budaya kerja yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan public,” tegasnya.

Perubahan tersebut harus mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam mengantisipasi berbagai tantangan keamanan di masa mendatang. Kapolda mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batang untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Semoga peningkatan tipe ini menjadi semangat baru bagi seluruh personel Polresta Batang untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan, peningkatan status Polres Batang menjadi Polresta merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat organisasi seiring berkembangnya dinamika wilayah Kabupaten Batang.

“Perubahan status tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. Peningkatan status ini menjadi bentuk penguatan organisasi agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik,” tuturnya.

Ia menambahkan, dengan status baru sebagai Polresta, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Batang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan berkolaborasi dengan Polresta Batang. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis Kabupaten Batang akan semakin aman, tertib, dan kondusif sehingga mampu mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 68
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 171
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 132
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Batang hari itu terasa berbeda. Di antara deretan materi adaptasi sekolah, terselip sebuah edukasi krusial yang bakal menentukan masa depan generasi penerus: pengenalan tentang penyakit kelainan darah genetik, talasemia. Bagi sebagian besar pelajar, istilah ini terdengar asing. Namun, lewat pendekatan yang interaktif, suasana kelas justru hidup dengan rentetan pertanyaan dari para siswa yang penasaran.
16 Jul 2026 Jumadi 29
Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS
Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS
Batang - Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Batang kembali menggencarkan sosialisasi pencegahan Thalasemia, menyasar para peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sosialisasi dilakukan secara intensif kepada pelajar SMA yang sering kali mulai tertarik lawan jenis, agar di masa depan dapat menemukan pasangan hidup yang tepat, sekaligus sebagai upaya mewujudkan Batang Zero Thalasemia.
16 Jul 2026 Jumadi 24
Desa Tombo Kembangkan Wisata Alam Berbasis Kelestarian Lingkungan Desa Tombo Kembangkan Wisata Alam Berbasis Kelestarian Lingkungan
Desa Tombo Kembangkan Wisata Alam Berbasis Kelestarian Lingkungan
Batang - Pemerintah Desa Tombo, Kecamatan Bandar, terus mengembangkan potensi wisata berbasis alam dan perkebunan kopi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan. Pengembangan kawasan wisata dilakukan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
15 Jul 2026 Jumadi 88