Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten

Rabu, 08 Juli 2026 Jumadi Dibaca 17 kali Pelayanan Publik
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Petugas Disdukcapil Batang (kiri), mengambil perekaman foto di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).

Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memperluas akses pelayanan yang mudah, cepat, dan berkualitas.

Berbagai layanan administrasi kependudukan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari penerbitan Kartu Keluarga (KK), perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Kepala Disdukcapil Batang M. Nashrudin, hadir langsung memantau jalannya pelayanan sekaligus memastikan seluruh proses berjalan lancar dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Menurutnya, program jemput bola merupakan wujud komitmen Disdukcapil dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan dengan mudah tanpa terkendala jarak maupun waktu. Kehadiran layanan langsung di desa diharapkan mampu meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan valid,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai desa di Kabupaten Batang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan administrasi kependudukan secara langsung.

Selain memudahkan masyarakat, program jemput bola juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berdasarkan data Disdukcapil Kabupaten Batang, tingkat kepemilikan dokumen kependudukan di Desa Pranten telah menunjukkan capaian yang cukup baik.

Nashrudin juga menyebutkan, rasio kepemilikan Kartu Keluarga mencapai 99,4 persen, kepemilikan KTP-el sebesar 98,73 persen, kepemilikan akta kelahiran mencapai 97,03 persen, sedangkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) telah mencapai 76,64 persen.

“Melalui inovasi pelayanan jemput bola, Disdukcapil Kabupaten Batang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin efektif, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 31
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 88
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 19
Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai
Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai
Batang - Program seragam sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Batang disambut positif oleh para penjahit rumahan. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya membantu meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian pelaku usaha jahit lokal apabila pelaksanaannya melibatkan lebih banyak penjahit di daerah.
07 Jul 2026 Jumadi 38
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 45
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Batang - Para pendidik hingga santri kini mulai bisa bernapas lega setelah dibentuknya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, yang sebelumnya berada di bawah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Hal tersebut tentu akan berdampak positif bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Batang dengan memperoleh perhatian lebih intens dalam pengelolaan secara administratif, pengembangan maupun peningkatan kesejahteraan para ustazustazah.
07 Jul 2026 Jumadi 49