Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional

Kamis, 25 Juni 2026 Jumadi Dibaca 147 kali Pendidikan dan Latihan
Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Salah satu petugas (kiri), mempratikkan saat pelatihan mengevakuasi wisatawan alami kecelakaan di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang.
Batang Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf ) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengantisipasi kecelakaan laut di kawasan Pantura Barat. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan digembleng dalam Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (2562026).

Batang – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf ) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengantisipasi kecelakaan laut di kawasan Pantura Barat. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan digembleng dalam Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (25/6/2026).

Langkah taktis ini diambil untuk mendongkrak kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu bertindak sebagai penjaga pantai (lifeguard) profesional yang berbasis standar keselamatan nasional.

Ketua Pokja Pengembangan SDM Pariwisata Bidang Destinasi sekaligus Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Riyadi Kurniawan menjelaskan bahwa pelatihan yang didanai anggaran tugas pembantuan Kementerian Pariwisata ini mengombinasikan metode teori dan praktik lapangan.

“Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 23 sampai 25 Juni 2026. Anggarannya berasal dari tugas pembantuan Kementerian Pariwisata sebagai upaya menciptakan SDM yang berkompeten untuk menjaga keselamatan wisata,” jelasnya.

Materi teori digelar di Hotel Piana dengan menggandeng pakar dari BMKG Pusat, BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang, Ditpolairud Polda Jateng, Basarnas Semarang, hingga Pos SAR Unit Siaga Pemalang. Sementara pada hari terakhir, para peserta langsung diterjunkan ke laut untuk simulasi penyelamatan.

“Peserta mempraktikkan bagaimana cara mengevakuasi wisatawan yang mengalami kecelakaan laut, mulai dari proses penyelamatan di perairan hingga penanganan korban di darat,” ungkapnya.

Riyadi tidak menampik bahwa para pengelola pantai sebenarnya sudah memiliki dasar penyelamatan. Namun, selama ini mereka masih mengandalkan pengalaman otodidak atau ilmu titen, bukan standar regulasi keselamatan yang baku. Melalui pelatihan ini, mereka juga diajarkan membaca dinamika cuaca dari BMKG.

Target akhirnya (outcome), pemerintah ingin menjamin rasa aman penuh bagi para pelancong yang berkunjung ke pesisir Jawa Tengah. Kami ingin wisatawan merasa nyaman dan terjamin keselamatannya saat berwisata di pantai-pantai Jawa Tengah.

Pelaksanaan praktik lapangan ini didukung penuh oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang selaku tuan rumah.

Kepala Bidang Destinasi dan Usaha Pariwisata Disparpora Batang Debby Sintya Rengganis mengakui pelatihan SAR berskala profesional seperti ini memang sangat dibutuhkan di wilayahnya.

“Selama ini kami memang masih minim pelatihan SAR bagi teman-teman yang bertugas di kawasan wisata bahari. Karena itu kami sangat menyambut baik kegiatan ini,” ujar dia.

Batang sendiri memiliki sederet destinasi pantai populer, mulai dari Pantai Sigandu, Kuripan, Celong, Jodo, hingga Pantai Ujungnegoro yang menjadi magnet utama wisatawan. Sejauh ini, kondisi keselamatan di pantai-pantai Batang masih terpantau aman.

“Alhamdulillah selama ini masih terkendali dan masih bisa diselamatkan,” imbuhnya.

Kendati kapasitas petugas telah ditingkatkan, Debby tetap meminta kerja sama dari para pengunjung untuk tidak teledor saat bermain di area pantai.

“Kami biasanya memasang bendera merah di area-area yang berbahaya. Wisatawan diharapkan mematuhi peringatan tersebut demi keselamatan bersama,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 44
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 72
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 57
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 39
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 69
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Batang Pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang Prodi Informasi dan Humas Rosita Mevia Putri untuk mendukung komunikasi dan publikasi di Desa Kecepak. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa mengembangkan branding Desa Kecepak Peduli Sampah dengan mengoptimalkan media sosial Instagram dan media informasi sebagai sarana edukasi mengenai kepedulian terhadap sampah.
21 Ags 2026 Jumadi 95