Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi

Selasa, 16 Juni 2026 Jumadi Dibaca 769 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (topi hitam), menebar benih ikan saat peresmian program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang.
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.

Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.

Tenaga Ahli Utama Bidang Kemitraan Daerah dan Masyarakat Pesisir Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa, M. Khadik menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya masih aktif bekerja menyiapkan berbagai regulasi serta melakukan pemetaan wilayah terdampak dan kebutuhan teknis di lapangan.

Hal tersebut disampaikannya usai menyaksikan peresmian program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Selasa (16/6/2026).

“Kami masih menyiapkan aturan-aturan dan melakukan pemetaan. Prinsipnya proyek ini terus berjalan untuk mencari solusi terbaik yang mampu menyelaraskan kepentingan masyarakat pesisir, nelayan, hingga pemerintah daerah,” jelasnya.

Dijelaskannya, pembangunan Giant Sea Wall bukan hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan rob yang terus terjadi setiap tahun, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, termasuk nelayan dan pelaku usaha di kawasan pantai utara Jawa.

“Keberadaan infrastruktur tersebut nantinya diharapkan memberikan dampak positif berupa perlindungan kawasan pesisir sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih berkelanjutan. Harapannya tentu tidak hanya mengatasi rob, tetapi juga membuka peluang baru bagi nelayan, pelaku usaha, dan memberikan kenyamanan bagi pemerintah daerah di sepanjang pesisir utara Jawa,” harapnya.

Khadik menyebut, Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa saat ini dipimpin oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit, yang bertugas mengoordinasikan berbagai tahapan persiapan proyek bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait.

“Secara cakupan, proyek Giant Sea Wall direncanakan membentang sepanjang kurang lebih 2.000 kilometer dan melibatkan empat provinsi di Pulau Jawa, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur,” terangnya.

Meski demikian, ia menegaskan waktu pelaksanaan maupun kebutuhan anggaran hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan dan penghitungan secara mendalam di tingkat pusat.

“Semua masih dipersiapkan secara matang bersama kementerian, lembaga, badan otorita, dan pemerintah daerah. Termasuk estimasi pembiayaan yang masih terus dihitung. Di sisi lain, sejumlah tantangan teknis juga masih menjadi perhatian pemerintah, salah satunya terkait keberadaan kabel internet bawah tanah di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak pembangunan tanggul laut raksasa tersebut,” ujar dia.

Menurut Khadik, apabila pembangunan dilakukan secara tertutup langsung, maka biaya pembangunan dinilai lebih efisien. Namun, jika jaringan kabel bawah tanah harus dipindahkan, kebutuhan anggaran diperkirakan akan meningkat cukup signifikan.

“Karena itu berbagai opsi teknis, termasuk penggunaan kanal, masih terus dikaji agar pembangunan nantinya efektif sekaligus efisien,” tandasnya.

Pemerintah berharap proyek Giant Sea Wall dapat menjadi solusi komprehensif dalam mengatasi banjir rob yang selama ini menjadi persoalan tahunan di kawasan pesisir Pantura, termasuk di Kabupaten Batang, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Batang - Kemeriahan even Karnaval SCTV yang menyuguhkan penampilan puluhan artis-artis papan atas, makin semarak dengan kolaborasi bersama 200 seniman tari Babalu Batang. Para penari yang didominasi pelajar dari jenjang SMP hingga SMASMK itu menjadi panggung ekspresi karena memadukan antara tarian tradisional Babalu bersama hentakan musik dan alunan nada dari artis di atas panggung.
11 Okt 2026 Jumadi 142
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 209
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 141
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 228
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 297
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 262