Kyai Tombak Abirawa Dijamas, Simbol Pelestarian dan Penyucian Diri

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 367 kali Acara Pimpinan Daerah
Kyai Tombak Abirawa Dijamas, Simbol Pelestarian dan Penyucian Diri
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kanan), melakukan prosesi penjamasan Tombak Abirawa dalam rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Peringatan tahun baru Islam 1448 Hijriyah, atau bertepatan dengan Malam Satu Suro 1960 Tahun Jawa, merupakan momentum sakral yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Batang sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Dalam peringatan tersebut, tentu tak terlepas dari ritual jamasan pusaka peninggalan leluhur, Pusaka Kyai Tombak Abirawa, beserta puluhan pusaka pengiringnya, agar tetap terjaga kesuciannya.

Batang - Peringatan tahun baru Islam 1448 Hijriyah, atau bertepatan dengan Malam Satu Suro 1960 Tahun Jawa, merupakan momentum sakral yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Batang sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Dalam peringatan tersebut, tentu tak terlepas dari ritual jamasan pusaka peninggalan leluhur, Pusaka Kyai Tombak Abirawa, beserta puluhan pusaka pengiringnya, agar tetap terjaga kesuciannya.

Ahli waris Pusaka Kyai Tombak Abirawa, Raden Susanto Waluyo membenarkan, jamasan yang digelar tiap Malam Satu Suro berbeda ketika jamasan di hari-hari lain pada umumnya. Jamasan yang dilakukan tentu melewati berbagai prosesi ritual yang lebih lengkap dan mendalam.

“Malam ini ada 10 tombak dan dua keris pusaka yang akan dijamas. Dan karena mayoritas pusaka tersebut berusia lebih dari 200 tahun, tentu memerlukan perlakuan khusus, dibandingkan dengan pusaka yang lain,” katanya, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026) malam.

Diakuinya, apabila pusaka yang berusia lebih dari 100 tahun terbuat dari bahan baku besi yang tidak biasa. Kalau sebulan sekali kami bersihkan, tapi tidak sampai dijamas dengan air bunga dan uborampenya, maka Malam Satu Suro pusaka-pusaka dijamas secara lengkap.

Ia bersama keluarga besar ahli waris Pusaka Kyai Tombak Abirawa berterima kasih kepada Pemkab Batang, karena telah menyediakan ruang penyimpanan khusus.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Tosanaji Batang, Ibnu Kharis bersama anggota secara intens mendampingi tiap kali Pemkab Batang melakukan prosesi penjamasan pusaka dengan menggelar pameran pusaka.  Sebagai pemerhati benda pusaka, ia meyakini tiap pusaka memiliki daya magis atau kemanfaatan sesuai peruntukannya.

“Contoh Keris "Brojol", tentu dibuat empu untuk memudahkan segala sesuatu misal membantu menyelesaikan permasalahan, bahkan saat proses melahirkan dan lainnya,” jelasnya.

Dalam memeriahkan prosesi penjamasan, Paguyuban Tosanaji turut memamerkan 30 bilah keris pusaka. Di antaranya, Keris Megantoro era Ken Arok, dibuat sekitar abad ke-13, Tilam Upih, Jalak, Singo Barong, hingga Nogo Sosro dan lainnya.

“Beberapa uborampe yang disiapkan seperti juwadah pasar seperti pisang raja, air kelapa, termasuk air bunga, kain mori, kuas, minyak pusaka, dupa,” ungkapnya.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menambahkan, jumlah pusaka keseluruhan yang dijamas sebanyak 62 bilah. Proses penjamasan telah dilakukan sejak Senin pagi di komplek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang.

“Pusaka yang dijamas 56 tombak, 5 keris dan 1 pedang. Puncaknya malam ini penjamasan Kyai Tombak Abirawa beserta, Payung Tunggul Pangayom, keris dan pusaka pengiring lainnya,” terangnya.

Sebelumnya Pusaka Kyai Tombak Abirawa beserta pengiring telah dikirab mengelilingi komplek Kantor Bupati dan dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Gatotkaca Winisudha oleh Dalang Ki Beta Ardana.

Usai menyaksikan pagelaran wayang, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengharapkan, melalui prosesi penjamasan ini menjadi pengingat generasi muda untuk melestarikan tradisi leluhur pendiri Kabupaten Batang.

“Semoga selama setahun ke depan seluruh warga Batang dilancarkan segala kepentingannya. Sedangkan jamasan sebagai tradisi akan terus dilestarikan termasuk dengan mengikutsertakan pejabat dalam segala prosesinya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 128
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 158
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 142
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 135
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 94
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 112