Kyai Tombak Abirawa Dijamas, Simbol Pelestarian dan Penyucian Diri

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 22 kali Acara Pimpinan Daerah
Kyai Tombak Abirawa Dijamas, Simbol Pelestarian dan Penyucian Diri
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kanan), melakukan prosesi penjamasan Tombak Abirawa dalam rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Peringatan tahun baru Islam 1448 Hijriyah, atau bertepatan dengan Malam Satu Suro 1960 Tahun Jawa, merupakan momentum sakral yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Batang sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Dalam peringatan tersebut, tentu tak terlepas dari ritual jamasan pusaka peninggalan leluhur, Pusaka Kyai Tombak Abirawa, beserta puluhan pusaka pengiringnya, agar tetap terjaga kesuciannya.

Batang - Peringatan tahun baru Islam 1448 Hijriyah, atau bertepatan dengan Malam Satu Suro 1960 Tahun Jawa, merupakan momentum sakral yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Batang sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Dalam peringatan tersebut, tentu tak terlepas dari ritual jamasan pusaka peninggalan leluhur, Pusaka Kyai Tombak Abirawa, beserta puluhan pusaka pengiringnya, agar tetap terjaga kesuciannya.

Ahli waris Pusaka Kyai Tombak Abirawa, Raden Susanto Waluyo membenarkan, jamasan yang digelar tiap Malam Satu Suro berbeda ketika jamasan di hari-hari lain pada umumnya. Jamasan yang dilakukan tentu melewati berbagai prosesi ritual yang lebih lengkap dan mendalam.

“Malam ini ada 10 tombak dan dua keris pusaka yang akan dijamas. Dan karena mayoritas pusaka tersebut berusia lebih dari 200 tahun, tentu memerlukan perlakuan khusus, dibandingkan dengan pusaka yang lain,” katanya, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026) malam.

Diakuinya, apabila pusaka yang berusia lebih dari 100 tahun terbuat dari bahan baku besi yang tidak biasa. Kalau sebulan sekali kami bersihkan, tapi tidak sampai dijamas dengan air bunga dan uborampenya, maka Malam Satu Suro pusaka-pusaka dijamas secara lengkap.

Ia bersama keluarga besar ahli waris Pusaka Kyai Tombak Abirawa berterima kasih kepada Pemkab Batang, karena telah menyediakan ruang penyimpanan khusus.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Tosanaji Batang, Ibnu Kharis bersama anggota secara intens mendampingi tiap kali Pemkab Batang melakukan prosesi penjamasan pusaka dengan menggelar pameran pusaka.  Sebagai pemerhati benda pusaka, ia meyakini tiap pusaka memiliki daya magis atau kemanfaatan sesuai peruntukannya.

“Contoh Keris "Brojol", tentu dibuat empu untuk memudahkan segala sesuatu misal membantu menyelesaikan permasalahan, bahkan saat proses melahirkan dan lainnya,” jelasnya.

Dalam memeriahkan prosesi penjamasan, Paguyuban Tosanaji turut memamerkan 30 bilah keris pusaka. Di antaranya, Keris Megantoro era Ken Arok, dibuat sekitar abad ke-13, Tilam Upih, Jalak, Singo Barong, hingga Nogo Sosro dan lainnya.

“Beberapa uborampe yang disiapkan seperti juwadah pasar seperti pisang raja, air kelapa, termasuk air bunga, kain mori, kuas, minyak pusaka, dupa,” ungkapnya.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menambahkan, jumlah pusaka keseluruhan yang dijamas sebanyak 62 bilah. Proses penjamasan telah dilakukan sejak Senin pagi di komplek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang.

“Pusaka yang dijamas 56 tombak, 5 keris dan 1 pedang. Puncaknya malam ini penjamasan Kyai Tombak Abirawa beserta, Payung Tunggul Pangayom, keris dan pusaka pengiring lainnya,” terangnya.

Sebelumnya Pusaka Kyai Tombak Abirawa beserta pengiring telah dikirab mengelilingi komplek Kantor Bupati dan dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Gatotkaca Winisudha oleh Dalang Ki Beta Ardana.

Usai menyaksikan pagelaran wayang, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengharapkan, melalui prosesi penjamasan ini menjadi pengingat generasi muda untuk melestarikan tradisi leluhur pendiri Kabupaten Batang.

“Semoga selama setahun ke depan seluruh warga Batang dilancarkan segala kepentingannya. Sedangkan jamasan sebagai tradisi akan terus dilestarikan termasuk dengan mengikutsertakan pejabat dalam segala prosesinya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Gelar Penjamasan Tombak Abirawa Malam Satu Suro, Lestarikan Warisan Leluhur Pemkab Batang Gelar Penjamasan Tombak Abirawa Malam Satu Suro, Lestarikan Warisan Leluhur
Pemkab Batang Gelar Penjamasan Tombak Abirawa Malam Satu Suro, Lestarikan Warisan Leluhur
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar tradisi Penjamasan Tombak Abirawa pada malam Satu Suro di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (1562026) malam. Tradisi tahunan yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah tersebut berlangsung khidmat dan diikuti arak-arakan pusaka serta pagelaran wayang kulit.
15 Jun 2026 Jumadi 23
Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026 Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.
15 Jun 2026 Jumadi 103
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).
15 Jun 2026 Jumadi 68
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 206
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 107
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 121