Kyai Tombak Abirawa Dijamas, Simbol Pelestarian dan Penyucian Diri

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 241 kali Acara Pimpinan Daerah
Kyai Tombak Abirawa Dijamas, Simbol Pelestarian dan Penyucian Diri
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kanan), melakukan prosesi penjamasan Tombak Abirawa dalam rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Peringatan tahun baru Islam 1448 Hijriyah, atau bertepatan dengan Malam Satu Suro 1960 Tahun Jawa, merupakan momentum sakral yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Batang sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Dalam peringatan tersebut, tentu tak terlepas dari ritual jamasan pusaka peninggalan leluhur, Pusaka Kyai Tombak Abirawa, beserta puluhan pusaka pengiringnya, agar tetap terjaga kesuciannya.

Batang - Peringatan tahun baru Islam 1448 Hijriyah, atau bertepatan dengan Malam Satu Suro 1960 Tahun Jawa, merupakan momentum sakral yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Batang sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Dalam peringatan tersebut, tentu tak terlepas dari ritual jamasan pusaka peninggalan leluhur, Pusaka Kyai Tombak Abirawa, beserta puluhan pusaka pengiringnya, agar tetap terjaga kesuciannya.

Ahli waris Pusaka Kyai Tombak Abirawa, Raden Susanto Waluyo membenarkan, jamasan yang digelar tiap Malam Satu Suro berbeda ketika jamasan di hari-hari lain pada umumnya. Jamasan yang dilakukan tentu melewati berbagai prosesi ritual yang lebih lengkap dan mendalam.

“Malam ini ada 10 tombak dan dua keris pusaka yang akan dijamas. Dan karena mayoritas pusaka tersebut berusia lebih dari 200 tahun, tentu memerlukan perlakuan khusus, dibandingkan dengan pusaka yang lain,” katanya, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026) malam.

Diakuinya, apabila pusaka yang berusia lebih dari 100 tahun terbuat dari bahan baku besi yang tidak biasa. Kalau sebulan sekali kami bersihkan, tapi tidak sampai dijamas dengan air bunga dan uborampenya, maka Malam Satu Suro pusaka-pusaka dijamas secara lengkap.

Ia bersama keluarga besar ahli waris Pusaka Kyai Tombak Abirawa berterima kasih kepada Pemkab Batang, karena telah menyediakan ruang penyimpanan khusus.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Tosanaji Batang, Ibnu Kharis bersama anggota secara intens mendampingi tiap kali Pemkab Batang melakukan prosesi penjamasan pusaka dengan menggelar pameran pusaka.  Sebagai pemerhati benda pusaka, ia meyakini tiap pusaka memiliki daya magis atau kemanfaatan sesuai peruntukannya.

“Contoh Keris "Brojol", tentu dibuat empu untuk memudahkan segala sesuatu misal membantu menyelesaikan permasalahan, bahkan saat proses melahirkan dan lainnya,” jelasnya.

Dalam memeriahkan prosesi penjamasan, Paguyuban Tosanaji turut memamerkan 30 bilah keris pusaka. Di antaranya, Keris Megantoro era Ken Arok, dibuat sekitar abad ke-13, Tilam Upih, Jalak, Singo Barong, hingga Nogo Sosro dan lainnya.

“Beberapa uborampe yang disiapkan seperti juwadah pasar seperti pisang raja, air kelapa, termasuk air bunga, kain mori, kuas, minyak pusaka, dupa,” ungkapnya.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menambahkan, jumlah pusaka keseluruhan yang dijamas sebanyak 62 bilah. Proses penjamasan telah dilakukan sejak Senin pagi di komplek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang.

“Pusaka yang dijamas 56 tombak, 5 keris dan 1 pedang. Puncaknya malam ini penjamasan Kyai Tombak Abirawa beserta, Payung Tunggul Pangayom, keris dan pusaka pengiring lainnya,” terangnya.

Sebelumnya Pusaka Kyai Tombak Abirawa beserta pengiring telah dikirab mengelilingi komplek Kantor Bupati dan dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Gatotkaca Winisudha oleh Dalang Ki Beta Ardana.

Usai menyaksikan pagelaran wayang, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengharapkan, melalui prosesi penjamasan ini menjadi pengingat generasi muda untuk melestarikan tradisi leluhur pendiri Kabupaten Batang.

“Semoga selama setahun ke depan seluruh warga Batang dilancarkan segala kepentingannya. Sedangkan jamasan sebagai tradisi akan terus dilestarikan termasuk dengan mengikutsertakan pejabat dalam segala prosesinya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 56
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 75
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 126
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131