Batang - Tepat 118 tahun lalu Indonesia mencetak sejarah dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo, yang menjadi pelopor kesadaran dan kebangkitan nasional menuju kemerdekaan. Para pelajar mengukir sejarah dengan mendeklarasikan dirinya menjadi sekolah berintegritas, untuk menanamkan jiwa antikorupsi.
Batang - Tepat 118 tahun lalu Indonesia mencetak sejarah dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo, yang menjadi pelopor kesadaran dan kebangkitan nasional menuju kemerdekaan. Para pelajar mengukir sejarah dengan mendeklarasikan dirinya menjadi sekolah berintegritas, untuk menanamkan jiwa antikorupsi.
Gema deklarasi digaungkan tepat setelah upacara perayaan Harkitnas dilaksanakan. Upacara ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, dengan penuh suasana khidmat.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 1 Bandar Sugeng menekankan, deklarasi ini memposisikan lembaga pendidikan tersebut menjadi salah satu sekolah berintegritas se-Jawa Tengah bersama dengan sekolah-sekolah lainnya. Dengan terus diupayakan mampu menyabet berbagai penghargaan maupun pencapaian lain nantinya.
“Tujuan adanya deklarasi ini sebagai bentuk nyata upaya pemerintah untuk menanamkan sembilan nilai-nilai tersebut pada tiap anak didik. Semoga mendukung tidak adanya praktik korupsi dalam bentuk sekecil apapun seperti siswa terlambat ataupun guru yang tidak masuk kelas,” katanya saat ditemui di SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (20/5/2026).
Sekolah berintegritas ke depannya akan berfokus pada penanaman sembilan nilai antikorupsi, yakni disiplin, peduli, mandiri, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.
Respons positif pun diutarakan Adila Maulida, siswi kelas X menyampaikan pendapatnya mengenai program tersebut sangat baik.
“Ini karena menunjukkan komitmen sekolah untuk membangun budaya kejujuran, tanggung jawab dan juga dispilin,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Hezti/Jumadi)