Tingkatkan Keamanan dan Aktivitas Ekonomi, Pemkab Batang Siapkan 9.387 Lampu Jalan Baru

Kamis, 21 Mei 2026 Jumadi Dibaca 239 kali Acara Pimpinan Daerah
Tingkatkan Keamanan dan Aktivitas Ekonomi, Pemkab Batang Siapkan 9.387 Lampu Jalan Baru
Jalan Pantura Kabupaten Batang segera dipasang 9.387 Lampu.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang rencana pembangunan penerangan jalan umum melalui proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU). Program ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan masyarakat, menekan angka kecelakaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat kegiatan di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2152026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang rencana pembangunan penerangan jalan umum melalui proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU). Program ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan masyarakat, menekan angka kecelakaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat kegiatan di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (21/5/2026).

Faiz mengungkapkan kebutuhan penerangan jalan di Kabupaten Batang saat ini masih sangat tinggi. Berdasarkan data pemerintah daerah, tingkat kekurangan lampu penerangan jalan masih mencapai hampir 70 persen atau tepatnya 69,6 persen, terutama di kawasan pedesaan.

“Kondisi ini membuat masih banyak jalan di desa-desa gelap, sehingga perlu percepatan pembangunan penerangan jalan. Minimnya penerangan jalan memiliki dampak langsung terhadap keselamatan masyarakat. Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Batang terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir,” jelasnya.

Pada 2023 tercatat sebanyak 510 kasus kecelakaan, meningkat menjadi 520 kasus pada 2024, dan kembali naik menjadi 550 kasus pada 2025. Selain keselamatan, penerangan jalan juga dinilai penting untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, terutama bagi pekerja industri yang beraktivitas pada malam hari.

Ia juga menjelaskan banyak industri di Batang menerapkan sistem kerja shift malam dengan mayoritas pekerja perempuan. Jalan yang minim penerangan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kriminalitas serta membuat masyarakat merasa tidak aman saat beraktivitas malam hari.

“Kalau jalannya terang, masyarakat lebih aman. Aktivitas ekonomi juga bisa berjalan lebih panjang,” ungkapnya.

Bupati menilai kota-kota besar seperti Semarang, Jakarta, hingga Tokyo mampu tumbuh lebih dinamis karena masyarakat dapat beraktivitas hingga malam hari berkat dukungan infrastruktur penerangan yang memadai.

“Untuk mempercepat realisasi pembangunan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Batang memilih menggunakan skema KPBU atau Public Private Partnership. Melalui skema tersebut, pemerintah akan memasang sebanyak 9.387 titik lampu baru yang tersebar di berbagai ruas jalan,” terangnya.

Rinciannya meliputi 1.949 lampu di jalan nasional, khususnya wilayah timur Kabupaten Batang, 954 lampu di jalan provinsi, serta 6.484 lampu di jalan kabupaten.

“Lampu yang akan dipasang menggunakan teknologi efikasi tinggi hingga 160 lumens per watt sehingga lebih hemat energi dan optimal dalam pencahayaan. Selain itu, proyek ini juga akan dilengkapi dengan 150 titik kamera pengawas (CCTV), sensor kualitas udara, hingga sensor banjir sebagai bagian dari sistem pengawasan dan mitigasi berbasis teknologi,” tegasnya.

Ini bukan hanya lampu jalan, tapi bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis teknologi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Tak hanya untuk pemerintah daerah, Bupati juga mendorong pemerintah desa agar mulai berinovasi memanfaatkan skema KPBU dalam mendukung pembangunan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, desa yang memiliki potensi investasi, termasuk sektor wisata, dapat mengajukan proposal kerja sama agar memperoleh pendampingan dari pemerintah daerah.

“Kalau desanya punya potensi, kami siap dampingi. Jangan takut berinovasi karena pembangunan tidak harus selalu bergantung pada APBD,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 18
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 15
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 27
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 29
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
Batang - KEK Industropolis Batang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi pada ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding Signing yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada 23 Juli 2026.
27 Jul 2026 Jumadi 65
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
Batang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memberikan penjelasan terkait mekanisme persetujuan dan komitmen anggaran daerah untuk Program Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Penerangan Jalan Umum (PJU) "Batang Terang".
27 Jul 2026 Jumadi 60