Petani Kopi Batang Mulai Panen Raya, Harga Cenderung Stabil Tahun Ini

Rabu, 20 Mei 2026 Jumadi Dibaca 41 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Petani Kopi Batang Mulai Panen Raya, Harga Cenderung Stabil Tahun Ini
Salah satu petani memanen hasil kopi di perkebunan kopi, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Batang - Petani kopi di Kabupaten Batang mulai memasuki masa panen raya yang diperkirakan berlangsung selama 1,5 hingga 2 bulan ke depan. Sejumlah petani mulai memetik buah kopi yang telah matang sempurna atau berwarna merah, terutama di wilayah dataran tinggi yang menjadi sentra produksi kopi unggulan Batang.

Batang - Petani kopi di Kabupaten Batang mulai memasuki masa panen raya yang diperkirakan berlangsung selama 1,5 hingga 2 bulan ke depan. Sejumlah petani mulai memetik buah kopi yang telah matang sempurna atau berwarna merah, terutama di wilayah dataran tinggi yang menjadi sentra produksi kopi unggulan Batang.

Salah satu petani kopi di Kecamatan Reban, Maaruf mengatakan, harga kopi pada musim panen tahun ini relatif stabil meski terdapat sedikit penurunan pada beberapa jenis hasil olahan.

“Harga red cherry kopi asalan robusta saat ini sekitar Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram. Kalau green bean asalan sekitar Rp50 ribu per kilogram, tahun lalu masih bisa sampai Rp55ribu,” katanya saat ditemui di perkebunan kopi, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Rabu (20/5/2026).

Untuk kopi green bean premium, harga jualnya masih cukup tinggi, yakni mencapai Rp70 ribu per kilogram. Menurut Maaruf, sebagian besar petani di Batang masih memilih menjual kopi dalam bentuk asalan karena proses panennya dilakukan secara campuran, mulai dari buah berwarna hijau hingga merah.

“Kita panen campur karena petani khawatir mendekati panen raya banyak pencurian. Kalau buah kopi terlalu lama dibiarkan merah di pohon, sering jadi sasaran maling,” jelasnya.

Ia menjelaskan, petani biasanya mulai memanen ketika sekitar 70 persen buah pada satu pohon sudah berwarna merah untuk mengurangi risiko kehilangan hasil panen. Dalam satu musim, satu pohon kopi rata-rata mampu menghasilkan sekitar 10 kilogram buah kopi. Di kebun miliknya sendiri terdapat sekitar 1.000 pohon kopi yang tahun ini ditargetkan mampu menghasilkan hingga 10 ton panen.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa panen sampai 10 ton di kebun saya saja. Belum ditambah hasil kebun teman-teman petani lainnya,” harapnya.

Maaruf juga menyebutkan, bahwa meski kopi premium memiliki nilai jual lebih tinggi karena harus melalui proses penyortiran ketat, Maaruf mengaku tidak terlalu mempermasalahkan jika harus memanen lebih awal demi menjaga hasil panen tetap aman.

Selain fokus pada produksi, petani kopi di Kabupaten Batang juga terus berupaya mengenalkan kopi lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional. Salah satunya melalui agenda Manual Brew Competition yang akan digelar pada 14 Juni 2026 mendatang.

“Kami ingin membawa nama kopi Batang semakin dikenal luas. Nanti ada manual brew competition untuk mengenalkan kopi Batang ke luar daerah,” ujar dia.

Maaruf berharap, pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat membantu menjaga keamanan kawasan perkebunan kopi, terutama saat musim panen raya berlangsung.

“Kami berharap ada perhatian untuk keamanan kebun kopi petani supaya kopi-kopi berkualitas di Batang tidak habis dicuri,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kasus TBC di Batang, Dinkes Gencar Jemput Bola Untuk Pemeriksaan Kasus TBC di Batang, Dinkes Gencar Jemput Bola Untuk Pemeriksaan
Kasus TBC di Batang, Dinkes Gencar Jemput Bola Untuk Pemeriksaan
Batang - Kabupaten Batang hari ini masih harus berhadapan dengan musuh lama yang tak kasat mata Tuberkulosis (TBC). Penyakit menular ini tetap menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah daerah. Di tengah target ambisius Indonesia untuk bebas TBC pada tahun 2030, grafik temuan kasus di Batang justru terus merayap naik.
20 Mei 2026 Jumadi 36
Wabup Batang Ajak ASN Teladani Semangat Juang Pendahulu Bangsa Wabup Batang Ajak ASN Teladani Semangat Juang Pendahulu Bangsa
Wabup Batang Ajak ASN Teladani Semangat Juang Pendahulu Bangsa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-118 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (2052026). Momentum ini menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan, integritas, dan pengabdian dalam menghadapi tantangan zaman.
20 Mei 2026 Jumadi 39
PLTU Batang dan Dinkes Gelar CKG untuk Warga PLTU Batang dan Dinkes Gelar CKG untuk Warga
PLTU Batang dan Dinkes Gelar CKG untuk Warga
Batang - Pengelola PLTU Batang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kantor Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2052026).
20 Mei 2026 Jumadi 60
Bupati Batang Rotasi Puluhan Pejabat, Kinerja Jadi Sorotan Bupati Batang Rotasi Puluhan Pejabat, Kinerja Jadi Sorotan
Bupati Batang Rotasi Puluhan Pejabat, Kinerja Jadi Sorotan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (2052026).
20 Mei 2026 Jumadi 133
Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa
Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1952026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara Pemerintah daerah dan Pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan wilayah.
19 Mei 2026 Jumadi 103
Hadirkan UMKM, KDMP Pasekaran Berupaya Hidupkan Nadi Perekonomian Lokal Hadirkan UMKM, KDMP Pasekaran Berupaya Hidupkan Nadi Perekonomian Lokal
Hadirkan UMKM, KDMP Pasekaran Berupaya Hidupkan Nadi Perekonomian Lokal
Batang - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang terus dilaksanakan secara bertahap di tiap desakelurahan. Salah satunya, KDMP Pasekaran selain bangunan yang sudah berdiri dan sarana prasarana yang terus dilengkapi, juga menghadirkan pelaku UMKM, agar membantu menghidupkan perekonomian setempat.
19 Mei 2026 Jumadi 176