Bupati Batang Bawa Kelengkeng Petani Batang ke Pasar Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 Jumadi Dibaca 522 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Bupati Batang Bawa Kelengkeng Petani Batang ke Pasar Nasional
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), menunjukkan kelengkeng asal Batang usai meresmikan Gerai Indomaret Fresh Alun-alun Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Aroma manis buah kelengkeng segar kini tidak lagi hanya dinikmati oleh warga lokal di bawah rindangnya pohon. Berkat langkah strategis Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, ribuan pohon kelengkeng hasil keringat petani milenial Batang kini resmi mengamankan kontrak besar untuk masuk ke jaringan ritel modern, Indomaret.

Batang - Aroma manis buah kelengkeng segar kini tidak lagi hanya dinikmati oleh warga lokal di bawah rindangnya pohon. Berkat langkah strategis Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, ribuan pohon kelengkeng hasil keringat petani milenial Batang kini resmi mengamankan kontrak besar untuk masuk ke jaringan ritel modern, Indomaret.

Gerbang pasar modern ini terbuka lebar setelah Indomaret melirik potensi besar di Kabupaten Batang sejak akhir tahun 2025. Lewat kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Indomaret. Indomaret berperan sebagai off-taker (penyerap hasil panen), jaringan ritel ini siap menjadi wadah tak terbatas bagi buah-buahan lokal Batang.

“Starting point-nya kemarin saat Pak Bupati melakukan ceremonial grand opening dari Selasa kemarin di Indomaret Fresh Jalan Alun-Alun Batang,” kata koordinator petani kelengkeng milenial Batang yang juga fasilitator pendamping Dinas Pertanian Kabupaten Batang Aditya Reza Kusuma saat dihubungi melalui gawai, Kamis (21/5/2026).

Saat ini, total populasi pohon kelengkeng di Batang bahkan diperkirakan telah mencapai 10.000 pohon jika digabungkan dengan milik mandiri dan BUMDes. Menariknya, kelengkeng Batang memiliki keunggulan kompetitif yang jarang dimiliki komoditas buah lain, waktu panennya bisa diatur. Hal inilah yang menjadi kunci optimisme petani dalam memenuhi kuota ketat dari ritel modern.

“Kelengkeng ini punya keunikan yang tidak dimiliki oleh komoditas buah yang lain yaitu bisa diatur pembuahannya, waktu panenya itu bisa diatur Pak. Jadi kita nanti bisa membuat ada panenan, setiap minggu itu ada panenan. Jadi misalnya minggu pertama panenan dari Subah, minggu selanjutnya panenan dari wilayah Banyu Putih, minggu selanjutnya lagi wilayah Tersono, terus gitu nanti muter Pak berjenjang,” jelasnya

Untuk tahap awal, Indomaret wilayah Jakarta meminta pasokan sebanyak 500 kilogram per minggu, sementara untuk wilayah Jawa Tengah berkisar antara 100 hingga 500 kilogram per minggu. Angka ini ditargetkan terus merangkak naik hingga mencapai 5 ton per minggu secara bertahap.

“Selama ini, buah lokal sering kali kalah bersaing dengan buah impor dalam hal tampilan visual. Menyadari tantangan tersebut, kerja sama ini juga melibatkan PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Kampus Bandar untuk memberikan bimbingan teknis dari budidaya hingga pasca-panen,” terangnya.

Tim khusus dari Indomaret Pusat Jakarta bahkan turun langsung mengajari petani cara memetik, membersihkan, hingga mengemas buah dengan mika 500 gram berperekat khusus bertuliskan “Kelengkeng Kabupaten Batang”.

“Kalau secara rasa, kualitas daging, ketebalan, bijinya kecil, itu kita menang semua. Namun, dengan pendampingan intensif, kini penampilan kelengkeng Batang sudah naik kelas dan siap bersanding dengan produk impor,” ungkapnya.

Aditya Reza juga menyebutkan, bagi petani, kehadiran pasar modern ini membawa angin segar yang menjanjikan stabilitas ekonomi. Meski harga jual ritel disesuaikan dengan standar modern, kepastian serapan pasar yang kontinu menjadi keuntungan yang tak ternilai harganya dibanding hanya mengandalkan pasar lokal yang terbatas.

“Ini Indomaret menawarkan serapan pasar yang tanda kutip tidak terbatas, karena mereka membutuhkan suplai rutin per minggu. Ketika petani jual sendiri di stukup lokal yang terbatas, ini kan pasarnya sangat amat terbuka lebar, kuantitas bisa besar, bisa kontinu, jadi berapapun produksi dari petani bisa terserap,” ujar dia

Agar momentum emas ini terjaga, para petani berharap Pemerintah Kabupaten Batang terus mendampingi mereka, terutama dalam memfasilitasi kebutuhan logistik pertanian yang krusial. Salah satunya adalah pemenuhan kebutuhan pupuk khusus atau booster kelengkeng yang saat ini masih harus didatangkan dari luar negeri.

“Semoga ada support khusus dari Pemkap Batang, khususnya Pak Bupati, baik itu misalnya link jalur untuk kita memudahkan impor bahan tersebut, atau support fisik lain yang untuk kepentingan budidaya sampai produksi lebih baik lagi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 79
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 130
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 144